FAROS REVENGE

FAROS REVENGE
sebuah Rekaman


__ADS_3

''Apa kamu tahu siapa nama laki-laki itu?'' tanya Indira.


''Iya saya tahu namanya,'' sahut Faros.


''Siapa namanya saya sudah tidak sabar ingin menghancurkan dia,'' ucap Indira dengan mata sinis.


''Alvaro Guntur Adijaya,'' sahut Faros tersenyum miring.


''Ternyata dia memiliki nama marga Adijaya. Saya tahu dengan nama itu mereka memiliki perusahaan terkenal di kota ini, tapi bagaimana saya bisa menghancurkan mereka yang mempunyai kekuasaan?'' tanya Indira menundukkan kepalanya di depan Faros.


''Tenang saja saya akan membantu mu, karena saya juga memiliki dendam yang sama bahkan lebih parah dari yang kamu alami,'' sahut Faros.


Malam itu di rumah sakit mereka berdua saling berjanji untuk membantu satu sama lain dengan satu tujuan yaitu menghancurkan keluarga Alvaro Guntur Adijaya. Faros kembali melajukan mobilnya Indira tinggal di rumah sakit untuk menemani Ayahnya yang tengah di rawat.


Faros pulang ke rumahnya dia merasa bahagia sudah mengenal Indira karena mereka akan menghancurkan keluarga Guntur.


''Guntur-Guntur kali ini saya pastikan kamu akan mati di tangan saya dan anak mu akan mati karena ulahnya sendiri,'' batin Faros.


tok.. Tok..

__ADS_1


''Iya masuk,'' ucap Faros.


''Mas Faros,'' panggil Siska asisten rumah tangga.


''Iya Siska ada apa?'' tanya Faros.


Siska segera masuk kedalam ruangan itu dia menyerahkan sebuah memori camera kepada Faros.


''Ini mas saya menemukan memori di kamar mbak Audrey saat saya membersihkan kamarnya,'' ujar Siska memberikan memori itu


''Baik terimakasih,'' ucap Faros.


''Memori apa ini?'' tanya Faros dia pun segera memutar memori tersebut di laptopnya yang berada di atas meja kerjanya.


''Kak Faros, dan kak Dewa maafkan Audrey, Audrey gak bisa hidup dengan keadaan seperti ini Audrey malu jika harus hidup, apa yang harus aku katakan kepada teman-teman ku, jika mereka betanya bahwa aku di perkosa di depan matanya kalian. Tetapi kalian tidak bisa membantu ku saat itu... Aku ingin kakak membalas perbuatan mereka kepada ku, papan Guntur dia yang telah menyuruh anak buahnya untuk memperkosa ku di depan kalian. aku sungguh malu jika berhadapan dengan kalian berdua. Maka dari itu aku menghilang dari kalian dari pada aku terus menanggung malu dan beban ini... Malam itu Alex kembali melecehkan ku, kak tapi kalian tidak ada di rumah saat itu, aku tidak tahu harus bagaimana lagi,'' kata-kata Audrey dalam rekaman video itu. Saat itu dia juga merekam saat dia melakukan bunuh diri.


Air mata Faros jatuh saat menyaksikan rekaman tersebut dia tidak tahu kalau Alex kembali memperkosa adiknya.


Malam itu juga menghubungi Erik.

__ADS_1


''Iya bos ada apa?'' tanya Erik setelah mengangkat telepon dari Faros.


''Kalian cari Alex sampai dapat bawa ke markas kalian jika sudah ketemu!'' ujar Faros memperintahkan anak buahnya untuk mencari Alex. Faros mematikan ponselnya.


''Kalian jaga wanita itu Jangan sampai kabur, kami harus pergi mencari seseorang,'' ujar Erik kepada anak buahnya.


Erik pun segera pergi dengan berapa anak buahnya untuk mencari keberadaan Alex.


''Bos sebaiknya kita cari Alex di klub, karena saya pernah melihat dia berada di sana,'' ucap anak Erik.


Mereka kembali melanjukan mobil mencari Alex di klub, dan benar saja dia berada di sana dengan berapa wanita malam.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2