Dunia Para Legenda

Dunia Para Legenda
Aquatic Elf


__ADS_3

Terlihat para orc datang membentuk benteng yang berjalan, para elf Archer melepaskan anak panah mereka, tetapi tubuh orc sangat keras, para elf pun mengganti panahnya dengan panah dengan ujung batu.


Sedikit demi sedikit kulit orc itu terkelupas, tetapi tiba-tiba ada ledakan di kaki elf matahari yang di naikin oleh elf Archer, yang menyebabkan kan elf matahari kehilangan keseimbangan nya.


Ternyata para Goblin yang menaruh bom di tempat dibawah kaki elf matahari, hal itu menyebabkan pihak elf terluka.


Pasukan elf yang terluka langsung di bawa menunju tempat pengobatan.


Ini bencana, pihak kita hanya bisa menyerang kulit orc sedikit, tetapi pihak musuh dapat melukai beberapa pasukan.


Karena Goblin yang membawa bom berkemampuan tidak terlihat, Fanya langsung mengerahkan pasukan litha,  dengan berubah menjadi serigala, mereka dapat mencium dan merasakan hawa Goblin yang tidak terlihat.


Dengan cepat pasukan itu langsung mencabik-cabik daging Goblin itu dengan ganas, sebagian pasukan Goblin langsung mundur menuju benteng berjalan itu.


Kemudian orc bergeser dan membuka sebuah cela, dari cela itu terlihat para Orge, bersenjata lengkap dan menunggangi beruang maju dengan begitu cepat.


Dengan tombak dia melempari parah pasukan elf serigala, pasukan litha pun mencoba menyerang pasukan Orge itu, tetapi beberapa dari mereka tidak bisa mengatasi nya karena zirah yang keras di miliki oleh para Orge.


Fanya pun memerintahkan pasukan litha itu berlindung di dalam hutan untuk mengobati yang terluka.


Pasukan Litha yang telah mengalahkan Goblin, mereka membawakan bom yang di pakai Goblin itu.


Di bawanya bom itu ke pada kami, pasukan Variel, dari udara kamu jatuhkan bom itu ke dalam benteng berjalan itu.


Bom itu menewaskan ratusan bangsa troll, tetapi anehnya mereka bisa di sembuhkan kan di hidupkan kembali.


Aku pun melihat ke tengah-tengah benteng itu, ada banyak sekali Necromancer.


Jadi benteng ini benar-benar di lindungi dari depan, belakang, dan tengah, semua yang berada di dalam benteng ini adalah jangkauan sihir Necromancer itu.


Para troll yang yang di dalam benteng itu akan tetap hidup, apabila kita mau menghancurkan benteng itu, kita harus membunuh para Necromancer itu dahulu.


Namun apabila benteng itu masuk ke pulau elf, akan semakin sulit kita akan memenangkan perang ini.


Leviathan secara tiba-tiba, dari dalam laut meluluh-lantahlan benteng itu, orc yang menjadi tembok itu pun hancur berkeping keping.


Tetapi dengan adanya Necromancer, tidak perlu waktu banyak untuk membangkitkan kan.


Fanya memerintahkan pasukan kalaveri masuk kedalam benteng tersebut membentuk barisan dengan kuda dan tameng besar.


Ketika Leviathan menghancurkan orc itu, pasukan kalaveri yang di pimpin oleh Yuires, langsung masuk menembus benteng itu.


Yang di incar oleh pasukan kalaveri adalah pasukan Necromancer, siapa pun yang menghalanginya akan di bunuh.


Tetapi pasukan kalaveri tiba-tiba melemah dan terjatuh, ternyata dari dalam benteng itu ada Raja iblis Damballa, dengan kekuatan nya dia melemahkan pasukan elf dengan teknik Voodoo nya.


Fanya langsung memerintahkan pasukan Kalaveri untuk mundur, dan Pasukan Variel langsung di perintahkan kan menyelamatkan pasukan kalaveri yang terjatuh.

__ADS_1


Dengan cepat pasukan Variel terbang menghampiri pasukan kalaveri dan membawanya terbang menuju pasukan medis.


Pasukan kalaveri yang tersisa kembali ke hutan untuk menunggu perintah selanjutnya.


Benteng troll semakin lama semakin mendekati pantai pulau elf, seberapa keras Leviathan menyerang tetap saja susah menghancurkan benteng itu.


Benteng berjalan itu mulai masuk ke pantai pulau elf, kita bahkan Leviathan tidak bisa menahan benteng itu.


Tiba-tiba terdengar suara nyanyian yang sangat indah, aku melihat para elf seperti banyak menambah kekuatan.


Terlihat dari dalam laut muncul sekelompok elf menuju ke tepi pantai.


Pemimpin mereka memiliki aura dan paras seperti Fanya.


"Hallo mbak, aku dengar kau lagi berada dalam masalah, ternyata itu benar, apa kamu merindukan suara merdu ku?" Tanyanya kepada kepada Fanya.


"Hehehe, hai Zifan, aku sangat merindukannya, kumohon bernyanyi lah dengan keras" jawab Fanya.


"Baiklah, tapi ini tidak gratis loh," serunya elf itu kepada fanya.


"Yayaya, aku terserah kamu saja" jawab fanya.


Elf itu bernama Zifan, dia ada adalah adiknya Fanya, serta pemimpin para elf air itu.


Walaupun dia bangsa elf, dia adalah Elf yang berjenis Aquatic Elf.


