
Bagaimana mana bisa Goblin ada disini? Aku langsung menahan Goblin itu.
Goblin itu menatap ku dan jenglot dengan takut, walaupun tubuhnya lebih besar daripada jenglot.
Apakah dia mendengar pembicaraan ku dan jenglot? Daripada dia membuat masalah menjadi lebih besar, aku akan menyerahkan dia kepada fanya.
Aku langsung bergegas pergi menuju Fanya, pada saat itu fanya sedang mengadakan pertemuan dengan bella, Rika, dan Leviathan.
"Masalah ini biar aku saja urus, aku akan mengintrogasi nya, aku pandai dalam hal ini" ucap Leviathan.
Aku merasakan hal yang buruk saat Leviathan mengatakan itu, aku sendiri tidak percaya bahwa dia mengatasi hal ini.
"Jadi, siapa nama mu, atas perintah siapa kau kemari? Dan apa saja yang sudah kau lakukan disini?" Tanya Leviathan kepada Goblin itu.
Hadeh, bukan begitu caranya mengintrogasi, kekhawatiran ternyata benar, setelah serentetan pertanyaan itu, Goblin itu langsung pingsan ketakutan.
Setelah Goblin siuman, Fanya meminta tolong agar Rika yang mengintrogasi nya.
Tetapi Goblin itu tetap tidak ingin menjawab nya dan melihat kearah Leviathan.
Kemudian Fanya meminta Leviathan untuk pergi, Leviathan pun menuruti nya.
"Tenang saja, kalau raja iblis itu mengganggu mu, aku yang pertama kali bertindak agar dia tidak menganggu lagi" kata Rika kepada Goblin itu sambil memberi kan senyum yang sangat menyeramkan.
Karena senyuman Rika, Goblin itu ketakutan dan pingsan kembali.
Fanya pun kembali kecewa dan memerintahkan Rika untuk pergi.
Setelah siuman Goblin itu kembali siuman, yang pertama kali dia Lihat adalah senyuman ramah Fanya dan Bella.
Fanya pun bertanya, "baiklah adik kecil, siapa namamu?"
"Namaku adalah Tuyul, aku di tugaskan oleh raja Goblin yaitu dokkaebi untuk menyusup ke pulau elf dan mengambil segala barang berharga, aku sudah mengambil berlian ini, pusaka ini, dan ramuan dan potion ini, Aku bersedia mengkhianati bangsa Troll dan bergabung dengan kalian bila kalian mengizinkan, asalkan aku tetap berada di dekat kakak-kakak yang cantik ini, jadi siapa nama Kakak-kakak ini?" Jawab Goblin itu sambil mengeluarkan barang-barang curian nya dari dompet dimensi.
Dompet dimensi adalah dompet yang didalamnya memiliki dimensi lain, itu dapat menyimpan barang yang sangat banyak tanpa khawatir kepenuhan.
__ADS_1
Yang di tanya oleh Fanya hanyalah namanya saja, tapi mengapa dia menjelaskan semuanya tanpa harus ditanya?
"Namaku adalah Fanya, dan dia adalah Bella, kemudian bagaimana caranya kamu bisa sampai disini? Sedangkan dari tanah troll sampai sini harus menyebrangi selat, dan menurut Rika, tidak ada kapal yang berlabuh di pantai elf." Tanya Rika kepada Goblin itu.
"Hehehe, aku adalah Goblin yang spesial, dulu ada seekor mermaid yang yang melatih ku berenang, jadi aku adalah satu-satunya Goblin amfibi." Jawab Goblin itu.
Pasti mermaid itu perempuan cantik, hadeh, ternyata Goblin ini pencinta wanita cantik.
Tapi ini akan menjadi keuntungan bagi pulau elf apabila Goblin itu benar di pihak kita.
Kemudian Goblin itu di bawa oleh Fanya ke atas gunung bersalju, karena sangat berbahaya apabila dekat dengan laut.
Lalu Fanya memerintahkannya elf yang tinggal di sana untuk menjaga penjaranya.
Keesokan harinya rapat besar pun dimulai, raja iblis Leviathan, Dwi, Tri, dan aku serta jenglot ikut rapat sebagai tamu yang membantu.
Seluruh Para petinggi elf pun juga datang.
