Draf

Draf
Perdebatan.


__ADS_3

setelah sampai di rumah, sepertih biasa setelah ganti pakain risya turun dan membantu bi ima di dapur, tak lupa juga risya menghubungi keluarganya di kampung! itulah rutinitanya selama beberapa hari ini di rumah tante yani.


di tempat lain!


rifal yang berada di dalam mobilnya menuju apartemen kekasihnya itu, terlihat begitu sumbringah!


setelah salesai dengan pekerjanannya ia lanjut menemui kekasihnya, tugas dan kewajibannya membuat dia jarang bertemu dengan nita.!


ntah apa yang membuatnya bertahan dan ingin menikahi wanita itu, walau pun hubungan selama 4 tahun ini tidak pernah mendapat restu dari orang tua rifal,.


ntalah mungkin karna nita yang penurut atau sudah menjadi kebiasaannya , "ia dia akan me semua ke mauan rifal dengan senang hati! termasuk yang .


setengah hari mengambil pekerjaan papinya membuatnya terlihat lesu, dengan cepat rifal melangkah masuk ke dalam lift menuju lantai 4 yang menjadi letak apertemen kekasihnya itu,! setelah keluar dari mobiln yang ia parkinkan kan di basement apertemen.


" sayang kenapa ngak ngabarin aku!! nita memeluk tubuh kekar itu!!


" kejutan sayang, kamu ngak suka ya, ngak kangen sama aku! jawab rifal membalas pelukan nita dan mencium kening nya!!


"kangen donk" kangeen bangeet malahh,


rifal duduk di sofa setelah melepaskan pelukannya, nita ikut duduk di samping rifal menyandarkan kepala di bahu kekasihnya,


" sayang kapan sih kamu nikahin aku!! tanya nita


" sabar ya sayang aku masih mau rayu mami dulu, biar pernikahan kita di restui.


"tapi sampai kapan kita udah sering minta restu sama orang tua kamu dan segela cara sudah aku buat, tapi semuanya sia sia. butir bening lolos begitu saja setelah mengeluarkan unek uneknya kepada rifal!


" aku ngak papa kalau kita cuma nikah agama aja, ucapnya lagi!


" sudah jangan menangis sayang, aku akan bicara sekali lagi sama orang tua ku, jika belum di restui juga, kita akan menikah sebelum aku kembali bertugas.


"senyum donk kamu jelek lo kalau nangis!


"tapi kamu janji ya "


" iya sayangku, bawel bangeet, rifal mengecup bibir.


nita membalas c**m rifal dengan lembut, Semakin lama ciuman mereka semakin tak terkendali, mengecup di segala arah dan meninggalkan tanda jejak kepemilikan.


Tangan rifal turun dan terus bermain main di gunung kembarnya nita di ikut sertakan bibirnya, nita begitu menyukai permainan kekasihnya, dan selalu ingin lagi dan lagi.


rifal memulai penyatuhannya dengan hentakan terus menerus, pergulatan panjang itu telah sampai pada puncaknya dan rifal mengeluarkan bibit juniornya di atas perut nita yang beralaskan tissu.


setelah selesai dengan pertempuran rajangnya! nita dan rifal pun tertidur dengan saling berpeluk mebiarkan tubuh mereka yang polos seperti bayi.


" pagi om, tante sapa risya pada pada yani dan juga indra,

__ADS_1


" pagi juga sayang " jawab keduanya membalas sapaan risya"


" gimana kerja nya lancar ?? tanya indra


"alhamdulilah om treningnya lancar,!


" berapa bulan trening nya sayang? tanya yani ikut menimpah obrolan mereka!


" 3 bulah tante" jawab risya dengan senyum ceria khas seorang risya.


"semoga lancar ya , harus semangat.


" iya om, tante terima kasih atas dukungannya,


"iya sayang ya udah sarapan dulu nanti kamu telat lagi.


