
Jangan lupa Vote, Komen, dan follow akun akuu
Langsung up 2 part lhoo
Kasih semangatnya dongg
Selamat membaca(。•̀ᴗ-)✧
Keesokan harinya, Ara bangun tidur mandi dan membantu Bi Inem masak seperti biasanya lalu membangunkan Arkan.
"Arkan bangun," kata Ara sambil menggoyangkan lengan Arkan namun Arkan tidak berkutik sama sekali masih nyenyak.
"ARKAN KALAU KAMU GAK BANGUN SEKARANG MAU JADI PERINGKAT 3 BESAR GAK JADI HONEY MOON!!" pekik Ara membuat Arkan langsung berdiri.
"Apaan sih yang, kan aku udah bangun," kata Arkan mengucek matanya sambil berdiri didepan Ara.
"Abis Ara banguninnya susah," Ara mencibikkan bibirnya sebal.
"Kan semalem gak bisa tidur gara gara mikirin nilai kelulusan terus," kata Arkan dengan pipi mengembung dan bibir dimajukan seperti anak kecil yang kehilangan balonnya membuat Ara gemas lalu mencium pipi Arkan kilas membuat Arkan tersenyum lebar.
"Morning kiss udah sana mandi nanti kita telat aku siapin seragamnya dulu," kata Ara lalu menuju lemari pakaian Arkan dan mengambil baju seragam diletakan di kasur.
Arkan dan Ara sarapan lalu berangkat kesekolah menaiki mobil. Sesampainya di sekolahan 3 curut menghampiri mereka dan mengajak melihat papan pengumuman yang di penuhi siswa kelas XII yang melihat nilai mereka, Namun ketika Ara dkk datang semua langsung menyingkir memberikan jalan untuk mereka.
Ara mendapat peringkat 1, Arkan peringkat 2, Bian peringkat 10, Aldi peringkat 36 dan Devan peringkat 37. Arkan sangat senang melihatnya tidak sia sia dia belajar sepanjang hari karena hasilnya sangat memuaskan, Arkan berbisik pada Ara.
"Jangan lupa sayang honey moonnya," bisik Arkan membuat Ara gugup.
"Gila kenapa Arkan bisa dapet peringkat 2 sih," batin ara.
"Ayo makan gue traktir sepuasnya " kata Arkan sambil tersenyum.
Mereka menuju kantin untuk makan dan nongkrong karena Arkan yang akan meneraktir mereka. Aldi lah yang paling bersemangat kalau masalah makanan maju paling depan.
"Bu kantin sini Aldi yang paling ganteng mau pesen makan," teriak Aldi dengan PD nya.
"Idih ganteng apaan muka buluk gitu," kata Ara membuat semua tertawa kecuali Aldi yang sedang kesal.
"Udah muka Lo biasa aja nggak usah di jelek jelekin kan emang udah jelek dari sononya," kata Arkan semua tertawa lagi dan Aldi mendengus sebal.
"Nggak ceweknya nggak cowoknya sama aja nyebelin," kata Aldi.
"Bodo," kata Ara dan Arkan bersamaan lalu bertos ria membuat seisi kantin iri karena kekompakan mereka.
"Iya mau pesen apa?" Bu kantin.
"Saya mau pesen bakso 2 mangkok, nasi goreng 1, kentang goreng 1, hot chiken 1, es teh 2, jus alpukat 1," pesan Aldi.
"Lo emang laknat bener, mentang mentang di traktir persennya bejibun," kata Devan sambil menggeleng gelengkan kepalanya sedangkan Aldi hanya cengengesan.
__ADS_1
"Gue pesen Mie ayam 1, bakso 1, nasi goreng 1, telur balado 1, es teh 1, jus melon 1 udah itu aja," pesan Devan membuat Aldi melotot lalu menoyor kepala Devan.
"Yeee ogeb pesenan Lo sama banyaknya kayak gue bambank pengen nonjok rasanya," kata Aldi kesal sedangkan Devan hanya cengengesan.
"Gue pesen nasi goreng seafood 1 sama lemon tea," pesan Bian.
"Bibi kok cuma pesen itu doang sih?? Pesen lagi dong bibi lagi diet?" tanya Ara.
"Enggak kok kan biasanya gue makannya juga sedikit gak rakus kayak mereka," kata Bian sambil melihat Devan dan Aldi sementara yang dilihat hanya menyengir tak berdosa.
"Gue pesen nasi sama chiken balado minumnya lemon tea," pesan Arkan.
"Gue milkshake strawberry aja," kata Ara.
"Saya buatin dulu ya pesenannya," kata Bu kantin membuatkan pesanan mereka.
"Kamu kok pesen minum doang sih? Gak pesen makan?" tanya Arkan.
"Gak mood makan kan tadi dirumah udah sarapan," kata Ara karena Ara tidak mood makan karena teringat honey moon mereka.
