Dosen Ku Mantan Ku

Dosen Ku Mantan Ku
Akhir.


__ADS_3

Olivia terdiam dengan wajah panik, dia telah menyesali apa yang dia lakukan.


"Apa yang kau lakukan, kenapa kau malah mengirimkan video itu kepada Rosalina jika seperti ini tak akan ada lagi bahan untuk mengancam Fernando, kau bodoh Oliv," Gumam Olivia kesal.


Tok.. Tok.. Tok..


Terdengar suara ketukan di pintu apartemen Olivia, dengan wajah kesal dan malas Olivia langsung membuka pintu apartemen nya.


Terlihat 4 orang pria dengan stelan jas rapih datang menghampiri Olivia.


"Ada apa?" Tanya Olivia dengan tatapan sinis.


"Apa benar ini apartemen Nona Olivia?" Tanya Seorang pria tersebut kepada Olivia.


"Iya benar, dengan saya sendiri," Jawab Olivia.


"Maaf Nona Olivia, anda harus segera mengosongkan apartemen ini," Ucap pria itu kepada Olivia.


"Apa maksudnya? mengosongkan? Ini apartemen ku, apa hak kalian menyuruh ku pergi dari sini," Maki Olivia kesal.


"Maaf Nona Olivia, apartemen ini atas nama Pak Fernando. Dan beliau sudah menjual apartemen ini kepada kami, dan anda harus segera pergi dari sini," Jawab Pria itu.


Mendengar perkataan dari pria di depannya, Olivia langsung marah. Beraninya Fernando mengambil kembali barang yang sudah dia berikan kepada nya.


"Katakan kepada Fernando, aku tak ingin pergi dan kalian cepat enyah dari apartemen ku," Ucap Olivia hendak menutup pintu apartemennya.


Tapi kedua orang di depannya langsung menghalangi aksi Olivia dan langsung memegangi tangan Olivia.

__ADS_1


Nampak Olivia memberontak tapi tenaga terlalu lemah untuk melawan dua orang pria yang tengah memegangi nya.


"Kalian cepat lempar keluar barang-barang wanita ini," Ucap Bos ke 3 pria itu.


Lalu dua orang pria langsung mengeluarkan pakaian-pakaian milik Olivia dari dalam apartemen, sementara 1 orang pria tengah memegangi Olivia agar wanita itu tidak menghalangi kegiatan yang mereka lakukan.


"Lepaskan aku, apa yang kalian lakukan. Beraninya kalian mengeluarkan barang-barang ku," Maki Olivia berusaha untuk memberontak.


Setelah selesai mengeluarkan semua pakaian milik Olivia, ke empat orang itu langsung mengambil kunci apartemen dan segera pergi dari tempat itu.


Olivia hanya bisa berteriak dan menangis ketika ke empat orang itu pergi meninggalkan nya, kini Olivia sudah tidak memiliki tempat untuk tinggal lagi.


"Arg... Beraninya kau Fernando," Maki Olivia.


Kemudian Olivia langsung mengambil koper tergeletak di lantai dan segera memasukkan pakaiannya yang berserakan di atas lantai.


Dengan langsung kesal, Olivia langsung berjalan pergi dari apartemen itu.


"Arg... Dasar Fernando sialan," Teriak Olivia kesal.


***


Angel tengah duduk sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang milik Jonathan, sementara tangan Jonathan terus mengelus rambut lembut milik Angel.


"Aku tak menyangka jika ibu mu akan merestui hubungan kita," Ucap Angel.


"Iya, tapi ini semua berkat kegigihan mu dalam mempertahankan hubungan ini," Jawab Jonathan.

__ADS_1


"Apaan sih, ngaco banget. Tapi kalau Olivia tidak melakukan hal itu pasti Ibu mu masih akan tetap tak merestui hubungan kita," Ucap Angel.


"Iya tapi karena wanita itu bodoh jadi dia melakukan hal itu," Jawab Jonathan.


Mendengar perkataan Jonathan, Angel hanya tersenyum.


"Jadi apa sekarang kita menikah?" Tanya Jonathan.


"Tentu saja tidak," Jawab Angel.


"Kenapa?" Tanya Jonathan heran.


"Aku masih kuliah jadi kita tak bisa menikah sekarang," Jawab Angel.


"Jadi kapan kita menikah?" Tanya Jonathan dengan wajah kesal.


"Setelah aku lulus, kita menikah." Jawab Angel


"Apa? berarti masih lama," Ucap Jonathan kesal.


"Iya masih lama, tapi kau harus sabar."


"Baiklah, demi mu aku akan sabar."


Mendengar jawaban Jonathan, Angel pun tersenyum lalu Jonathan langsung mendekatkan wajahnya dan mencium kekasihnya dengan lembut.


Setelah itu Jonathan langsung melepaskan ciumannya di bibir tipis Angel.

__ADS_1


"Aku mencintaimu."


"Aku juga mencintaimu Jo."


__ADS_2