Dengan bertambahnya kekuatan dari pihak elf, Fanya memerintahkannya pasukan kalaveri masuk kedalam benteng itu lagi.


Leviathan tidak henti-hentinya mendobrak benteng itu dengan wujud naga nya.


Ketika benteng terbuka sedikit, pasukan kalaveri masuk dah mengincar para Necromancer.


Selain menambahkan kekutan untuk para elf, nyanyian elf air juga menyembuhkan apabila elf yang lain terluka.


Para pasukan terbang bersiaga apabila ada elf yang sekarat, mereka langsung menghampiri nya dan membawanya kembali ke tim medis untuk di obati.


Dengan semangat yang baru bangsa elf, bangsa elf menyerang dengan kekuatan penuh, tujuan mereka sekarang hanya satu, ya itu menghancurkan Necromancer.


Pasukan kalaveri terus menuju Necromancer walaupun kekuatan Damballa mengintimidasi nya.


Pada saat itu datanglah sesosok troll besar, bertangan enam.


Sosok itu adalah pemimpin bangsa troll, yaitu Rakshasa, dengan satu ayunan tangan, para elf kalaveri terpental jauh.


"Akhirnya dia datang juga!" Kata Fanya sambil menuju kearah Rakshasa.


Fanya menyerang Rakshasa dengan pedangnya sambil berlindung di belakang tamengnya.

__ADS_1


Dia menjauhkan mahluk itu dari dari kerumunan elf kalaveri dan bertarung satu lawan satu.


Elf kalaveri langsung berusaha menuju Necromancer untuk menyerang menangkap fisiknua.


Tapi Serangan mereka ditahan oleh para Orge, walaupun posisi mereka tidak terdesak, tapi mereka menolak untuk mundur.


Leviathan menerobos masuk ke dalam benteng, dia bertanya di mana lokasi Damballa, dengan mengalahkan kannya mungkin perang usai.


Pasukan Variel dan pasukan elf salju, langsung mencari dimana Damballa berada.


Aku memintanya ijin menghampiri jenglot untuk mencarinya dengan jiwanya.


Setelah Fanya mengijinkan nya, Aku datang menghampiri jenglot, aku memintanya untuk membantu mencari tempat persembunyian Damballa.


Tapi ada yang ingin di katakanlah oleh tuyul kepadaku, kelihatannya sangat sangat penting.


"Kamu ini bukan dari bangsa elf kan?" Tanya tuyul itu,


"Ya, aku keturunan naga dan burung," jawab ku.


" Izinkan aku melayani mu, aku bersedia menyerahkan setengah energi jiwaku kepadamu, aku bisa membantu kalian dapat perang ini." Tanya tuyul kepadaku.


Karena aku tidak mau merugi dalam perjanjian ini, aku akan menolaknya, aku tidak mau merugi lagi.


Jenglot berkata kepadaku, bahwa ras troll bukanlah ahli dalam sebuah perjanjian, dia adalah ras yang hanya mementingkan dirinya sendiri tanpa tau konsekuensinya.


Mereka hanya menuruti mahluk yang lebih kuat dari dia dan menyiksa yang lebih lemah dari dia. Itulah hukum rimba bangsa troll.


"Baiklah aku akan mempertimbangkan saranmu, tapi ada beberapa pertanyaan yang harus kamu jawab dengan jujur" jelas aku.


"Apakah kamu sudah pernah memberikan energi jiwa mu kepada mahluk lain?" Tanya ku kepada tuyul.


"Ya aku pernah memberikan jiwaku kepada dokkaebi, tapi hanya sedikit, tapi dengan kekuatan mu, aku yakin aku tidak terjadi apa-apa melihat jenglot bisa diselamatkan oleh mu walaupun memberikan setengah energi jiwanya kepada raja iblis Damballa." Jelas tuyul


"Kemudian syarat nya apa harus aku lakukan padamu?" Tanya ku kepada tuyul.


"Sederhana saja, aku hanya minta perlindungan dari mu apabila bangsa troll dan elf menyerang ku." Jawab tuyul


"Tapi bukannya sebaiknya kamu memilih perlindungan dengan raja iblis Damballa, dia lebih kuat daripadaku, lagipula dia mempunyai kemampuan memprediksi yang sangat Akurat, dia pasti menang dalam perang ini, sampai sekarang pun kamu masih belom menemukan titik lemah dari pasukan troll itu, Bagaimana kau bisa menjelaskan hal itu?" Tanya ku kepada tuyul.


"Raja iblis Damballa, memang ahli dalam memprediksi, dia bisa memprediksi bawah bawahan mu jenglot akan berkhianat kepadanya, makannya dia menghancurkannya energi jiwanya, tapi yang dia tidak ketahui adalah bahwa saat ini jenglot Masih hidup, itu akan membuat prediksi nya salah, dengan adanya diriku, mungkin aku bisa mengalahkan suku troll." Jelas tuyul


"Pertanyaan terakhir, mengapa kamu ingin berperang untuk bangsa elf padahal kamu adalah bangsa troll?" Tanya ku kembali.


"Ya karena aku menyukai wanita wanita elf, mereka sangat cantik, dari leluhur nya sampai yang kecil, dan aku tidak bisa melihat wanita terluka." Jawabnya kepadaku.


Hmm, ternyata alasan tuyul sangat sederhana.

__ADS_1


"Baiklah serahkan setengah energi jiwanya kepadaku, kemudian kita bertiga akan memasuki benteng musuh dan mencari raja iblis Damballa."


__ADS_2