" iya tante sekali lagi terima kasih ya ๐Ÿ˜Š!


" selamat pagi mami papi ucap rifal yang baru pulang dari apertemen nita,!


" pagi juga sayank, kamu deri mana? ko baru pulang?tanya yani, yang sudah bisa menebak kemanA anaknya semalam.


" dari tempat nita mah" jawab rifal


" kamu ngak anggap mami sebagai mama kamu, berapa kali mami bilang sama kamu putuskan hubungan mu dengan wanita itu mami tidak suka kamu dengan dia.! tegas yani


" tapi kenapa mi, apa yang salah dengan nita! dia baik, dia juga sayang dan tulus sama aku dan aku juga sayang sama dia mi,. jawab rifal kekeh dengan pendiriannya.


"tapi mami belum kenal nita, cobalah untuk dekat dengan nita mi , pasti mami akan suka dengan dia mi, ayolah mi!


" sekali mami bilang tidak ya tidak dan sampai kapan pun mami tidak akan restui kalian , mami tidak ingin anak mami menyesal kedepannya, yani meningalkan rifal .


aaahhhhhhh


aaaaaggggrrrrrrrrhh


teriak rifal mengacak acak rambutnya, sementara sang papi tetap santai karna ia sependapat dengan istrinya!.


" om aku pamit ya " pamit risya mencium pungung tangan indra dan melangkah keluar rumah.


risya dan luna duduk di kantin sambil menikmati sarapan mereka, perdebatan rifal dan mamanya membuatnya tidak sempat untuk menikmati sarapannya,!


"tumben sya, hari ini kamu sarapan di kantin!!


"iya lun, aku ngak sempat sarapan tadi,!!


"tumben biasanya udah sarapan duluan di rumah! jawab luna mengerutkan alisnya

__ADS_1


"iya tadi di rumah ada sedikit masalah, aku ngak enak hati! langsung pamit ngak sempat sarapan lun.


"masalah apa? tanya luna


" biasa lah masalah pernikahan,!! udah kita sarapan aja!


" oh " luna membulatkan bibirnya dan melanjutkan sarapan.


setelah selesai dengan sarapannya. risya dan luna kembali ke pekerjaan masing masing.


bruuuukkkkk


aahhhhhhh aaaduuuhh terik risya terjatuh setelah tubuh di tabrak seseorang.


" maaf kamu tidak apa apa kan? tanya pria itu kepada risya!


" iya tidak apa apa ko mas, jawab risya dengan bibir yang melengkung! tapi dalam hatinya ia ingin sekali mencabik cabik pria di depan nya itu.


"sekali lagi maaf ya, hmm kalau boleh tau siapa nama kamu? tanyanya


" aku risya"


" kamu kerja di sini? tanya pria itu lagi dan di jawab anggukan kepala dari risya!


" maaf saya pemisi ucap risya dengan cepat berlalu dari hadapan pria itu. dasar pria aneh baru ketemu aja udah kaya polisi dan aku tersangkahnya batin risya kesal,


risya melanjutkan pekerjannya, ketika jam makan siang , ia akan menyempatkan makan siang bersama sahabatnya! dan kembali bekerja sampai waktu menuju kan angkah untuk mereka pulang kerumah masing masing.


walaupun harus menyaksikan perdebatan ibu dan anak yang hasilnya su pasti, rifal tetap kekeh dengan pediriannya!


risya selalu cuek dengan masalah rumah itu, bukannya tidak peduli, risya cukup tau posisi dia di rumah itu.


di waktu senggang risya selalu menyempatkan diri, memberi kabar pada keluaganya! dan selalu membantu bi ima dan yang lain.


begitulah kesibukan risya selama lebih dari seminggu ia berada di kota ini. sesibuk apapun seorang risya ia tetap berkomunikasi dengan orang tua serta kaka dan adiknya.


.


.


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


๐Ÿtinggalkan jejak ya kalau kalian suka๐Ÿ‘


__ADS_2