
Hai...
Ada yang nungguin kelanjutannya nggak nihh...
Jangan lupa Vote, Komen, dan follow aku ya...
Makasihh🤗🤗
Selamat membaca, semoga suka ya....
Ke esokan harinya Ara dibangunkan pukul setengah 7 pagi karena Arkan menjemputnya, pukul 7 Ara turun dari kamarnya dengan berlari, Ara meminum susu setengah gelas dan mengambil sandwich dan pamit berangkat, Ara menarik tangan Arkan menuju mobil Arkan.
"Bwuruwan," kata Ara masih memakan sandwichnya yang penuh dimulutnya membuat Arkan terkekeh pelan.
Ara dan Arkan melajukan mobilnya menuju warung dekat sekolahan dan masuk melalui dinding belakang sekolahan, mereka tidak menuju kelas namun menuju rooftop.
"Arkan gue mau ngomong sama Lo," kata Ara sambil duduk di sofa yang ada di rooftop.
"Apa?" tanya Arkan.
"Gue bingung sama perjodohan kita, gue mau Lo rahasiain pernikahan kita," kata Ara.
"Iya tapi sahabat gue boleh gak gue kasih tahu?" tanya Arkan.
"Lo punya sahabat? Siapa? Kan Lo baru pindah ke indo? Sahabat Lo dari kecilkan cuma gue?" tanya Ara.
"Punyalah, sahabat gue dari Belanda," Arkan.
"Siapa?" tanya Ara.
"Aldi," jawab Arkan.
"Aldi murid baru dikelas kita?" tanya Ara.
"Iya," Arkan.
"Jadi Lo orang yang waktu itu balapan sama gue? Yang juara 2 itu Lo?" tanya Ara.
"Iya dan Lo ternyata pemilik AKA's kafe dan Lo juga yang dijuluki Queen Racing," kata Arkan sambil melihat Ara
"Iya, gue minta sama Lo buat rahasiain semua itu dari bonyok gue, kalau bonyok gue tahu gue sering ikut balapan bisa bisa habis gue dimarahin," kata Ara bergidik ngeri membayangkan.
"Hm," Arkan
"Lo mau nyamar jadi Nerd sampai kapan?" tanya Ara.
"Ntah lah, gue juga bingung hukuman gue besok udah selesai sih tapi gue udah nyaman jadi Nerd," jelas Arkan.
"Oh," jawab Ara lalu tiduran di paha Arkan seperti biasa.
"Kebisaan," kata Arkan.
"Gue ngantuk, ntar kayak biasanya ya bangunin kalau istirahat," kata Ara memejamkan matanya sedangkan Arkan melihat intens wajah Ara dan memotret diam diam, lalu Arkan bermain gamenya.
__ADS_1
Ketika bel istirahat Ara dan Arkan menaruh tasnya dikelas dan menuju kantin, sampai dikantin banyak murid yang membicarakan mereka.
Ara tambah cantik aja
Bidadari datang
Kok Ara sama cowok Nerd sih
Kak Ara sama aku aja
Ini yang bikin gue semangat sekolah
Ara manis kalau senyum
Dan masih banyak lagi namun Ara dan Arkan menghiraukan, Ara menuju meja yang ada dipojok kantin sudah ada Aldi,Bian dan Devan.
"Kemana aja Lo jam segini baru nongol?" tanya Devan.
"Paling juga telat," Bian.
"Ihh Bibi kok tau sih jadi gemes pengen nonjok," kata Ara.
"Kok kalian bisa bareng?" tanya Aldi.
"Ya bisalah orang semobil," jawab Arkan santai.
"Kok bisa?" tanya Devan.
"Kepo amat sih Lo," ujar Ara sebal.
"Nanti pulang sekolah gue jelasin di AKA's kafe yang di deket sekolahan,"
kata Ara sambil memakan bakso Devan yang baru saja datang.
"Ehh bakso gue tuh main makan aja," kata Devan.
"Ih Lo pelit amat sih sama temen sendiri, tinggal persen lagi," kata Ara.
"Mana duitnya?" tanya Devan.
"Nih ambil aja kembaliannya," kata Ara memberikan uang 10 ribuan.
"Ini mah gak ada kembaliannya Bambang," kata Devan lalu memesan bakso.
"Bodo," Ara.
Mereka makan setelah makan mereka masuk kekelas melanjutkan pelajaran, setelah pelajaran selesai mereka menuju AKA's kafe.
"Ayo masuk ke lantai 3 ruang VVIP," ajak Ara.
"Wih holkay mah bebas," ujar Devan.
"Orang kafe punya sendiri mah enak gak usah bayar," kata Bian.
__ADS_1
"Ini kafe Lo Ra?" tanya Aldi.
"Iya," jawab Ara.
"Hebat Lo," puji Aldi.
"Ayo lewat lift aja males naik tangga," ajak Ara menaiki lift khusus pemilik kafe.
Mereka menaiki lift menuju lantai 3, setelah sampai mereka duduk di meja VVIP lalu memesan makanan dan minumannya.
"Jadi apa yang mau Lo bicarain?" tanya Bian.
"Gue percaya sama kalian kalau kalian itu bisa jaga rahasia kita jadi jangan pernah bikin gue kecewa," ujar Ara.
"Iya," kata Bian, Devan dan Aldi.
"Tapi kalian jangan kaget, jangan ada yang teriak," kata Ara mereka hanya menganggukkan kepalanya.
" mKita dijodohin," kata Ara sambil mengembuskan napasnya.
"APA!!" pekik Devan.
"Gue kan bilang jangan teriak Bambang," kata Ara sambil memakan kentang goreng.
"Lo serius gak bohong?" tanya Bian.
"Oh bibi mau diseriusin sama Ara? Kan Ara udah dijodohin," jawab Ara
"Ish Ara gue tuh gak bercanda," Bian sebal.
"Ish Bibi Ara tuh gak bercanda," Ara menirukan cara bicara Bian.
"Udah jangan bertengkar Mulu," lerai Arkan.
"Kenyang banget gue," kata Aldi setelah menghabiskan 3 burger, 1 bungkus kentang goreng dan 2 jus alpukat.
"Gila itu perut apa karet molor terus?" tanya Bian.
"Hehehe laper gue," ujar Aldi.
Ara dkk dan Aldi dkk makan sambil bercanda terlebih lagi mereka tertawa karena tingkah absurd Aldi dan Devan.
"Ya udah kita cabut dulu, ayo Ra," Kata Arkan mengajak Ara.
"Iya," Devan, Aldi dan Bian.
Arkan mengantarkan Ara pulang, setelah sampai dirumahnya Ara, Arkan langsung pamit karena sudah malam.
...Gimana Ceritanya??...
...Penasaran kelanjutan ceritanya??...
...Jangan lupa Vote...
__ADS_1
...Maaf banyak typo...