Dunia Para Legenda

Dunia Para Legenda
hidup seorang manusia


__ADS_3

Hidupku di dunia ini sudah mencapai 133 tahun, karena aku mempelajari ilmu spritual di dunia ini, aku memiliki kehidupan yang berbeda dari manusia lainnya.


100 tahun yang lalu aku menemukan buku berisi pemanggilan mahluk dari dari dunia lain, aku mencoba mempraktekkannya, dan aku memanggil makhluk burung berkaki empat berwajah singa bertanduk, auranya membuatku pusing dan mual-mual.


"Dimana aku? Apakah kau yang memanggil ku di dunia ini?" Kata sang mahluk tersebut. Dengan rasa takut aku menjawab pertanya demi pertanyaan yang di ajukan mahluk tersebut.


"Oh begitu rupanya, kau tau siapa yang kau panggil ini? Panggil saja aku tuan Grifon!" Begitulah dia memperkenalkan dirinya.


Dia tetap di sisiku kemanapun aku berada, walaupun badannya sebesar gajah, hanya aku anak kecil dan orang-orang tertentu yang bisa melihatnya.


Suatu hari kenalanku memiliki penyakit yang aneh, yang tidak bisa di sembuhkan oleh ilmu kedokteran, Grifon merasakan sesuatu yang aneh, dia merasakan adanya mahluk dari dunia lain yang mengganggunya, dan dia meminta aku agar aku merasukinya, dia komplen karena energi di dalam tubuhku sangatlah sedikit dia hanya bisa melacak asal dari penyakit tersebut, karena aku hanya memiliki energi yang sedikit, dengan arahan grifon, aku menuju asal makhluk jahat tersebut.


Kami pun sampai di sebuah rumah tua namun terlihat mewah, terlihat kakek-kakek tua dengan aura luar biasa dan mahluknya yang berwujud ular.


Dengan mudahnya Grifon mengusir mahluk ular tersebut dengan kekuatan nya. Dia mengembalikan mahluk ular tersebut ke dunia asalnya. Setelah bernegosiasi dengan kakek tua tersebut, dan akhirnya kakek tua itu mejelaskan semuanya.

__ADS_1


Tenyata ada teman kerjanya kenalanku yang cemburu dan membayar kakek tersebut untuk membuat kenalanku menderita.


Karena usianya sudah sangat tua, tanpa mahluk ular perliharaannya kakek itu pun hanya kakek-kaket tua yang memiliki fisik yang lemah.


Setelah itu aku pergi ke tempat kenalanku, dengan Wajah yang ceria dia menyambutku dengan makanan, minuman, serta beberapa hadiah yang di berikan kepadaku.


Dia menanyakan apa yang terjadi dan aku menjelaskan semuanya.


Karena kejadian tersebut aku menjadi terkenal di daerah kampung halamanku, berbagai orang yang mempunyai penyakit aneh datang meminta penyembuhan kepadaku. Aku sangat berterima kasih kepada Grifon, karena bantuan darinya, aku dapat hidup enak tanpa menghawatirkan kekurangan harta ataupun makanan.


Kemudia aku mengambil cuti dan pergi ke berbagai tempat untuk mengambil energi kehidupan yang ada di sana. Di sana aku bertapa dan berpuasa.


Dengan adanya Grifon dengan mudahnya aku mendapatkan izin dari penghuni disana.


Aku pergi ke berbagai tempat, hutan, gunung bersalju, pantai, serta Padang gurun.

__ADS_1


Aku juga bertanya-tanya siapakah Grifon itu? Kenapa kekuatannya sangat kuat? Dari mana asalnya? Tapi dia hanya menjawab, "pasti nanti kau akan mengetahuinya, aku hanya menikmati hidup menjadi bawahanmu, bukan hanya bawahanmu, tetapi teman yang membuat perasaanku damai". Walaupun dia suka berbuat seenaknya, tapi aku bisa menahannya karena di dunia ini dia tidak bisa hidup tanpa energi ku.


Sepuluh tahun sudah berlalu, aku kembali ke kampungku dengan aura yang luar biasa. Keadaan kampungku sekarang menjadi sejaterah karena banyak orang-orang dari luar desa mengujungi desaku untuk meminta bantuanku, karena aku tidak ada. Mereka memutuskan untuk mengindap ataupun pulang kemudian kembali lagi. Berkat itu perekonomian di desaku sangat maju.


Karena sudah lama mengambil cuti, aku memutuskan untuk kembali membantu orang lagi. Sekarang energi kekuatanku sudah sangat berlimpah, aku dan Grifon tidak harus mendatangi musuh, Dengan kekuatanku dan Grifon, serta alat-alat yang aku dapatkan dari berbagai tempat dengan mudahnya aku mengalahkan musuh-musuhku.


Kenalanku yang pernah aku obatin, dia bernama Jaka, dia berguru denganku, aku pun memberikan teknik dari buku yang aku temukan. Dia pun berhasil memanggil mahluk harimau berwana hitam yang menyebut namanya Ungtam.


Aku memiliki banyak cicit, 32 cucu, 14 anak, dan 2 istri. Karena istri pertama ku meninggalkan dunia ini, aku memilih untuk menikah lagi.


Saat ini aku berumur 133 tahun 2 istriku sudah meninggal. Aku juga sudah mewariskan harta dan ilmu kepada keturunanku.


Sejak usiaku 100 tahun aku hanya bisa duduk dan mempunyai banyak penyakit di tubuhku, selama 33 tahun aku menjalani siksaan hidup seakan-akan aku tidak bisa mati, mual dan pusing, sekitar 20kali dalam sehari aku muntah mengeluarkan cairan di dalam tubuhku. Seolah-olah malaikat maut takut mengambil nyawaku.


Pada saat di titik jenuhku sebagai manusia, Grifon memiliki solusi untuk masalahku tersebut.

__ADS_1


(Bersambung)


__ADS_2