Dosen Ku Mantan Ku

Dosen Ku Mantan Ku
Mengantar pulang.


__ADS_3

Hari ini hujan turun cukup deras, dan hal itu membuat Angel harus berada di kampus sambil menunggu ayahnya datang menjemput nya.


Karena setelah kecelakaan waktu itu, Angel di larang keras untuk membawa mobil sendiri.


Sementara intan, wanita itu sudah di jemput oleh pacarnya.


Saat Angel tengah duduk sambil melihat hujan, tak sengaja matanya berpapasan dengan Jonathan yang tak jauh berdiri di dekatnya.


Deg...


Jantung Angel tiba-tiba berdetak, tapi dia berusaha tetap tenang dan mengabaikan pria di samping nya itu.


"Belum pulang?" Tanya Jonathan pada Angel.


"Belum." Jawab Angel singkat, meski pria itu dosen nya.


Angel tetap tak ingin menghormati pria yang sudah menyakiti nya di masa lalu.


"Kau tak bawa mobil?" Tanya Jonathan.


"Tidak." Jawab Angel.


"Mau ikut?" tanya Jonathan.


"Tidak." Jawab Angel.


"Kau langsung menjawab tanpa tahu aku ingin mengajak mu kemana." Ucap Jonathan.


"Meski saya tahu pun, saya tak ada niatan untuk ikut dengan bapak." Ucap Angel sambil melihat mata Jonathan.


Jonathan terdiam saat wanita itu menatap nya, tatapannya berbeda dengan waktu dulu. Saat tatapan itu masih lembut, kini tatapan Angel yang ada hanyalah tatapan benci dan rasa marah.


"Mari ikut saya, di sini dingin." Ucap Jonathan sambil menarik tangan Angel.


"Lepaskan, jangan tarik-tarik saya." Ucap Angel sambil melepaskan paksa tangan nya dari genggaman Jonathan.


"Kalau begitu ayo." ucap Jonathan.


Angel hanya bisa mengikuti langsung dosennya itu menuju ke ruangan miliknya.


"Duduk lah, kau bisa menunggu di sini sampai hujan reda." Ucap Jonathan.


Angel hanya menganggukkan kepalanya, kemudian dia langsung duduk di sebuah sofa. Sementara Jonathan duduk di kursi kerja nya sambil melihat laptop.


Suasana terasa canggung, Angel pun langsung mengeluarkan ponsel nya dan segera mengirim pesan kepada ayahnya.


'Poppy where are you?'


Tak beberapa sebuah balasan pesan dari ayahnya pun. muncul.


'Sorry, Darling. Mobil Poppy mogok dan sekarang sedang di bengkel, mungkin membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan nya. Apa kah kau bisa pulang sendiri? Atau Poppy akan pesankan taksi online untuk mu.'

__ADS_1


Angel yang membaca balasan pesan dari ayahnya pun hanya bisa menghela nafas.


Kemudian matanya kembali melihat ke luar dan di luar masih hujan deras.


"Bangs*t..." Gumam Angel dengan kata-kata kotor.


Kemudian Angel langsung menelpon teman pria nya untuk datang ke kampus menjemput nya.


"Hallo? Kamu dimana?"


"Aku di rumah, kenapa? Gak biasa nya nelpon."


"Jemput dong."


"Hujan, Angel. Males keluar rumah, dingin."


"Oke.."


Mendengar jawaban dari teman nya, Angel langsung menutup panggilan tersebut. Jonathan yang mendengar percakapan Angel pun hanya bisa tersenyum tipis.


Kemudian Angel langsung bangkit dari tempat duduknya.


"Saya izin pulang dulu, Pak Jo.." ucap Angel.


"Pulang? Di luar masih hujan. Apa ada yang menjemput mu?" Tanya Jonathan.


"Tidak, saya bisa jalan kaki. Lagi pula hujan masih air bukan batu." Jawab Angel dengan cuek.


"Tak usah, saya tak ingin merepotkan Pak Jo." jawab Angel.


"Tak merepotkan kok, lagi pula aku yang menawarkan diri." Jawab Jonathan.


Angel hanya tersenyum hambar. "Terimakasih." Ucap Angel.


"Sama-sama, kalau begitu mari." Ajak Jonathan.


