Dosen Ku Mantan Ku

Dosen Ku Mantan Ku
Memberi hukuman


__ADS_3

"Enggak... Aku tak mau mengakhiri hubungan ini. Angel, aku mencintaimu dan kau juga mencintai ku.. Kita pasti bisa bersama." Ucap Jonathan seraya menggenggam tangan Angel.


"Bersama? Tapi aku yang akan menjadi korban nya, semua orang akan mencaci maki diriku. Dan kau hanya akan diam dan menjadi penonton." Ucap Angel.


"Tidak.. Tidak akan ada yang mencaci mu, aku janji." Ucap Jonathan berusaha untuk menenangkan pikiran Angel.


"Tidak ada? Tapi kenyataannya apa? Aku di hina habis-habisan sampai harga diriku ini tak tersisa sedikit pun." Ucap Angel yang semakin kesal jika mengingat peristiwa barusan.


Lalu Jonathan langsung memeluk Angel, dia berusaha untuk menenangkan kekasihnya itu.


"Sekarang kau tenang dulu, aku akan mengantarmu pulang. Oke." Ucap Jonathan tapi Angel nampak diam dan tak menjawab ucapan dari Jonathan.


Setelah itu Jonathan langsung mengantarkan Angel pulang ke rumahnya, lalu Jonathan pun langsung menyuruh temannya untuk memanggil para mahasiswa yang ikut ke dalam aksi membully Angel tadi siang.


Kini Jonathan duduk di depan para wanita yang nampak ketakutan, Jonathan menatap dingin wanita-wanita di hadapannya itu.


"Jadi kalian yang telah membully kekasih ku?" Tanya Jonathan dengan nada dingin.

__ADS_1


"Kami minta maaf, Pak Jo." Ucap salah seorang mahasiswi mewakili semua teman-temannya.


"Minta maaf? Tapi aku tak menerima permintaan maaf kalian." Ucap Jonathan.


Kemudian Jonathan langsung melihat ke arah sahabatnya selaku pemilik kampus swasta tempat nya bekerja, kemudian sahabat Jonathan langsung memberikan semua mahasiswa tersebut surat.


"Baca lah." Ucap Jonathan.


Kemudian Jonathan bangkit dan langsung pergi meninggalkan ruangan tersebut, tak beberapa lama terdengar suara Isak tangis dari para mahasiswa.


Rupanya orang-orang yang ikut membully Angel langsung keluar dari kampus dengan cara tidak hormat.


Sesampainya di rumah Olivia, Jonathan langsung keluar dari dalam mobil dan segera masuk ke dalam rumah wanita yang pernah menjadi tunangan nya itu.


"Jo? Kau datang?" Tanya Olivia menatap tak percaya pria di hadapannya itu kini datang sendiri ke rumah nya.


Jonathan tanpa basa-basi langsung mencengkeram lengan bagian atas Olivia hingga wanita itu berteriak kesakitan.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan... Lepaskan Jo.. Sakit.." Ucapnya meminta mohon.


"Sakit? Rasa sakit ini tak sebanding dengan apa yang kau lakukan pada Angel, kau menyuruh semua orang membully wanita itu seakan-akan dia adalah penjahatnya." Ucap Jonathan.


"Tapi memang dia penjahat nya, dia telah merebut mu dari Ku. Bahkan semua orang tahu jika kau adalah tunangan ku." Ucap Olivia.


"Semua orang memang tahu kau Tunangan ku, tapi semua orang tidak tahu jika hati ku hanya milik Angel.." Ucap Jonathan kesal melihat wanita di hadapannya itu.


"Aku kurang apa sih? Aku bahkan lebih baik dari wanita itu." Ucap Olivia kesal dengan mata yang berkaca-kaca.


"Kau tak bisa membandingkan dirimu dengannya karena kau jauh di bawah Angel." Ucap Jonathan.


"Tapi Ibu mu lebih memilih ku menjadi menantu nya, dan kau tak bisa menolak hal itu Jo. Aku yang akan tetap menjadi istri mu, selama nya hanya aku." Ucap Olivia.


"Kau sangat percaya diri sekali, Olivia. Aku yang akan menentukan dengan siapa aku hidup nanti dan kau tak memiliki hak untuk menentukan hal itu begitu juga dengan ibu ku." Ucap Jonathan.


Lalu Jonathan langsung mendorong tubuh Olivia hingga wanita itu tersungkur ke lantai, "Dan satu lagi, jika kau berani menyakiti kekasih ku lagi. Akan ku pastikan kau menyesal seumur hidup mu."

__ADS_1


Setelah mengatakan hal itu, Jonathan langsung pergi. Nampak Olivia langsung menangis dan berteriak karena kesal.


__ADS_2