"Iya Lo gimana sih Ra kan Lo dapet peringkat 1 kenapa kusut gitu mukanya," tanya Bian heran melihat muka Ara yang kusut.
"Gak papa,"
"Ra gue heran Lo kok bisa dapet peringkat 1 sih? Perasaan Lo kalau dikelas gak pernah merhatiin guru? Tas aja isinya cuma buku 1 sama bolpoin 1 itu juga kadang Lo minjem bolpoin gue, Lo buat contekan ya? Tapi kalau Lo buat contekan kenapa pas ujian Lo anteng?" tanya Aldi bertubi tubi karena kekepoannya Ara hanya mengendikan bahunya acuh.
"Belajar apanya orang kalau dirumah aja gak pernah nyentuh buku," kata Arkan.
"Ara tuh dia punya IQ diatas rata rata nggak kayak kita dari SMP dia juga udah jadi peringkat 1 terus," kata Devan.
"Kita? Lo aja kali," ejek Aldi.
"Eh otak kita itu 11/12 ya kalau Lo gak inget total nilai Lo sama gue itu cuma beda 0,5 doang," kata Devan.
"Yang penting lebih banyak gue nilainya," ejek Aldi.
"Kalian apaan sih nilai selisih 0,5 dong ribut, gue curiga jangan jangan kalian contekan ya?" Bian curiga.
"Lo kalau ngomong kok bener sih," kata Aldi nyengir tak berdosa.
"Pesanan datang," kata Bu kantin membawa pesanan mereka.
"Makasih,"
Mereka makan pesanan mereka sambil bercanda ria, setelah itu mereka bolos bersama main kerumah Arkan dan Ara untuk bermain PS sampai sore lalu Aldi,Bian dan Devan pulang.
Malam harinya Ara dan Arkan mengadakan acara makan makan merayakan kelulusan Ara dan Arkan di rumah Momy dan Daddy.
"Selamat ya sayang kalian udah lulus dan hasilnya sangat memuaskan," Papa, mama mengucapkan selamat untuk Ara lalu memeluk Ara.
__ADS_1
"Makasih Ma, Pa," kata Ara tulus.
"Dan kamu Arkan mama sama papa nggak nyangka kamu bisa mendapat peringkat 2 kita bangga sama kamu," lanjut Mama dan Papa.
"Iya dong mah kan kalau bisa masuk peringkat 3 besar dapat hadiah," kata Arkan smabil tersenyum lebar.
"Hadiah apa?" Tanya Mama, dan Papa.
"Em ayo keruang makan Ara udah laper," Ara mengajak Arkan untuk mengalihkan pembicaraan.
"Kamu laper ya udah Ma, Pa ayo kita kemeja makan," ajak Arkan mereka menuju meja makan lalu makan bersama setelah makan bersama mereka berbincang bincang.
"Kalian mau lanjut kuliah dimana?" tanya Daddy.
"Kalau Arkan kuliah di kampus yang di dekat rumah kita mau ambil jalur akselarasi biar cepet selesai sama kerja di perusahaan Papa kayak biasanya," jawab Arkan.
"Kalau kamu Ra?" tanya Daddy.
"Ara masih bingung mau kuliah dimana," jawab Ara.
"Kamu mau kuliah? Gak usah kamu dirumah aja kasih kita cucu," kata mama disetujui Dady,Momy,papa dan bahkan arkan membuat Ara tersedak jus jeruknya lalu Arkan menepuk pelan punggung Ara.
"Pelan pelan dong sayang," kata Arkan.
"Em 2 hari lagi Arkan sama Ara mau jalan jalan ke Paris," kata Arkan.
"Wahh bagus dong nanti kalau pulang bawa cucu yang banyak," celutuk Momy membuat Ara membulatkan matanya.
"Eee Momy,Dady, Mama, Papa Ara mau ke kamar dulu ya soalnya udah ngantuk," kata Ara menuju kamarnya lalu Arkan menyusul Ara.
Ara berbaring di kasur nya sambil melamun, Arkan ikut berbaring disamping Ara namun Ara terlihat masih belum sadar dari lamunannya membuat Arkan heran.
"Sayang lagi mikirin apa?" tanya Arkan sambil menyentil dahi Ara pelan membuat Ara terkejut.
"Apa?" tanya Ara.
"Kamu lagi ngelamunin apa?" tanya Arkan.
"Nggak apa apa," kata Ara lalu memejamkan matanya, Arkan menarik Ara kedalam dekapannya membuat Ara meronta.
"Diam biar gini aja nyaman," kata Arkan lalu Ara diam dan memejamkan matanya dan merasakan nyaman berada di dekapan suaminya dan akhirnya mereka tidur.
...Gimana Ceritanya??...
...Penasaran kelanjutan ceritanya??...
...Jangan lupa Vote...
...Maaf banyak typo...
__ADS_1