Kemudian Angel langsung mengikuti langkah kaki Jonathan, sesampainya di parkiran Jonathan langsung membukakan pintu mobil untuk Angel.


"Terimakasih." Ucap Angel.


"Sama-sama." Jawab Jonathan.


Kemudian Jonathan langsung masuk ke dalam mobil dan segera menyalakan mesin mobil nya, dan perlahan mobil Jonathan melaju di tengah guyuran hujan.


"Jadi kita ke arah mana?" Tanya Jonathan.


"Untuk apa bertanya, bukannya Pak Jo juga tahu dimana rumah saya." Ucap Angel dengan wajah jutek nya.


Jonathan pun terdiam kemudian dia langsung melajukan mobilnya ke arah rumah Angel, di sepanjang jalan Angel hanya diam.


Pikirannya terus melayang pada saat Jonathan memutuskan hubungan dengan nya dan juga pada saat Jonathan kini sudah memiliki kekasih.

__ADS_1


Jonathan sesekali melirik ke arah Angel yang tengah diam sambil memandang ke luar kaca mobil.


"Ada apa?" Tanya Jonathan berusaha memulai pembicaraan.


"Tak ada." Jawab Angel.


Kemudian suasana menjadi hening, entah kenapa semakin lama Angel memikirkan semua nya. Semakin besar pula rasa benci terhadap Jonathan.


"Aku membencimu, sangat-sangat membenci mu Jonathan." Ucap Angel.


"Apa?" tanya Jonathan yang seketika menghentikan laju mobil nya.


Angel hanya bisa menggigit bibir bawahnya, bisa-bisa nya dia keceplosan di depan Jonathan.


"Kau membenciku?" Tanya Jonathan.


"Mungkin anda salah dengar, Pak Jo." Ucap Angel.


"Tidak, saya tidak salah dengar. Kau bilang bahwa kau membenciku." Ucap Jonathan.


"Tidak Pak Jo, mungkin anda salah dengar. Dan lagi bagaimana saya bisa membenci anda, sementara kita baru kenal." Ucap Angel.


Jonathan pun terdiam dengan jawaban Angel. "Baru pertama kali kenal?" tanya Jonathan.


"Iya." jawab Angel.


"Oh? yah?" Tanya nya lagi.


"Lantas apa yang ingin anda dengar, anda ingin dengar bahwa kita pernah menjalin hubungan di masa lalu. Begitu?" Ucap Angel yang terbawa emosi.


Angel yang lama-lama di buat kesal pun langsung membuka pintu mobil dan segera keluar dari dalam mobil Jonathan.


"Mau kemana?" Tanya Jonathan sambil menyusul Angel.


Tapi Angel hanya diam dan terus berjalan di bawah guyuran air hujan, dengan langkah cepat Jonathan menarik tangan Angel dan menutupi kepala wanita itu dengan jas milik nya.


Tanpa mereka sadari jika adegan itu di lihat oleh Olivia yang berada tak jauh dari mereka.


"Kau lagi.. Awas saja kau." Gumam Olivia sambil melaju kan mobil nya pergi.


Sementara itu.


Jonathan dan Angel masih di posisi yang sama, Jonathan dengan cepat menarik pinggang Angel dan membawanya kembali ke dalam mobil.


"Apa yang kau lakukan, kau lihat di luar sana hujan. Dan lagi, kini pakaian mu basah kuyup, bagaimana jika kau masuk angin." Ucap Jonathan sambil mengomeli Angel.


Angel pun terdiam, kenapa pria itu harus peduli akan keadaan nya. Bukankah yang harus dia peduli kan adalah kekasih nya.


"Saya tak ingin kehadiran saya di sini, membuat Pak Jo tak nyaman." Jawab Angel.


"Bicaramu selalu saja asal-asalan, dari dulu sampai sekarang kau tak pernah berubah. Jika marah kau akan pergi begitu saja tanpa memperdulikan diri mu sendiri." Ucap Jonathan tanpa sadar kata-kata itu keluar dari mulut nya.

__ADS_1


Angel yang mendengar hal itu hanya diam, begitu juga dengan Jonathan dari baru sadar telah mengatakan banyak hal kepada Angel.


__ADS_2