Puncak dari struktur organisasi, pemimpin dan juga leluhur elf, semua perintah di pimpin oleh Fanya.
Elf matahari yang bertugas di Baris pertahanan pertama yang menjadi pelindung seluruh rakyat pulau elf, elf Matahari dipimpin oleh Rika.
Elf bintang yang berada di baris paling belakang, menyembuhkan pasukan yang terluka dengan energi kehidupan yang tinggi, tim medis di pimpin oleh Merit.
Elf bulan yang memiliki sayap, ahli dalam serangan udara, pasukan udara dipimpin oleh Variel.
Elf bintang yang bisa jadi serigala, menyerang sangat cepat, pembunuh tanpa terlihat, mencabik-cabik musuhnya Tanpa ampun, setengah elf setengah serigala dipimpin oleh litha.
Elf matahari yang paling dekat dengan matahari, hidup di atas gunung bersalju, bertugas untuk memantau dan melaporkan jalannya perang kepada semua elf, elf salju di pimpin oleh Elisa.
Elf Bulan yang memliki penglihatan seperti elang, bersenjata kan busur dan anak panah, dia bersembunyi di balik elf matahari, elf Archer di pimpin oleh miya.
Yang terakhir Elf bulan berzirah lengkap, membawa, tameng, tombak, pedang, dan kuda. Elf kalaveri di pimpin oleh Yuires.
Leviathan bertugas menjaga lautan di sekitar pulau elf, aku bergabung dengan pasukan Variel, Dwi dan Tri bergabung dengan pasukan Merit, sedangkan jenglot bergabung dengan Elisa.
__ADS_1
Karena jenglot yang menangkap Tuyul, jadi dia di tugaskan di gunung es sekaligus menjaga tuyul.
Kemudian dari pasukan dari pihak troll di pimpin oleh leluhurnya yaitu Rakshasa, troll berevolusi menjadi empat jenis.
Yang pertama adalah Goblin, mereka adalah mahluk kecil yang membawa kantong dimensi, walaupun kelihatannya lemah, dia juga harus diwaspadai karena berkemampuan mencuri dan menghilang.
Kemudian adalah orc, mereka memiliki tubuh yang sangat besar dan keras.
Lalu Orge, mereka troll yang memiliki kecerdasan sendiri, dan ahli dalam menggunakan senjata.
Yang terakhir adalah Necromancer, mereka ahli dalam menggunakan ilmu sihir untuk membangkitkan mahluk.
Kami tidak tau kapan tepatnya bangsa troll menyerang, kemari saja mereka sudah mengirimkan tuyul ke pulau elf.
Kami pun berjaga di pos kami masing masih, pada saat ini kesunyian yang sangat mencekam, matahari mulai terbit.
Walaupun tidak ada tanda tanda dari kapal musuh tapi firasat ku mengatakan sebentar lagi perang akan pecah.
Tiba-tiba suara sangkakala dari bangsa Troll berbunyi, kami tidak mendeteksi darimana serangan akan muncul.
Pasukannya Elisa belum bisa melihat tanda-tanda serangan dari musuh, kemudian Leviathan menginformasikan bahwa ada pergerakan air dari arah barat.
Aku berserta pasukan Variel langsung menuju lokasi, tidak ada tanda-tanda kapal dari musuh.
Karena Bunyi dari sangkakala troll itu, bangsa elf menjadi panik.
Aku harus tenang, Apakah bunyi sangkakala itu hanya tipuan agar bangsa elf panik? Apakah pergerakan air di barat hanya untuk menipu kita dan mereka menyerang dari timur?
Kalau kita menelusuri lautan, akan memakan waktu yang sangat lama.
Tak lama kemudian, aku melihat laut tenang seketika terbelah menjadi dua,
Sedikit demi sedikit bangsa troll terlihat dari dalam air.
Ternyata mereka tidak menggunakan kapal untuk menyerang pulau elf, tetapi Damballa membelah lautan agar seluruh warga troll dapat ikut berpartisipasi dalam perang,
__ADS_1
Seperti nya mereka berencana tidak kembali ketanah tandus mereka, melainkan ingin menempati pulau elf untuk sebagai pulau mereka.
Fanya pun langsung sangkakala dari bangsa elf, sebagai tanda awal mula perang antara bangsa elf dan bangsa troll.