FAROS REVENGE

FAROS REVENGE
menangkap keluarga Alex


__ADS_3

''Itu Alex bos,'' ucap anak buah Erik.


''Kita tunggu dia keluar dulu baru kita tangkap,'' sahut Erik.


Anak buah menganggukkan kepala meraka.


2 jam berlalu akhirnya Alex keluar dari klub tersebut dengan dua wanita di kiri kanannya.


''Bagaimana bos apa yang harus kita lakukan sekarang?'' tanya anak buah.


''Bilang saja kalau kalian adalah temannya Alex lalu masukkan dia ke mobil,'' ujar Erik.


Anak buah pun segera melaksanakan tugasnya mereka berjalan mendekati Alex dan dua wanita itu. Di seberang jalan.


''Maaf mbak dia teman kami, kami harus membawanya pulang,'' ujar anak buah kepada dua wanita tersebut.


Wanita itupun menyerahkan Alex kepada anak buah Erik, lalu wanita itu kembali masuk kedalam klub.


''Masukkan dia ke dalam mobil, saya akan menghubungi bos Faros,'' ujar Erik.


KEDIAMAN KELUARGA YUSUF ADIJAYA


Faros menerima telepon dari anak buahnya Erik.

__ADS_1


''Bos kami sudah mendapatkan Alex, dan kami akan membawanya ke markas,'' ucap Erik.


''Baik saya akan segera kesana,'' sahut Faros sambil mematikan ponselnya.


Faros melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dia sudah tidak sabar ingin menghabisi Alex yang telah menghacurkan masa depan adiknya.


''Siapa kalian lepaskan! saya,'' ujar Alex berteriak yang kepalanya di tutup dengan kain hitam.


Faros pun datang dan membuka kain hitam yang menutupi kepala Alex.


''Apa Anda masih ingat dengan saya?'' tanya Faros.


''Kurang ajar!, berani sekali kau menangkap saya,'' ujar Alex.


''Tentu saja saya masih ingat, tentang kejadian itu, dan saya sangat berterima kasih kepada Anda yang telah menjaga adik Anda dengan baik, dan saya sangat menikmatinya malam itu. Kau tahu kata orang malam pertama itu sangat nikmat kami menjadi pasangan pengantin baru malam itu, hanya saja gadis itu sedikit melawan,'' ujar Alex sambil tertawa terbahak-bahak.


''Kurang ajar!'' ucap Faros memukul Alex dengan sangat kuat hingga bibir Alex mengeluarkan darah.


Tapi Alex masih saja tertawa. Di depan Faros.


''Anda tidak akan bisa tertawa lagi setelah melihat ini,'' ucap Faros.


Faros meletakkan sebuah laptop di depan Alex sambil memutar sebuah video di dalam video tersebut ada istri dan anaknya dan juga seorang gadis dia adalah adiknya Alex, yang sedang di sekap oleh anak buah Faros.

__ADS_1


''Apa Anda masih mampu untuk tertawa?'' tanya Faros.


''Berani sekali kau, lepaskan! keluarga ku,'' ucap Alex.


Faros tertawa kencang mendengar perkataan Alex.


''Apa? apa saya tidak salah dengar, Anda meminta saya untuk melepaskan keluarga Anda, Apa dulu Anda melepaskan keluarga saya saat saya tidak bisa apa-apa?'' tanya Faros.


''Tapi itu bukan ke mauan saya, Guntur yang memerintahkannya. Lepaskan! keluarga saya,'' teriak Alex.


Faros menghubungi salah satu anak buahnya yang berada di rumah Alex.


''Iya bos,'' ujar anak buah setelah mengangkat ponselnya.


''Hancurkan gadis itu di depan keluarganya biar Alex melihat adiknya di hancurkan di depan matanya sebagaimana yang telah dia lakukan kepada adik saya,'' ucap Faros sambil mematikan ponselnya.


''Faroa apa yang kau lakukan kepada adik dan keluarga saya lepaskan! ini bukan salah mereka tapi Guntur,'' ujar Alex.


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG..


__ADS_2