Dosen Ku Mantan Ku

Dosen Ku Mantan Ku
Memberikan sarapan pagi.


__ADS_3

Angel yang baru bangun dari tidur nya pun mendapati dirinya tertidur sendiri tanpa ada kehadiran Jonathan.


"Kemana pria itu?" Gumam Angel sambil melihat sekeliling.


Kemudian Angel melihat ke luar kaca Bus, rupanya mereka sudah sampai di tempat camping.


Dan Angel pun melihat sudah ada sebagian mahasiswa yang keluar dari Bus, sementara yang lainnya masih tertidur pulas.


Angel pun melihat jaket Jonathan masih ada di atas tubuh nya.


Ada sebuah perasaan hangat saat melihat jaket tersebut, dan juga saat mengingat kenangan nya bersama Jonathan.


Kemudian Angel pun ke toilet yang ada di dalam Bus, di dalam sana Angel segera menyikat gigi dan juga mencuci muka.


Setelah selesai Angel segera keluar dan langsung kembali ke tempat duduknya, perutnya terasa sakit karena dari sore dia belum makan.


Dan tak beberapa lama datang Jonathan sambil membawakan makanan untuk Angel.


"Makanlah." Ucap Jonathan sambil memberikan sebuah kotak nasi yang berisi nasi goreng komplit.


"Kau dapat dari mana?" Tanya Angel karena seperti nya di sini tak ada yang menjual nasi goreng.


"Aku tadi memesan nya." Jawab Jonathan.


Kemudian Jonathan juga memberikan sebuah teh hangat untuk Angel, karena hari yang masih pagi dan hawa nya juga sangatlah dingin.


"Kau mau?" Tanya Angel.


"Tidak, kau makan saja." Jawab nya.


Tapi Angel langsung menyuapi Jonathan, pria itu dengan senang memakan nasi yang di suapi oleh Angel.


"Apa makanan nya enak?" Tanya Jonathan.


"Iya enak.." Jawab Angel sambil menganggukkan kepalanya.


"Ya sudah, makan yang banyak." Jawab Jonathan sambil mengelus kepala Angel.


Kemudian Jonathan melihat ada beberapa mahasiswa yang sudah mulai bangun.


"Aku pergi dulu." Ucap Jonathan.


"Kemana?" Tanya Angel.


"Yang lain sudah mulai bangun, aku tak mau jika kau nanti di maki oleh mahasiswa yang menyukai ku." Ucap Jonathan sambil tersenyum.

__ADS_1


"Dih... Pede amat sih." Ucap Angel.


"Iya dong, nanti kita ketemu lagi." Ucap Jonathan sambil mencium pipi Angel.


Setelah Itu Jonathan langsung pergi meninggalkan Angel sendirian di kursi belakang bus.


Tak beberapa lama Intan pun datang menghampiri sahabat nya itu.


"Widih... Nasi goreng dari mana tuh, bagi dong." Ucap Intan.


"Ya udah ini, bareng." Jawab Angel.


Kemudian Intan langsung memakan nasi goreng tersebut bersama dengan Angel.


"Emmm.. Enak banget, masih anget lagi." Ucap Intan.


Angel yang mendengar hal itu hanya tersenyum dan tak menjawab ucapan dari sahabat nya.


Setelah selesai makan, Angel dan Intan pun langsung turun dari bus.


Angel nampak membawa jaket Jonathan yang masih tertinggal.


Mata Angel pun mulai menelusuri semua area camping, kemudian dia melihat Jonathan tengah duduk sambil meniup telapak tangannya.


"Pria itu pasti kedinginan." Pikir Angel karena jaket milik Jonathan masih ada pada nya.


Angel yang ketahuan tengah memperhatikan pria itu langsung memalingkan wajahnya karena malu.


"Angel, Jaket siapa tuh?" Tanya Intan karena dia tak ingat jika sahabat nya menggunakan jaket itu.


"Emmm.. Jaket nya Pak Jo." Jawab Angel.


"What? Kok ada di kamu sih." Ucap Intan sambil memonyongkan bibirnya.


"Iya tadi ketinggalan, ini aku mau balikin lagi ke orang nya." Jawab Angel.


"Ya udah, ayo." Ajak Intan.


Kemudian Intan dan Angel langsung berjalan ke arah Jonathan.


"Pak Jo, kami ingin mengembalikan jaket anda yang tadi ketinggalan di bus." Ucap Intan.


"Oh.. Iya, saya lupa. Terimakasih yah." Ucap Jonathan.


Kemudian Angel langsung memberikan Jaket tersebut tanpa mengatakan sepatah kata pun.

__ADS_1


"Sama-sama Pak Jo, kalau begitu kami pamit dulu. Dadah Pak Jo..." Ucap Intan.


Jonathan hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum, diam-diam dia melihat Angel yang mulai berjalan menjauh dari nya.


Kini saat yang paling di nanti-nanti, nampak Angel dan Intan dan beberapa teman mereka tengah sibuk menyiapkan tenda untuk bermalam.


"Sumpah ini gak salah tenda nya?" Ucap Intan heran saat melihat tenda milik mereka ukurannya sangat kecil.


"Iya, ukurannya kecil loh... Apa gak ke tuker sama yang lain." Ucap Santi.


Karena setiap mahasiswa di bagi dalam beberapa kelompok dan kelompok Angel memiliki 6 orang.


"Iya, emang bakal muat buat 6 orang?" Tanya Angel.


Kemudian Angel melihat tenda milik mereka, dan dia menyadari jika tenda itu bukanlah tenda mereka.


"Ini bukan punya kita." Ucap Angel.


"Oh yah? Masa sih? tapi warna nya sama loh?" Tanya Hani.


"Iya warna nya sama." Jawab Windi.


"Iya warna nya emang sama, tapi aku inget di sebelah sini ada corak warna putih. Dan yang ini gak ada." Ucap Angel.


"Eh... Coba deh liat, itu tenda nya di Sela and the geng. Kaya mirip punya kita, bukannya mereka cuman 3 orang yah. Kok tenda nya gede banget sih." Ucap Intan kesal.


Angel hanya bisa menghela nafas panjang, karena percuma jika dia meminta tenda mereka di tukar lagi. Karena pasti panitia akan membela Sela pasalnya wanita itu adalah anak orang kaya.


"Sudahlah, percuma juga berurusan dengan mereka." Ucap Angel.


"Tapi, gimana kalau nanti tenda nya gak muat buat kita semua?" Tanya Intan.


"Muat kok, kayak nya muat deh buat 5 orang." Ucap Angel.


"Terus yang satu orang lagi, tidur di luar. Jadi siapa yang mau tidur di luar." Ucap Intan bertanya kepada teman-teman.


"Gak mau.." Jawab mereka.


"Aku aja, lagi pula aku udah biasa bergadang kok." Jawab Angel.


"Beneran?" Tanya Intan.


"Iya beneran." Jawab nya.


"Gak papa, nanti kita giliran aja tidur nya. Oke." Ucap Intan.

__ADS_1


"Oke.." Jawab Angel.


__ADS_2