
Pagi hari matahari telah memancarkan sinarnya, burung burung berkicauan namun dua insan masih tertidur nyenyak, bahkan suara alarampun tak di dengarnya, hingga akhirnya ada seorang wanita paruh baya yang mengetuk pintu namun masih di abaikan dan mereka masih menjelajah mimpi mereka.
Malah kayak puisi wkwk
Tok.. tok.. tok..
"Ara, Arkan bangun sudah pagi," kata Mommy sambil mengetuk pintu.
"Mommy masuk ya," Mommy membuka kamar Ara dan terlihatlah sepasang suami istri yang masih terlelap bahkan dengan posisi saling berpelukan membuat Momy terkekeh pelan lalu memfoto diam diam.
"Ara bangun sayang," Mommy menepuk pelan pipi Ara.
"Hm," Ara
"Udah siang ayo sarapan dulu," ujar Mommy, Ara membuka matanya.
"Iya mom Ara mandi dulu," kata Ara menuju kamar mandi.
Setelah mandi Ara membangunkan Arkan. Arkan bangun dan melakukan ritual mandinya dan mereka turun makan bersama setelah makan Ara dan Arkan pulang untuk bersiap siap untuk acara prom night pukul 7 malam di sekolahan.
Ara, Arkan, Aldi, Bian, dan Devan sudah siap menggunakan baju yang mereka beli kemarin, mereka berangkat bersama ke sekolahan sesampainya di sekolahan banyak tatapan memuji mereka dengan terang terangan.
Most Wanted udah pada datang,
Ara cantik banget,
Ara sama Arkan couple goals,
Arkan ganteng banget,
Bian juga gak kalah ganteng kok,
Aldi sama Devan tetep ganteng walaupun agak Gesrek,
Dan masih banyak lagi.
"Duduk di sana yuk," ajak Bian menunjuk kursi kosong.
"Ayo," kata Arkan sambil menggandeng tangan Ara.
"Bawaannya kalau lihat makanan laper terus nih perut," kata Aldi mengambil cake yang disediakan dimeja.
"Iya gue juga," kata Devan ikut mengambil cake.
"Liburan ke mana?" tanya Bian.
"Kalau gue sama Ara besok ke Paris," kata Arkan.
"Wih ke Paris gak ngajak kita," ujar Devan.
"Ogah ngajak Lo yang ada rusuh," kata Ara membuat Devan mencibikkan bibirnya sebal.
"Gimana kalau kita muncak?" tanya Arkan.
__ADS_1
"Boleh tuh, tapi Lo kan mau ke Paris," Bian.
"Ya setelah gue balik dari Paris lah," ujar Arkan.
"Emangnya Lo ke Paris berapa hari?" tanya Bian.
"Cuma seminggu doang," kata Arkan.
"Oke jadi kita seminggu lagi ke puncak, pake villa keluarga gue aja gak usah nyewa," kata Bian.
"Nah bagus tuh, ntar kita malemnya bikin acara BBQ gimana?" tanya Aldi.
"Ide bagus, tumben otak Lo encer bener," kata Devan.
"Eh Ara tuh Lo dipanggil disuruh maju ke panggung penyerahan hadiah," kata Bian.
Peringkat 1 sampai 3 disuruh maju ke panggung untuk pemberian hadiah oleh pemilik yayasan (bokapnya Arkan), setelah pemberian hadiah dilanjut penampilan perwakilan kelas.
"Eh acara selanjutnya dansa nih mana gue gak ada pasangannya lagi," kata Devan.
"Gue juga," kata Aldi.
"Ya udah Lo berdua aja hahahaha," ejek Ara.
"Gak mau mending gue gak ikut dansa," kata Devan.
"Gue juga ogah mending gue makan," kata Aldi sang maniak makanan.
"Terserah kalau Lo bi?" Tanya Ara pada Bian.
"Gue juga gak suka + gak bisa," kata Ara.
"Yah terus aku sama siapa dong?" tanya Arkan.
"Terserah," kata Ara.
