
Mendengar kepulangan ayahnya, Jonathan pun langsung bergegas untuk segera pulang ke rumah karena dia sudah lama tak bertemu dengan ayahnya itu.
Dan Jonathan pun ingin mengutarakan maksudnya untuk melamar Angel karena Jonathan yakin jika ayahnya itu pasti akan lebih mengerti ketimbang dengan Ibunya.
"Jo, maafkan ayah tapi untuk kali ini ayah tak bisa mengabulkan permintaan mu itu," Ucap Fernando.
"Tapi aku hanya ingin bersama dengan Angel, wanita itu yang ku cintai. Dan aku sama sekali tak mencintai Olivia, harusnya ayah mengerti!" Jawab Jonathan seraya menatap tak percaya kepada ayahnya.
"Ayah paham, tapi ini sudah keputusan ku. Dan tak bisa di ganggu gugat," Jawabnya seraya berjalan pergi meninggalkan Jonathan.
"Jika kau tetap memaksa ku, maka kau saja yang menikah dengan wanita itu," Balas Jonathan dengan nada kesal.
Mendengar perkataan anaknya, Fernando hanya bisa diam sambil menggelengkan kepalanya.
"Ayah sangat menyayangi mu, jadi kau bisa membawa kekasih mu ke sini. Agar aku bisa menilainya secara langsung."
Mendengar perkataan ayahnya Jonathan pun menyunggingkan ujung bibirnya tak percaya dengan apa yang dia dengar.
"Ayah serius?"
"Iya, aku serius. Kau bisa membawa kekasih mu ke sini, dan mungkin ibu mu akan merubah penilaian nya jika melihat kekasih mu secara langsung."
__ADS_1
Jonathan pun langsung tersenyum senang saat mendengar ucapan ayahnya, lalu setelah itu Jonathan langsung pamit pergi meninggalkan ayahnya.
Fernando yang melihat kepergian Jonathan pun hanya bisa tersenyum sambil menghela nafas, dia tak ingin membuat anaknya sengsara karena bagaimanapun dia adalah Ayah Jonathan dan keinginan terbesar seorang ayah adalah membuat putra nya bahagia.
Sementara itu, Angel tengah duduk bersandar di atas sofa matanya terus menatap benda pipih panjang di tangannya.
Lalu sebuah chat WhatsApp masuk ke handphone milik Angel.
Dengan santai Angel membuka pesan chat dari Jonathan.
Tapi tiba-tiba matanya langsung membulat sempurna saat membaca pesan chat dari kekasih nya itu.
Angel bingung harus mengekspresikan berita ini sebagai kabar baik atau kabar buruk karena sisi baiknya mungkin saja dia bisa di terima di keluarga itu tapi sisi buruk nya dia belum siap dan juga takut jika saat dirinya datang ke rumah Jonathan, Angel malah di caci maki.
"Arg... Apa yang harus ku lakukan!?" Teriak Angel frustasi.
Dan lagi dia bingung harus bagaimana saat nanti pergi ke rumah orang tua Jonathan, lalu pakaian apa yang harus dia gunakan dan barang atau makanan apa yang harus Angel bawa.
Semakin Angel memikirkan nya, dia semakin di buat bingung dan juga gelisah.
Lalu Angel langsung segera bangkit dari tempat duduknya dan segera berlari di dalam kamar, di sana Angel mengacak-acak semua pakaiannya.
__ADS_1
Angel mulai mencari pakaian yang cocok untuk di gunakan ke rumah Jonathan, dan tentunya pakaian itu harus sopan dan juga elegan.
Tapi Angel tak menemukan pakaian yang cocok untuk di gunakan nya nanti saat pergi ke rumah Jonathan.
"Bagaimana ini, Arg.. Aku bahkan tak punya pakaian yang cocok. Apa yang harus ku lakukan? Mana Mommy dan Poppy belum pulang dan aku gak punya uang," Gerutu Angel.
Lalu tiba-tiba di otak kecil Angel terselip nama yang pastinya akan bisa membantunya, "Jonathan."
Dengan cepat Angel mengambil handphone nya dan segera menelpon Jonathan untuk meminta bantuan kepada kekasih nya itu.
Jonathan yang di telpon oleh Angel pun dengan senang membelikan pakaian yang cocok untuk kekasihnya nanti saat pergi ke rumah orang tuanya.
Rosalina nampak terdiam dengan wajah yang memerah padam, baru saja dia mendengar jika orang yang dia benci akan menginjak kan kakinya di rumahnya.
"Mas... Kau tak bisa mengundang wanita itu tanpa persetujuan dari ku, lagi pula sudah jelas jika aku tak menyetujui hubungan Jonathan dengan wanita itu," Ucap Rosalina dengan nada membentak.
"Sudahlah Ros, kau jangan mempermasalahkan hal itu. Lagi pula Jonathan sudah besar biarkan dia mencari kebahagiaan nya sendiri dan kita sebagai orang tua hanya cukup mendukung nya saja," Jawab Fernando berusaha memberikan pengertian kepada istrinya yang selalu bersikap overprotektif kepada Jonathan.
"Enggak.. Pokoknya aku gak mau lihat wanita kampung itu menginjak kan kaki nya di sini, yang cocok menjadi menantu ku itu adalah Olivia dan bukan wanita itu," Ucap Rosalina seraya menatap kesal suami nya.
Mendengar nama Olivia keluar dari mulut Istri nya, Fernando hanya bisa menghela nafas. Dan Fernando pun tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika Rosalina tahu wajah busuk Olivia yang sebenarnya.
__ADS_1