FAROS REVENGE

FAROS REVENGE
pembalasan Indira


__ADS_3

''Sekarang kamu ajak bibi istirahat, aku harus pergi sekarang,'' ucap Faros.


''Lo mau kemana lagi sekarang kak?, apa tidak sebaiknya lo juga istirahat,'' ujar Dewa.


''Nanti aku istirahat di rumah, sekarang ini aku ada urusan penting, aku pergi dulu,'' ucap Faros dia pun segera pergi melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


Di perjalanan Faros mencari wanita itu wanita yang di jebaknya bersama dengan Alvaro. Setelah melihat kesana kemari akhirnya Faros menemukan wanita itu bersama seorang laki-laki paruh baya.


''Permisi,'' ucap Faros, ''kalian kenapa ada disini?'' tanya Faros karena tempat itu sangat sepi.


''Pak tolong Ayah saya pak, saya ingin membawanya ke rumah sakit, tapi saya tidak punya uang,'' ucap wanita itu.


''Baiklah ayo masuk ke dalam mobil saya, saya akan mengantarkan kalian ke rumah sakit,'' ujar Faros.


Wanita itu Menganggukkan kepalanya sambil memegang tangan sang ayah menuju mobil Faros yang berdiri di tepi jalan.


Tidak butuh lama mereka sampai ke rumah sakit ayah wanita itu langsung di rawat di RS terbesar di kota tersebut.


''Kalau saya boleh tahu orang tua Anda sakit apa?'' tanya Faros.


''Kata dokter ayah saya bocor jantung,'' jawab wanita itu.


Faros merasa sedih mendengar perkataan wanita tersebut.

__ADS_1


''Oh iya kenalkan nama saya Faros,'' sambil mengulurkan tangannya.


''Nama saya Indira,'' jawab wanita itu yang juga mengulurkan tangannya.


Faros menganggukkan kepalanya dan tersenyum.


''Maaf saya pernah melihat kamu bersama seorang laki-laki keluar dari klub malam?'' tanya Faros.


Indira melebarkan mata indahnya dia terkejut mendengar perkataan Faros, dia juga merasa takut jika ayahnya mendengar perkataan itu.


Faros terpana melihat mata wanita yang berdiri di depannya itu.


''Dari mana kau tahu, bawah saya keluar dari klub malam itu, tolong jangan beri tahu siapa pun soal ini,'' ucapnya tertunduk.


''Iya saya tidak akan memberi tahu siapa pun, tapi saya mengenal laki-laki yang bersama mu malam itu,'' ujar Faros.


Faros tidak mengerti kenapa? Indira begitu ingin Alvaro bertanggung jawab atas dirinya.


''Apakah malam Alvaro menyentuh wanita ini,'' batin Faros mengerutkan keningnya.


''Maksud kamu apa?'' tanya Faros pura-pura tidak mengetahui apapun yang terjadi malam itu.


''Laki-laki itu menjebak ku di sebuah kamar hotel, padahal malam itu aku hanya membantunya tapi dia malah berbuat jahat kepada ku,'' jawab Indira.

__ADS_1


''Maaf bukan maksud ku bicara lancang, apa malam itu dia melakukan sesuatu kepada diri mu?'' tanya Faros menatap Indira.


''Iya malam itu dia melakukannya karena malam itu dia sangat mabuk,'' sahut Indira.


Faros membelalakkan matanya dia tidak percaya jebakan yang dia buat sendiri malah membuatnya merasa bersalah kepada gadis itu.


''Bolehkah aku meminta satu permintaan lagi?'' tanya Indira.


Faros menganggukkan kepalanya bahwa dia menerima permintaan dari gadis itu.


''Tolong bantu aku untuk membalas perbuatan laki-laki itu, aku ingin membalas semuanya!'' ujar Indira.


Faros tersenyum miring mendengar perkataan dari Indira yang ingin membalaskan dendamnya kepada Alvaro. karena dia merasa tujuannya yang sama.


''Baik saya akan membantu mu, untuk membalaskan semuanya kepada laki-laki itu,'' ujar Faros.


''Apa kamu tahu siapa namanya?'' tanya Indira.


Faros menganggukkan kepalanya.


.


.

__ADS_1


.


. BERSAMBUNG


__ADS_2