Fake Nerd Boy Is Mine

Fake Nerd Boy Is Mine
Bab 20


__ADS_3

...Jangan lupa vote okeyy...


...Selamat membacaa😘💙...


Ara dirawat di RS selama 3 hari dan harus istirahat total 4 hari di rumah, sejak saat itu sikap Arkan lebih posesif ke Ara, Arkan menambah pembantu di rumahnya menjadi 4 dan supir 2, bahkan Arkan tidak mengizinkan Ara keluar rumah apabila tidak bersamanya.


"Arkannn..," panggil Ara.


"Hm," dehem Arkan masih fokus dengan laptop dan berkasnya.


"Arkannn...," panggil Ara lagi.


"Hm," Arkan hanya bedehem lagi dan masih fokus dengan pekerjaannya membuat Ara sebal.


Ara berjalan dengan menghentak hentakan kakinya menuju kamar dan mengganti bajunya dengan pakaian renang, Ara menuju kolam renang entah kenapa dia ingin sekali berenang, Ara menyuruh bibi untuk membawakan camilan dan minuman ke tepi kolam renang, Ara berendam di kolam renang sambil memakan camilannya.


15 menit kemudian...


Arkan telah menyelesaikan pekerjaannya dan mencari Ara di kamar namun tidak ada Arkan panik mencari Ara dan ternyata kata bibi Ara sedang berenang.


"What!!! Renang malam malam gini nanti kalau sakit gimana Ara!!" batin Arkan lalu Arkan menghampiri Ara dan menggendong Ara kekamar dan merendam Ara di air hangat.


"Honn kenapa kamu renang malam malam? Nanti kalau kamu sakit gimana? Kalau baby kenapa napa gimana?" tanya Arkan.


"Emang kamu masih peduli sama aku? Sana sama selingkuhan mu aja, orang kamu tadi aku panggil juga nggak nyahut malah fokus sama selingkuhan terus," kata Ara sebal.


"Selingkuhan? Sumpah demi apapun aku gak selingkuh hon," kata Arkan serius.


"Bidi imit sana keluar aku mau pake baju kamu sama selingkuhan mu lagi," kata Ara mengusir Arkan.


"Honey aku gak pernah selingkuh, selingkuhan yang mana?" tanya Arkan.


"Tadi ruang kerja," kata Ara.


"Aku kan diruang kerja sama kamu," kata Arkan.


"Nggak tuh kan kamu sama laptop," kata Ara.


"Astaga honeyy, ohh jadi kamu cemburu sama laptop," goda Arkan.


"Ihh siap yang cemburu, sana keluar aku mau pake baju dingin," kata Ara.


"Mau aku bantu pakein bajunya?" goda Arkan dengan menaik turunkan alisnya.


"Enggak mauu sana keluar!!" usir Ara.


"Iya iya aku keluar dulu cepet pake baju biar gak masuk angin," kata Arkan.

__ADS_1


Arkan keluar dari kamar mandi dan merebahkan diri di kasur sambil memainkan ponselnya sedangkan Ara memakai bajunya dan mengeringkan rambutnya, Arkan menghampiri Ara yang sedang mengeringkan rambutnya dan membantu Ara mengeringkan rambutnya, setelah itu mereka tidur bersama.


"Sayang," panggil Ara.


"Hm?" kata Arkan memejamkan matanya.


"Sayangg...," rengek Ara.


" Apa hon?" tanya Arkan sambil membuka matanya.


"Aku laper," kata Ara.


"Laper? Pengen makan apa?" tanya Arkan.


"Coklat," kata Ara.


"No hon, pagi pagi jangan makan coklat nanti siang ya aku beliin coklat sama es krim,"


"Ya udah nanti siang aja, kamu gak ke kampus?" tanya Ara.


"Kekampus tapi nanti jam 8," jawab Arkan.


"Jam 8,ini kan udah jam 7 yang sana siap siap," kata Ara.


"Morning kiss nya belum hon," kata Arkan sambil menunjuk bibirnya.


"Nggak mau, morning kiss dulu," rengek Arkan.


Cup


Ara mengecup bibir Arkan sekilas namun tenguk Ara ditahan Arkan agar ciumannya lebih dalam.


"Ihh curang kamu," protes Ara namun Arkan hanya terkekeh.


Arkan menaikkan baju Ara hingga terpampang lah perut Ara, Arkan mengecup perut Ara yang mulai membuncit dan mengelusnya dengan sayang.


