
Karena ada nya feris, kultivasi ku naik dari spesial langsung naik ke Monster.
Ketika seorang monster menerima murid, seharusnya butuh waktu agar murid itu menjadi monster kelas satu.
Jenglot yang tadi kultivasi nya kelas master sakti, karena menjadi murid ku, dia menjadi monster kelas satu.
Jadi menurut ayahku, tingkat kultivasi ku saat ini adalah master monster.
Karena jenglot saat ini adalah murid ku, aku bertanggung jawab mengajarinya dan melindungi nya.
Aku yang merasa pusing di dekatnya sekarang aku harus mengajari dan melindungi nya, seperti nya aku memang tidak mahir dalam hal kontrak atau perjanjian.
Sepertinya di dunia ini aku harus mencari teman atau rekan yang bisa aku percaya untuk melakukan sebuah perjanjian.
Baiklah, untuk saat ini aku tidak membawa jenglot ke raja iblis Leviathan, walaupun aku penasaran, Apa yang dilakukan nya sehingga dia begitu sangat ketakutan dengan Raja iblis Leviathan, sampai-sampai dia rela menyerahkan setengah jiwanya kepadaku.
Kami pun putar balik menuju pulau elf, pada saat itu kamu melihat bangsa troll bersiap menyerang salah satu pantai di pulau elf,
Aku, ayahku, dan Fanya, langsung melihat ke arah jenglot.
"Iya, itu salahku, bisa kah kalian menunggu untuk menghukum ku? Kita harus menghentikan perang itu dulu" ucap jenglot.
Bangsa Elf mengira bahwa bangsa troll lah yang menyebabkan prajurit elf kehilangan datang, tapi ternyata itu perbuatan anggota ras kami juga.
Hal itu menyebabkan perang selama tiga tahun tahun, dan bangsa Elf lah yang memulai nya.
Pulau elf di bawah perlindungan raja iblis Leviathan, dan kediaman bangsa troll di lindungi oleh raja iblis Damballa.
Walaupun kedua raja iblis mengetahui bahwa bangsa Elf dan bangsa troll sedang berperang, mereka tidak ingin mencampuri urusan mereka.
__ADS_1
Alasan yang pertama, raja iblis Leviathan tidak mempunyai alasan menyerang karena ras Elf yang mulai menyerang bangsa troll, dan bangsa Elf tidak memiliki bukti bahwa bangsa troll lah yang menyerang pasukan elf.
Alasan yang kedua, raja iblis Damballa tidak ingin berurusan dengan raja iblis Leviathan, Damballa adalah raja iblis yang memiliki kemampuan prediksi yang paling hebat diantara semua raja iblis, dia pernah memprediksi apabila dia bertarung dengan Raja iblis Leviathan, kemungkinan dia menang hanya dua puluh persen, tujuh puluh persen kemenangan raja iblis Leviathan, dan sepuluh persen kedua nya akan hancur.
Tetapi apabila bangsa Elf dan bangsa troll saling berperang, kemungkinan bangsa elf menang dua puluh persen, kemungkinan bangsa troll menang 30 persen, dan kemungkinan mereka seri adalah lima puluh persen.
Kemudian Fanya datang menemui bangsa troll yang memimpin disana, Fanya berkata ini memang kesalahan bangsa Elf.
"Bukankah kami sudah mengirimkan seorang elf untuk menjelaskannya? Apakah kalian masih menginginkan perang?" Tanya Fanya.
"Hahahaha, kami kemari bukan untuk berperang, kami hanya ingin mengembalikan ini" jawab troll yang memimpin disana sambil melemparkan karung kearah Fanya.
Kemudian Fanya membuka karung itu, wajahnya pun terlihat terkejut, aura nya marahnya pun lepas kendali, membuat kami yang di kultivasi di ranah monster tekena dampak mual dan pusing.
Aku mencoba mendekatinya dengan sekuat tenaga, dan aku melihat tiga kepala elf dari karung itu.
Mereka adalah elf yang di perintahkan Fanya untuk membawa pesan permintaan maaf, mereka di bunuh, rohnya pun di kurung dan di siksa.
