Dosen Ku Mantan Ku

Dosen Ku Mantan Ku
Api unggun.


__ADS_3

Angel tengah berjalan sendiri menuju tempat camping, dia kini menggunakan sebuah kemeja berwarna hitam yang tak lain adalah milik Jonathan.


Pria itu memberikan kemeja mahal nya untuk menutupi tubuh seksi Angel sekaligus menutupi tanda merah yang Jonathan berikan kepada Angel.


"Angel, kamu kemana aja." Ucap Intan yang tak melihat sahabatnya dari tadi.


"Tadi aku berendam di tempat aga jauh." Jawab Angel.


"Lalu ini kemeja siapa? Perasaan tadi kamu gak pake kemeja deh." Ucap Intan heran.


"Ah.. Kepo banget sih." Jawab Angel sambil bergegas ke dalam tenda.


Di dalam tenda Angel segera mengganti pakaian nya dengan baju tidur Doraemon berlengan panjang, Intan yang melihat banyak tanda merah di dada Angel pun langsung bertanya.


"Kamu abis di boking sama siapa?" Tanya Intan dengan suara keras.


Angel pun langsung spontan menutupi dada nya. "Apaan sih." Jawab Angel sambil bergegas menggunakan pakaiannya..


"Ah.. Aku tahu, kamu pasti abis.. Ikeh, ikeh, ikeh, kimoci. Yamate kudesai... Ah.. Ikeh...." Ucap Intan sambil dengan nada manja.


"Apaan sih.. Gak jelas banget." Jawab Angel seraya bergegas keluar dari tenda.


Tak terasa hari sudah mulai menjelang malam, terlihat para mahasiswa tengah duduk melingkar di depan api unggun.


Nampak Angel menggunakan jaket tebal, karena tubuh nya terasa sangat dingin. Mungkin ini efek dari berendam tadi sore.


Jonathan yang melihat Angel seperti sedang tak enak badan pun langsung menghampiri wanita itu.


"Angel, apa kau tak enak badan?" Tanya Jonathan.


"Hanya sedikit meriang, Pak Jo." Jawab nya.


"Kalau begitu, mari ikut saya. Saya ada obat meriang." Jawab Jonathan.


"Terimakasih, Pak Jo." Jawab Angel.


Karena Jonathan yang merupakan seorang dosen, dia memanfaatkan profesi nya itu untuk membawa Angel tanpa ada rasa curiga dari mahasiswa dan dosen yang lain.


Kini Angel berada di dalam tenda Jonathan yang terletak cukup jauh dari tenda-tenda yang lain.


"Maafkan aku, gara-gara aku. Kau jadi sakit." Ucap Jonathan.


"Enggak kok." Jawab Angel.


"Ini makan dulu, lalu minum obat." Ucap Jonathan sambil memberikan sebuah kotak nasi yang masih hangat kepada Angel.


"Dari mana kau dapatkan kotak nasi ini? Perasaan wilayah ini jauh deh dari tempat makan." Tanya Angel heran.


"Aku hanya memesan nya kepada teman ku." Jawab Jonathan.


"Emmm.. Kau saja yang makan." Ucap Angel sambil mengembalikan makanan itu kepada Jonathan.


"Kau yang makan, Angel. Kau sedang sakit, kau harus makan yang banyak." Ucap Jonathan.

__ADS_1


"Enggak, kau memesan makanan ini untuk mu. Dan aku tak mau memakan nya." Jawab Angel.


"Gak papa, aku masih bisa pesan lagi kok. Sekarang kau makan." Ucap Jonathan.


"Emmm... Berdua." Ucap Angel.


"Apa?" Tanya nya.


"Kita makan nya berdua." Ucap Angel.


"Gak usah, kamu aja yang makan." Jawab Jonathan.


"Ya sudah, kalau kamu gak mau makan. Aku juga gak mau makan." Jawab Angel.


"Oke, oke.. Sini biar aku suapin." Ucap Jonathan.


Kemudian Jonathan menyuapi Angel, terlihat mereka sangat bahagia satu sama lain.


Setelah selesai makan, Jonathan langsung menyuruh Angel untuk meminum obatnya.


Angel pun hanya menuruti apa yang di katakan oleh Jonathan.


"Baiklah, terimakasih Pak Jo." Ucap Angel.


Cup.


Sebuah kecupan hangat mendarat di pipi Jonathan, setelah mencium Jonathan. Angel segera bergegas untuk pergi, Jonathan hanya di buat mematung dengan apa yang di lakukan oleh Angel.


