
keluarga sanjaya bukan lah keluarga yang pemilih atau memandang kasta dan tahta.,! bagi orang tua zen selama anak mereka bahagia, mereka tetap akan mendukung keputusan anak anak mereka.
tapi indra dan yani sadar tidak bisa memaksakan kehendak mereka, seandainya rifal belum menikah mungkin lain lagi ceritanya.
" udalah mi mungkin zen jodohnya risya, dan belajarlah menerima menantu mu! kata indra
"tapi aku ngak pi, apa papi suka menantu yang suka menganti ganti pasangnya? tanya yani marah.
" papi juga tidak suka sama perempuan itu, tapi itu pilihan putra kita, mau tidak mau mami harus belajar menerima dia.
" terserah papi saja! yani meninggalkan indra.
.
.
.
risya yang sedang melayani nas**ah ,risya adalah karya yang baik, selain parasnya yang cantik ia juga ramah dan murah senyum, mungkin juga karna tuntutan pekerjaan saja.
" sya ntar malam kita nonton yuk, ajak luna yang berdiri disamping risya.
"gimana ya! jawab risya yang terlihat binggung dengan ajak sahabatnya itu, sebenar risya ingin pergi dengan luna tapi di sisi lain dia tidak enak hati dengan yani dan indra.
seolah mengerti dengan kegelisahan sahabanya itu. "sya gini aja kamu coba izin dulu sama tante yani gimana" kata luna memberi solusi.
" iya nanti aku coba izin tante dulu! kalau di kasih izin aku kabarin kamu ya lun! jawab risya tetap fokus kepada nas***h di depannya itu!
__ADS_1
1 lagi, kalau kamu di kasih izin sama tante yani jangan lupa ngajak kekasihmu itu, kamu ngak mau kan jadi nyamuk!
"hmmm" jawab risya!.
waktu menujukkan istirahat makan siang, risya dan yani tengah duduk di kantin menunggu pesanan mereka.
" sya telpon tante yani" kata luna mengigatkan risya.
iya tunggu bentar, risya memainkan benda pipihnya, menghubungi yani, untuk meminta izin!.
tuuuttt.. tuuuutt..ttuutt
" hallo, assalamualaikum tante! kata risya ketika telponnya di jawab yani.
" waalaikumsalam sayang, ada apa tumben kamu telpon nak!
" gini tante risyakan di ajak buat nonton sama luna, kira kira aku boleh ikut ngak tante?
" iya tante, makasih ya!
" iya sayang, kamu hati hati ya. jawab yani mengakhir telepon mereka,.
"sya gimana di izinin gak? tanya luna sambil mengunyah makan siangnya!
" iya tante yani izin!
" syukur deh, tapi ngajak dia kan? tanya luna
__ADS_1
" iya nanti pulang kerja dia jemput! jawab risya di balas anggukan luna.
mereka melanjutkan makan siang nya sambil cerita dan seekali tertawa tanpa memperdulikan tatapan pengujung lain yang melihat ke arah mereka!.
risya dan luna berada didalam toilet, mereka seedang memperbaiki penampilan mereka, karna ini waktu untuk mereka pulang.
tak tak tak tak tak
langkah kedua sahabat itu saling beriringan dan dari jauh telah nampak seorang lelaki yang bertubuh kekar memunggungi mereka, risya dan luna mendekat kearah lelaki yang tak lain adalah zen .
" sudah siapa? tanya zen ketika ke 2 wanita sudah berada di hadapanya.
" tunggu dulu kekasih ku belum datang! jawab luna.
" kekasih? tanya risya nampak binggung. "lun kamu sudah punya kekasih, tapi kenapa aku ngak tau, tanyanya lagi.
" iya sya, aku sama di udah setahun ini jadian, karna dia sibuk jadi aku belum sempat kenalin ke kamu**.
.
.
.
.
**bersambung.
__ADS_1
๐๐๐
๐tingalkan jejak kalau kalian suka๐**