Pada saat itu, jenglot langsung drop, dan mengeluarkan kan banyak darah dari mulut nya kemudian tidak sadarkan diri.
"Tenangkan dirimu dulu, apabila kau tidak bisa mengontrol emosi mu, kamu akan membawakan Malapetaka kepada bangsa elf" kata ayahku kepada fanya.
"Baiklah kita kembali ke hutan dulu dan membahas langkah-langkah apa yang harus kita lakukan" jawab Fanya sambil berusaha tenang, perlahan dia pun menarik aura nya.
Sesampainya di hutan tempat kediaman para elf, sebelum pembahasan di mulai, ayahku meminta maaf kepada fanya, bahwa dia tidak bisa berpartisipasi dalam perang ini, karena itu akan memberikan dampak kepada kerajaan naga yang ada di satelitnya.
"Sebenarnya aku kemari untuk meminta para elf melatih anak-anak ku, tapi aku tidak tau situasinya seperti ini jadinya." Ucap ayahku.
Karena elf terkenal akan energi kehidupan nya yang bagus, maka ayahku membawa kami untuk belajar bertahan hidup, dan skill penyembuhan untuk diri sendiri dan orang lain.
__ADS_1
"Baiklah kami hanya dapat mengajarkan anak-anak mu dalam waktu sebulan dari sekarang, tapi sepertinya tidak berlaku untuk Eka dan Dita, karena kultivasi mereka sudah berada di ranah di atas sakti." Ucap Fanya.
Fanya pun langsung memerintahkan anak buahnya untuk membawa Dwi dan Tri untuk berlatih skill penyembuhan.
Kemudian aku bertanya kepada fanya, apa yang dia lakukan kepada jenglot, karena pada waktu Fanya melepaskan auranya, jenglot langsung pingsan.
Tetapi Fanya mengaku tidak melakukan apapun terhadap jenglot, pingsan nya jenglot tidak ada hubungan dengan Fanya.
Kemudian Fanya memeriksa jenglot, dia berkata bahwa jiwa jenglot terluka, Fanya pun berusaha menyembuhkannya.
Sedikit demi sedikit energi jiwa jenglot membaik, dia memerintahkan anak buahnya untuk membawa jenglot ke tempat lain untuk beristirahat.
"Baiklah, karena pulau elf masih di daerah kekuasaan raja iblis Leviathan, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah memberi tau raja iblis Leviathan tentang deklarasi perang bangsa troll. Tapi, istana raja iblis Leviathan berada di dasar gunung berapi. Bangsa elf yang bisa ke tempat itu hanya tiga orang yaitu aku, Belle, dan Rika. dan ketiganya sangat di perlukan pada perang ini." Jelas fanya
Belle adalah elf bintang, walaupun seluruh elf dapat menguasai skill penyembuhan, tapi Belle lah yang paling ahli dan hal ini.
Rika adalah elf matahari, dia bertanggung jawab akan pertahanan di pulau ini, dia pula yang akan melindungi warga elf.
Dan Sudah jelas fanya dan seluruh anak buahnya yang akan berperang melawan bangsa troll.
"Kalau hanya menyampaikan informasi kepada raja iblis Leviathan, aku dapat melakukan nya, tetapi setelah aku memberikan informasi, aku akan pergi menghindari konflik di antara kalian, bagaimana dengan dengan kalian?" Tanya ayahku kepada aku dan Dita.
Aku memutuskan untuk tinggal di pulau elf, karena murid ku masih belum tau kapan dia akan sadarkan diri. dan aku tidak bisa meninggalkan nya.
Dita memutuskan untuk mengikuti ayahku ke istana raja iblis Leviathan dan pulang ke kerajaannya.
Kemudian Fanya mendekati Dita, dia menjulurkan tangannya kearah keningnya.
Dari ujung ibu jari Fanya mengeluarkan sinar hijau yang menyilaukan, lalu kuping Dita yang tadinya ada insang dibelakang kini menghilang, dan berubah menjadi panjang dan runcing layaknya elf.
__ADS_1
"Ternyata perasaan ku benar, memiliki darah elf, mulai saat ini, kamu bisa bertahan lebih lama di daratan tanpa air" kata Fanya kepada Dita.