Tak beberapa lama Jonathan pun berjalan mengikuti langkah Angel, kini mereka kembali ke depan api unggun.


Terlihat seorang mahasiswa pria tengah memainkan gitar dan bernyanyi, sedangkan yang lain tengah mendengarkan suara nyanyian dari pria itu.


Jonathan duduk di sebelah dosen-dosen yang lain, matanya melihat ke arah Angel yang tengah bercanda dengan teman-teman nya.


Angel tak sengaja melirik Jonathan yang tengah memperhatikannya, wanita itu langsung salah tingkah dan segera memalingkan wajahnya.


Angel seketika ingat dengan kejadian tadi sore, saat dia berciuman dengan Jonathan, meski mereka tak melakukan hubungan intim yang lebih.


Tapi Angel tak bisa melupakan momen itu.


Derry pria yang tengah bernyanyi sambil memainkan gitar, sesekali melirik Angel. Wanita itu kini terlihat sangat cantik dengan baju tidur Doraemon.


Di tambah lagi wajah putih dengan lipstik pink menghiasi wajah cantik Angel. Lalu Derry pun melihat saat Angel mandi di sungai, wanita itu terlihat sangat seksi dan menggoda.


"Derry? Kamu lagi liatin siapa?" Tanya Sela heran melihat kekasihnya seperti tak pokus.


"Enggak ada, aku gak lagi liatin siapa-siapa." Jawab nya sambil kembali melanjutkan nyanyian nya.


Sela pun melihat ke arah mana pacar nya itu melihat, dan rupanya Derry tengah memperhatikannya Angel.


Ada rasa kesal di hati Sela, "Berani nya wanita j*Lang itu menggoda pacar ku."


Angel merasa ada hawa dingin menusuk dadanya, kemudian mata nya melihat ke setiap penjuru. Dan tiba-tiba matanya saling menatap dengan Sela, wanita itu seperti ingin mencabik-cabik dirinya saja.

__ADS_1


"Kau kenapa?" Tanya Intan.


"Kau lihat Sela, dia menatap ku seakan-akan mengatakan 'Mati kau'." Ucap Angel.


Kemudian Intan langsung melihat ke arah Sela dan benar yang di katakan oleh Angel. Wanita itu tengah menatap Angel dengan tatapan tak biasa.


"Biarkan aja, cewek gila kaya dia." Ucap Intan.


Angel pun hanya bisa diam, meski sebenarnya dia tak mengerti kenapa tiba-tiba wanita itu menatap nya dengan tatapan seperti itu.


"Angel.. Angel.." Panggil Intan.


"Emm... Ada apa?" Tanya Angel.


"Lihat tuh, Derry." Ucap Intan.


Kemudian Angel melihat ke arah Derry yang tengah bermain gitar, pria itu terlihat tersenyum manis sambil menatap nya.


"Memang nya kenapa?" Tanya Angel.


"Kau lihat, pria itu tengah memperhatikan mu. Pantas saya, wanita gila itu marah. Pacar nya malah melirik mu." Ucap Intan.


"Biarkan saja, lagi pula aku tak peduli." Jawab Intan.


"Iya yah..." Ucap Intan.


Kemudian Intan dan Angel kembali bercanda seperti biasa dan menghiraukan tatapan dari 2 orang tersebut.


Jonathan merasa ada yang aneh dengan Angel, karena wanita itu seperti tengah berbisik-bisik sesuatu bersama temannya sambil melihat ke arah seseorang.


Kemudian Jonathan memperhatikan tatapan Angel yang mengarah pada siapa, dan rupanya ada seorang pria yang tengah menatap Angel dengan tatapan menjijikkan.


Jonathan yang melihat hal itu merasa kesal, beraninya pria itu memperhatikan kekasih nya.


"Derry.." Panggil Jonathan.


"Iya Pak Jo?" Tanya Derry.


"Apa kau bisa membawakan minuman yang berada di tenda para dosen." Ucap Jonathan.


"Baiklah." Jawab Derry.


"Kau bawa semua nya untuk di nikmati anak-anak." Ucap Jonathan.


Kemudian Derry mengajak salah satu temannya tapi Jonathan langsung menghentikan hal itu.


"Sendiri saja, lagi pula tak jauh kok." Ucap Jonathan.


"Baiklah." Jawab Derry.


Jonathan hanya tersenyum, meski dia tahu minuman yang di minta untuk di bawa jumlahnya cukup banyak dan lumayan berat.


"Ini hukuman untuk mu karena berani memandangi kekasih ku."

__ADS_1


__ADS_2