Dunia Para Legenda

Dunia Para Legenda
Raja Iblis Leviathan


__ADS_3

Pada saat ini Merit menanyakan tentang orang tuaku, aku menjelaskan bahwa ayahku adalah Anta, putra bungsu dari Raja Naga Hitam Yuzong.


"Oh, pantas saja kekuatan ayahmu melebihi Fanya, kalau saja ayahmu ikut dalam perang ini, kita akan lebih di untungkan," jelas Merit.


Pada saat itu fanya datang kemari karena ingin melihat perubahan adikku, Fanya pun juga terkejut melihat perubahan adikku sama seperti merit.


Kemudian merit bertanya tentang ibuku, dan aku menceritakan kejadian dari aku lahir sampai saat ini, aku mengatakan bahwa ibuku adalah seekor elang, pada saat aku di lahir kan kedua orang tua ku adalah seekor elang.


"Hmm, aku heran, bagaimana mungkin naga dan elang bisa mempunyai anak yang luar biasa seperti kalian?" Tanya Fanya.


Fanya menjelaskan bahwa aku adalah ras dari seorang siluman, siluman adalah mahluk setengah binatang, pada saat kultivasi mereka berada di ranah monster, mereka terbagi menjadi beberapa jenis evolusi yang beragam.


Aku berevolusi menjadi Garuda, hanya ada satu orang di dunia ini yang bisa berevolusi menjadi Garuda.


Dwi berevolusi menjadi Harpy, Harpy di dunia ada dua ekor, kedua nya masih hidup di satelit yang di kuasai oleh dewa Zeus, Fanya heran karena ada Harpy ketiga di bumi.


Dan yang lebih mengagetkan lagi adalah Tri, bukan hanya kelamin saja yang berubah, dia berevolusi menjadi Thunderbird, Thunderbird adalah evolusi yang sudah lama punah.


"Apakah kalian punya saudara lagi?" Tanya Fanya kepada kami.


Dita dan 50 ekor naga juga termasuk saudara ku, karena mereka juga anak dari Ayahku, walaupun berbeda ibu.


Tapi aku juga punya Abang lagi, walaupun ayah membuangnya, aku menjelaskan Grifon dari kehidupan aku sebelumnya.


Aku memberikan ciri-ciri nya pada waktu itu.


"Griffin, jadi evolusi Abang mu adalah Griffin ya? Kamu memiliki keluarga yang luar biasa, aku penasaran dengan nama ayah dan ibumu, siapa kah dia?" Tanya Fanya.


Aku menjawabnya, ayahku bernama Anta dan ibuku bernama Kinnari.


Setelah aku menyebut nama ibuku, Fanya dan Merit terkejut, aku langsung bertanya kepada Fanya "apakah kau tau siapa ibuku?"


"Ternyata begitu, jadi naga itu adalah suaminya Kinnari, pantas saja kalian memiliki keluarga yang luar biasa" jelas Fanya.

__ADS_1


"Lalu sebenarnya siapakah ibu kami? Apa kau mengenal nya?" Kembali aku mengulangi pertanyaan ku.


"Ya, aku mengenal ibumu, aku tidak berhak memberi tau mu, cepat atau lambat kau akan mengetahuinya dari ibumu sendiri," jelas Fanya.


"Lalu dimanakah sekarang ibumu?" Tanya merit.


Aku memberi tau nya, bahwa ibuku sedang menjalani hukuman karena kelakuan abangku.


"Aku ingin menyelamatkan nya dari hukuman itu, apakah aku yang sekarang sudah cukup kuat untuk melawan ibu tiri ku?" Aku bertanya kepada Fanya.


Tetapi Fanya meletakan tangannya ke bahu ku dan berkata "untuk saat ini kamu belum cukup kuat melawannya, seandainya kamu sudah cukup kuat untuk melawannya, aku berharap kamu tidak melawannya"


"Kamu harusnya mengerti, dendam hanya akan menciptakan dendam, apakah kau pikir dengan cara membalaskan dendam mu itu semua akan selesai? Bagaimana dengan anak dari ibu tiri mu? Bagaimana dengan Dita dan para naga? Apakah kau siap menjadi target balas dendam mereka?" Serentetan pertanyaan di berikan kepadaku.


Aku tidak tau jawaban apa yang akan ku berikan kepada fanya, untung saja dia berkata seperti itu, kalau tidak aku pasti sudah bermusuhan dengan Dita, aku tidak menginginkan hal itu terjadi, tapi bagaimana pun caranya aku pasti akan menyelamatkan ibuku.


