Draf

Draf
makan malam part1


__ADS_3

****putra mengambil benda pipih miliknya setelah mengotak atik layar, benda itu langsun di dekat kan ke telingannya,!


tuuuttt... tuttt...tutt..


" hai bro ada angin apa ni tumben jam segini nelpon tanya seseorang di sebrangan sana.


" ngak bos, aku cuma mau tanya aja, kapan bos sampai disini.


bos yang di maksud putra ialah rifal, Ia sekarang sedang bertugas di su***, tergabung dalam pasukan G***da, bergabung dengan pasukan perdamaian di su***.


" tumben perhatian bangeet bro sampai nanya kapan pulang, emang ada pekerjaan yang tidak bisa kamu selesaikan!


" bukan gitu bos, kan tinggal sebulan lagi aku nikah bos.


" udah kamu nikah aja aku pasti di sana pada hari pernikahanmu"


" bukan gitu bos, tapi aku mau izin mau ke kampung calon ku,.


" oh gitu, ya udah kapan kamu mau pergi?


" aku rencananya jumat besok, aku sama ian kesana.


" kalau gitu aku juga ikut, kamu ajak dia tapi ngak ajakin aku, hari kamis aku udah di rumah ajakin calon kamu, makan malam di rumah sekalian kenal sama mami dan papi.


" oke bos! ya udah bos selamat malam selamat bertugas. putra mengakhir obrolan keduanya.

__ADS_1


" gimana bos kamu izin ngak? tanya zen setelah putra meletakan benda pipinya.


" dia izinin, tapi nanti dia juga ikut kita!


" apa dia ikut juga!


" iya, aku berasa bukan mau minta restu, tapi kita seakan sedang liburan disana nanti.


" harusnya kamu bersyukur punya sahabat seperti kita, mau susah senang sama sama, bukannya ngeluh.


" iya, iya! ko kamu semenjak dekat dengan risya jadi alim gini! di kasih apa kamu sama dia.


" di kasih cinta!! puaass kamu..!


" iya , iya yang udah mulai bucin, ayo kita pulang dah malam ni! ajak pintar berdiri dari tempat duduknya dan di ikuti oleh zen untu kembali ke rumah masing masing.


***


Semua orang nampak duduk bercanda di ruang keluarga sambil menunggu bi ima dan yang lain menyiapkan makan malam di meja!


Luna nampak canggung untuk bercengkrama dengan yang lain matanya terus menatap setiap ruangan, seakan mencari sesuatu, yani tampak nya mengerti kegelisahan gadis yang akan menjadi menantunya itu, walaupun mereka baru bertemu beberapa menit yang lalu! tapi entah mengapa dia sangat menyukai gadis itu.


" kamu mecari sesuatu nak? tanya yani menyadari kegelisahan gadis itu.


" iya tante,! risya di mana ya ko dia ngak keliatan,? jawab luna

__ADS_1


" mungkin di kamar kali ka, ka risya emang gitu kalau ngak ada kerjaan lagi dia langsung balik ke kamar! jawab rima yang ikut menimpal omongan luna dan yani!


" ooohh gitu ya, jawab luna sekedarnya dengan tersenyum!


" ko di kamar rim, emang ka risya, ngak tau ya ada acara makan malam? tanya yani lagi.


" tau nya, tapi kiranya non risya makan malam sama keluarga aja, soalnya pasti bantu bibi di dapur sempat nanya, tapi bibi jawab den rifal yang buat acara makan malam ini nya! jawab ima menimpal pertanya yani untuk putrinya!.


" oh ya udah rima pangilin ka risya di kamar ya, bilang mama yang minta,!


" aku boleh ikut ke kamar risya ya tante? tanya luna dan di jawab anggukan yani.


" ya udah ka ayo kita keatas, ajak rima!.


Luna dan rima bejalan kekamar risya, ketika rima mengerakan hendel pintu itu, di liat lah sosok risya yang sedang meringkus di balik selimut tabal sambil tanganya memeluk erat boneka pemberian zen***.


.


.


.


..


*Bersambung.

__ADS_1


๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


๐Ÿtinggalkan jejak ya kalau kalian su


__ADS_2