"Morning baby, sehat sehat ya di perut mommy, jangan nakal okey jangan buat mommy kesakitan," kata Arkan lalu mengecup perut Ara lagi lalu membenarkan baju Ara.


"Udah sana mandi," kata Ara.


Lalu Arkan mandi, Ara menyiapkan baju Arkan setelah Arkan mandi gantian Ara yang mandi, setelah itu Arkan bersiap siap ke kampus, mereka turun ke meja makan dan mereka sarapan.


"Hon aku berangkat dulu ya, kalau ada apa apa langsung telvon aku, jangan capek capek, makan yang banyak biar baby kita sehat, jangan lupa minum susu hamil, jangan makan sembarangan, jangan Nerima tamu kalau gak kenal okeyy," kata Arkan membuat Ara memutar mata jengah.


"Iya iya," kata Ara.


"Bay honey," kata Arkan lalu mengecup kening, pipi, hidung, dan bibir Ara.

__ADS_1


"Bay sayang, ingat jaga mata jaga hati awas aja kalau deket-deket sama cewek," kata Ara.


"Hehe siap honey tenang aja seluruh jiwa raga aku itu cuma buat kamu seorang," kata Arkan membuat Ara tersenyum.


"Bay baby jangan nakal ya di perut mommy," kata Arkan berjongkok mensejajarkan dengan perut Ara lalu mengecup dan mengelus perut Ara.


"Bay Daddy hati hati di jalan," kata Ara menirukan suara anak anak membuat Arkan terkekeh lalu Arkan melajukan mobil sport nya ke kampus.


Dikampus Arkan memang memiliki banyak penggemar namun Arkan tidak peduli itu, setiap hari lokernya penuh dengan coklat dan surat cinta namun semua coklat dan surat itu Aldi dan Devan yang mengurusnya, coklatnya mereka makan dan suratnya mereka buang.


Sedangkan Ara dia tidak diperbolehkan Arkan untuk mengurus kafenya sehingga kafenya di urus tangan kanan Ara.


"Huft bosan," gumam Ara sambil duduk di sofa.


"Mending ke kafe aja kan udah lama ga lihat kafe, tapi gue harus ijin Arkan dulu," gumam Ara lalu mengirim pesan ke Arkan kalau dirinya mau ke kafe, lalu Ara ke kafe diantar supir.


Ara berganti baju menggunakan kaos oversize merah, celana denim yang tidak ketat di bagian perut, sepatu snakers putih merah, slin bag navy lalu melajukan mobilnya menuju kafenya diantar sopir, disana banyak kariyawan yang menyapanya, Ara duduk di ruangannya sambil memakan makanan yang tadi dipesannya.


"Kalau di sini kan lumayan dapet vitamin A, hehehe banyak cogan yang lewat," gumam Ara sambil melihat pemandangan orang yang berlalu lalang melalui jendela kaca di ruangannya.


Setelah Berjam jam Ara duduk, main game, nonton, sambil makan akhirnya Ara memutuskan untuk pulang karena sebentar lagi Arkan akan pulang dari kampus, Ara berjalan keluar saat dari kafe Ara tidak sengaja ditabrak seorang laki laki hingga menumpahkan kopi yang di bungkus dan mengenai bajunya namun laki laki itu malah diam.


"Ehh maaf ya temen saya gak sengaja, bos minta maaf," kata teman laki laki itu, sambil menyenggol pelan lenga orang yang menumpahkan kopi.


"Sorry," kata laki laki itu dengan muka datar.


"Mentang mentang punya mata kaki, mata yang di kepala gak di pakek," Kata Ara sebal lalu meninggalkan laki laki yang menatapnya.


"Hahahaha bos Lo di katain ama cewek," ejek temannya membuat laki laki itu mendengus sebal.


"Lucu, cantik, tapi nyebelin, tumben biasanya kalau cewek deket gue pada klepek klepek,menarik juga," gumam laki laki itu.


"Omong apa bos ga kedengeran," kata temannya.


"Gak, beliin gue kopi lagi," kata laki laki itu.


"Uangnya mana bos," tanya temannya lalu memberikan uang.


Ara pulang dengan sebal karena bajunya kotor, mana yang numpahin orang songong.


...Gimana Ceritanya??...


...Penasaran kelanjutan ceritanya??...


...Jangan lupa Vote...


...Maaf banyak typo...

__ADS_1


__ADS_2