"Ya udah aku sama dia aja ya kan kamu gak mau," goda Arkan menunjuk cewek seksi memakai gaun merah.
"Silahkan, gue mau cari pisau dulu," kata Ara membuat Arkan mengerutkan kening.
"Buat apa yang?" tanya Arkan.
"Motong pisang," kata Ara membuat Arkan bergidik ngeri sambil menutupi celana yang membalut kejantanannya sedangkan Bian, Aldi dan Devan tertawa.
"Ihh yang kok kamu tega banget sih, ya udah pokoknya aku dansanya sama kamu," kata Arkan.
"Bodo amat, aku gak bisa dansa," kata Ara.
"Aku ajarin ya," bujuk Arkan.
"Hm," kata Ara membuat Arkan tersenyum manis.
"Ya udah ayo udah mau dimulai tuh, Babay para jones," kata Arkan mengejek 3 curut yang sedang duduk, sebenarnya mereka ber-3 banyak siswi yang mengajak dansa namun mereka menolaknya.
__ADS_1
Ara dan Arkan berdansa di tengah tengah kerumunan, setelah dansa diumumkan pasangan paling serasi dan di suruh maju ke panggung untuk menjadi King and Queen Couple di acara prom night itu.
"Dan acara selanjutnya adalah pemilihan pasangan paling serasi, kira kira siapa ya? Kalian penasaran?? Mari kita sambut pasangan paling serasi di malam ini yaitu....... Aracelly Keynara Anderson dan...... Arkana Rayder Geraldy dipersilahkan naik ke panggung," kata pembawa acara semua murid bertepuk tangan.
Ara dan Arkan menaiki panggung dengan Arkan yang sedari tadi menggandeng tangan Ara, Ara dan Arkan di pakaikan mahkota, setelah itu Ara dan Arkan menyanyikan lagu ' Cinta luar biasa ' dengan Arkan yang mengiringi dengan gitar.
"Sumpah penampilan kalian bagus banget," kata Aldi.
"Iya gue sampai baper dengerin lagunya," kata Devan.
"Lo mah baperan jadi orang," ejek Aldi.
"Kalian berdua berantem Mulu jodoh baru tau rasa," kata Ara membuat Devan dan Aldi bergidik ngeri membayangkan.
"Eh Lo udah pada daftar kuliah belum?" tanya Bian.
"Udah tinggal nunggu giliran tes," kata Arkan.
"Kalau gue belum," kata Devan.
"Lo mau ambil jurusan apa?" tanya Bian.
"Gue bisnis mau nerusin perusahaan bokap kan gue anak tunggal," kata Devan.
"Oh," kata Bian.
"Emang Lo udah daftar?" tanya Devan.
"Belum besok gue baru daftar," kata Bian.
"Ya udah gue besok juga baru daftar bareng aja lagian kita kan kampusnya sama, kalau Lo mau ambil jurusan apa?" tanya Devan.
"Gue jurusan kedokteran," kata Bian.
"What!? Lo mau jadi dokter," pekik Aldi.
"Iya bibi itu dari kecil cita citanya jadi dokter iya kan bi," kata Ara karena Bian pernah bercerita pada Ara kalau dia ingin jadi dokter.
"Iya," jawab Bian.
"Kalau gue kayak Devan ambil jurusan bisnis, jadi besok kita daftar bareng aja," kata Aldi lalu di setujui Devan dan Bian.
"Sayang acaranya udah selesai ayo pulang persiapan buat besok," Arkan mengajak Ara pulang.
"Ayo aku juga udah eneg ngelihat mukanya Devan sama Aldi wlekk," kata Ara menjulurkan lidahnya sedangkan Aldi dan Devan mendengus sebal.
"Bibi kita pulang dulu ya, urus dua curut kesayangan Lo itu Bayy," Ara berpamitan dengan Bian.
Ara dan Arkan menaiki mobil mereka dan pulang, sesampainya rumah mereka membersihkan badan dan tidur.
...Gimana Ceritanya??...
...Penasaran kelanjutan ceritanya??...
__ADS_1
...Jangan lupa Vote...
...Maaf banyak typo...