Esok harinya merit datang ke penginapan ku, Fanya memerintahkannya untuk membujuk aku agar aku mau membuat kan tempat dari ramuan yang kemarin aku buatkan untuk jenglot.


Karena bangsa elf tidak ada yang menguasai elemen batu, dan karena perang ini di sebabkan oleh jenglot, aku tidak punya alasan untuk menolaknya.


Aku ingin tau apa yang jenglot lakukan sekarang untuk perang, apakah dia hanya tidur-tiduran dengan damai?


Ini tidak bisa di maafkan, suatu hari nanti aku pasti akan menyiksanya, sama seperti dia menyiksaku saat ini.


Tiba-tiba seorang elf memanggil ku untuk menolong jenglot, apalagi yang dia lakukan?


Aku segera datang menuju tempat nya, dan aku terkejut melihat jenglot berada di tangan seseorang .


Orang itu sangat besar, memiliki aura dewa, dengan mata merah menyala, bersenjata seperti trisula dengan dua sisi, dan bermahkota hitam.


Tidak mungkin, dia adalah raja iblis Leviathan, dia sudah datang kemari, aku langsung menyerang nya demi menyelamatkan jenglot.


Dengan feris, aku membekukan badan Leviathan dan merebut jenglot dari genggamannya.

__ADS_1


Karena kekuatan ku tidak cukup, tentu saja dengan mudahnya dia dapat memecahkan es itu.


Kemudian Leviathan bertanya kepadaku "Siapakah dirimu ini?"


Aku pun menjawab "Mohon Maaf atas ketidaksopananku, tapi Jenglot itu adalah murid ku"


"Bagaimana bisa kau menjadi gurunya?" Tanya Leviathan.


"Ya dia bersumpah menjadi anak buah yang setia kepadaku dan dia juga menyerahkan setengah energi jiwa nya kepadaku" jawabku.


"Hahaha, apakah kau yakin dia menyerahkan setengah jiwanya kepadamu? Apakah kau yakin kalau kau tidak di tipu olehnya?" Tanya Leviathan sambil tertawa.


Karena pertanyaan itu, aku menjadi curiga dan menatap jenglot.


"Ya aku yakin karena pada saat dia memberikan jiwanya kepadaku, dia mengalami evolusi menjadi seorang monster." Jawabku kepada Leviathan.


Kemudian Leviathan menyuruh seluruh orang di ruangan itu pergi meninggalkan aku dan jenglot.


Setelah semuanya pergi, sebenarnya apakah yang ingin Leviathan tanyakan padaku? Apakah jawaban yang aku berikan kurang meyakinkan nya?


Leviathan jalan dengan santai menuju ke arahku, dia menatapku dengan sangat dekat.


"Kau tau apa yang murid mu perbuat kepadaku?" Tanya Leviathan.


"Aku memang merasa bahwa ada sesuatu yang dia lakukan kepadamu, itu terlihat pada saat aku ingin membawanya ketempat mu, dia sangat ketakutan, tetapi dia tidak memberitahu apa yang sebenarnya dia lakukan." Aku menjelaskan kepada Leviathan.


"Dia menipu ku, dia memberikan energi jiwa kepadaku, tetapi dia memberikan energi jiwa orng lain kepadaku, aku sebagai raja iblis yang agung dapat di permainkan oleh mahluk seperti dia, aku seperti tidak mempunyai harga diri sebagai raja iblis" jelas Leviathan.


Oh, Ternyata pertikaian hanya karena gengsi, lagipula bagaimana bisa seorang raja iblis bisa di tipu oleh jenglot? Tetapi itu mungkin saja karena jenglot pernah mempermainkan ku juga


Aduh, mengapa dia selalu membawa ku kedalam masalah? Yang pertama perang, yang kedua raja iblis Leviathan, bagaimana agar aku bisa melindungi nya, kepalaku menjadi sangat sakit karena memikirkan ini.


Kemudian Leviathan berkata kepadaku sambil berbisik "Tenang saja, aku tidak akan membunuhnya, aku hanya ingin menyiksanya sampai aku puas, aku mohon pada mu untuk tidak menggangu ku"

__ADS_1


Seorang raja iblis memohon kepadaku, sekarang sudah memutuskan langkah yang harus aku jalani.


__ADS_2