Draf

Draf
Nonton


__ADS_3

**selang beberapa menit datang seorang pria, masih dengan stelan kerjanya, dengan tergesah gesah menghampiri mereka,!


zen yang melihat ke arah lelaki itu nampaak begitu senang, begitu pun sebaliknya, lelaki itu langsung memeluk zen sambil menepuk bahunya!


" bro kapan datang, kenapa ngak pernah ngabarin kita! tanya pria itu.


" maaf bro begitu sampai disini, aku langsung ganti papa aku, ngurusin perusahan bro! jawab zen.


" trus ngapain disini? tanya pria itu lagi


" aku jemput kekasih aku, ni kenalih kekasih ku! zen memperkenalkan risya pada sahabatnya itu.


" Risya, kata risya menjabat tangan sahabat zen.


" aku putra , jawabnya membalas jabat tangan risya.


disisi lain luna yang memlihat semua itu tampak binggun ada sedikit guratan di dahinya, dan risya menyadari itu!


" kamu kenapa lun,? tanya risya.


"dia ini kekasih aku sya!


" haaaa berarti kalian ber 2 saling kenal donk, tanyanya lagi menujuk zen dan putra


" iya aku , putra dan rifal kita itu bersahabat dari SMP, sampai kita sama sama kuliah di oxford, setelah wisudah S1 , rifal dan putra balik ke sini, rifal kejar cita cita nya sedangkan putra urusin perusahan keluarga rifal bantu in papi indra, dan kenapa aku baru datang karna aku baru selesaikan S2 aku! penjelasan zen panjang lebar!๐Ÿ˜‚

__ADS_1


"oooo jawab luna dan risya.


" udah mengerti kan ayo kita nonton, ajak zen


risya masuk di mobilnya zen sedangkan luna ikut mobilnya putra, mereka melajukan mobil masing masing ke mall.


sesampainya di mall risya keluar dari mobil dan masuk bersama luna sedangkan zen dan putra memarkirkan mobil meraka.


" permisih nona cantik, izin kan aku memegang tangan kekasihku! kata putra dan risya pun melepas gengamannya dari luna.


" nona itu kekasihmu di belakang, jangan kau jadikan dia pengawalmu, putra menujuk zen yang berjalan mengikuti mereka.


" sini sayang kata zen, menarik tangan risya, berjalan bersama menuju bioskop.


" jangan pangil aku sayang, lebay tau!


" tersarah kamu terserah deh,! risya masuk ke dalam bioskop dan duduk di kursi pengujung yang di ikut zen!


" sayang ini aku punya hadiah pertama buat kamu, zen mengeluarkan kalung bertuliskan nama nya!


" buat apa kamu kasih hadiah, aku ni lagi ngak berulang tahun, jadi ngak perlu hadiah!


"ini bukti kalau aku sayang sama kamu! kata zen meyakinkan.


"kalau kamu sayang bukti kan jangan dengan barang barang seperti ini, itu namanya kamu ngerendahin aku tau.

__ADS_1


" gimana aku bisa membuktikan sayang aku sama kamu kalau bersikap manis dan ngasih sesuatu kekamu aja kamu ngak mau! trus bagaimana kamu bisa percaya kalau aku tulus mencintai kamu sya"


" membuktikan ketulusan hati seseorang bukan hanya dari kata kata atau pemberian besar atau kecil suatu benda!


" tapi seberapa besar kamu menyayangi , kamu harus menjaga dan menghargai, karena jika kamu menyayangi tanpa menjaga lambat laun kau pasti akan merusaknya dan jika kamu menyayangi tanpa menghargai, itu hanya akan menjadi obsesi,


" jalanin saja hubungan ini dan satu hal yang harus kamu tau, aku bukan anak kecil, aku tau mana yang tulus dan mana yang hanya sekedar main main! zen tersenyum mendengar kata kata risya!


" ayo aku sudah terlalu banyak bicara, risya mengajak zen untuk membeli cemilan dan minuman sedangkan tiket sudah di pesan oleh luna dan putra.


setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan ke 2 pasangan itu masuk dan duduk di kursi penonton karna sebentar lagi filmnya akan segera di putar.


zen yang duduk berdampingan dengan risya sedangkan luna duduk di antara risya dan putra, zen terus menatap kearah risya dengan senyum yang mengembang entah apa yang ada di pikirannya, sedangkan sang kekasih tetap asyik menyaksikan film yang bergendre romantis itu. tanpa memerdulikan sang kekasih yang terus menatapnya**.


.


.


.


.


**Bersambang.


๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰

__ADS_1


-๐Ÿtinggalkan jejak ya kalau kalian suka๐Ÿ‘


__ADS_2