
Author pov
Bugh
Bugh
Bugh
Suara pukulan terus saja terdengar di sebuah ruangan di waktu gelap nya malam,jika saat ini menjadi waktu yang pas untuk orang yang sedang tertidur lelap,maka berbeda dengan seorang gadis yang saat ini sedang memukul samsak bertubi-tubi untuk menyalurkan semua amarah nya
"Kenapa terus memukuli samsak yang tidak bersalah itu put?"tanya seorang lelaki yang sudah berumur cukup tua itu dengan lembut
"Hah dia menemukan ku master" jawab gadis tersebut sambil menghela napas lelah
"Dia memang hebat untuk menemukan mu sebelum waktu perjanjian kalian,keturunan Britz memang tak pernah menjadi orang yang biasa-biasa saja "jawab lelaki tua tersebut dengan santay
"Tapi dia mengingkari janji yang kami buat "jawab gadis tersebut kesal sambil mengerucut kan bibir nya lucu
"Haiih kau ini,saat ini kekuasaan mau pun kekuatan nya melebihi dari diri kamu sendiri,lalu apa yang masih kau khawatir kan"tanya lelaki tua itu sambil mengangkat satu alis nya
"Yahhh aku tau,tapi paman ku itu orang yang benar-benar licik,aku khawatir dia melukai Xander paman "jawab Dea dengan nada frustasi
Ya yang berbicara tadi adalah DEA AMANDA PUTRI BASKORO
Sang master sudah terbiasa memanggil Dea dengan sebutan putri,panggilan kesayangan untuk Dea,karna sang master sangat menyayangi Dea seperti cucu nya sendiri
Walaupun melatih Dea dengan keras,sang master tak pernah sanggup melihat Dea terluka parah,mungkin jika ada yang menyakiti Dea,sang master akan menghabisi orang itu dan seluruh keluarga nya
Kejam?
Yah itu benar,karna lelaki tua itu tak pernah menganggap siapa pun penting di dunia ini selain Dea
"Lagian kau sendiri sudah melanggar janji yang kalian buat terlebih dahulu"cibir sang master dengan nada dan senyum menggoda
"Hahh itu kan berbeda master,saat itu dia sedang koma,lagian aku hanya mendatangi nya sekali"jawab Dea mengelak sambil menghela napas
__ADS_1
****
Flashback
saat itu cuaca sedang buruk,hujan turun di sertai petir yang menggelegar,di sebuah ruangan berbaring laki-laki tampan yang sudah koma selama 29 hari,nampak dia tak pernah mau terbangun dari mimpi indah nya bersama sang gadis yang di cintai
Lalu pintu ruangan terbuka dan menampakkan seorang gadis dengan masker hitam yang menutupi wajah nya,gadis itu hanya memandang si lelaki dengan tatapan yang sulit di artikan,tatapan yang lembut tapi juga dingin di saat bersamaan
"Hahhh bodoh"gumam si gadis sambil menghela napas
Lalu dia mendekati si lelaki mengenggam tangan nya erat,menyalurkan kehangatan di saat hujan deras di luar yang menyebabkan hawa yang dingin
Lama si gadis memandangi wajah sang lelaki sambil menggenggam jemari nya,lalu si gadis itu mendekati telinga lelaki dan berbisik
"Kalau lo gak sanggup buat bangun,lo gak ada hak untuk terus di sisi gue,dan kalau lo gak bangun besok,gue akan menghilang untuk selama nya" bisik gadis itu pelan tapi mampu membuat tubuh lelaki bergetar seakan mendengar apa yang di ucapakan Dea
Ya Dea lah yang menyelinap di ruang rawat inap Xander,Dea tak sanggup membiar kan Xander terus menerus koma,sebenar nya Dea terus mengamati Xander dari kejauhan sejak mereka berpisah,tapi kali ini dia harus melanggar janji mereka,Dea tak tahan melihat penderitaan Xander,dan Dea memutuskan untuk datang,hanya sekali,jika Xander tak bangun esok,maka dia akan menghilang selama nya dan tak akan pernah kembali,itu janji nya,Dea tak sanggup melihat Xander terluka karna nya,lebih baik Xander melupakan semua tentang nya dari pada harus terluka seperti ini
Flashback of
***
"Cih **** "gumam Dea dengan muka menahan muntah
Dea bukan nya tak mampu membunuh paman nya,tapi ada satu hal yang menghalangi keinginan besar nya itu
Surat wasiat orang tua nya
Ya itu yang membuat dia harus bersabar untuk menghabisi **** itu
Sudah lama Dea mengawasi paman nya namun tak pernah bisa menemukan surat wasiat itu,paman nya akan sangat berhati-hati untuk urusan surat wasiat itu,karna hanya itu yang membuktikan bahwa semua harta yang ada pada paman nya saat ini ada lah milik nya
Mungkin karna terlalu fokus mengawasi paman nya Dea tak sadar,bahwa sekarang dia pun saat ini sedang di awasi
Terlihat seorang lelaki sedang mengawasi Dea dengan pandangan yang sulit di artikan,tatapan itu menyiratkan kerinduan,kekecewaan,dan kasih sayang yang besar
__ADS_1
"Kau terlihat semakin cantik Babe"gumam lelaki itu lirih dengan pandangan penuh kerinduan
yang mengawasi Dea dari jauh ada lah Xander,dia sudah mendapat semua informasi tentang Dea nya
Dea yang yang ternyata sama dengan nya,yang ada lah seorang mafia,beda nya dulu kelompok yang di pimpin nya tak besar seperti sekarang,pantas saja dia tak pernah menemukan Dea,Dea saat itu ternyata di lindungi oleh orang yang sangat berkuasa
Xander sekarang juga tau apa yang menjadi masalah terbesar Dea,masalah yang membuat nya harus berjauhan dengan Dea selama 4 tahun lama nya
"Owh jadi orang itu yang membuat mu jauh dari ku,tenang saja aku akan melenyapkan nya untuk mu Babe "gumam nya lagi dengan dingin menatap tajam paman nya Dea
Xander berjanji akan membalas kan semua perbuatan paman nya kepada Dea
Saat ini Xander telah mengubah kosa kata nya pada Dea menjadi aku-kamu lagi seperti pertama mereka bertemu dulu,karna menurut nya itu lebih pantas mengingat mereka yang saat ini sudah sama-sama dewasa
"Cari semua informasi mengenai orang itu "perintah Xander dingin kepada orang yang berada di samping nya
"Baik bos " jawab orang di samping nya itu dengan nada hormat
"Tunggu aku menjemput mu Babe,saat ini belum waktu nya "gumam Xander pelan
"Jalan pak"perintah Xander,lalu merebah kan kepala nya dan memejam kan mata nya
***
"Bagaimana bocah itu bertindak"tanya lelaki tua itu dengan nada dingin membuat orang yang mendengar nya mengingil tanpa sadar
"Dia sudah mulai menghancur kan kelompok CRUES, mulai dari menggagalkan pengiriman obat terlarang mereka,meledakkan kapal senjata mereka yang memuat senjata kira-kira berjumlah 20.000 termasuk semua senjata langka mereka dan membuat orang kepercayaan mereka berhianat "jawab anak buah lelaki tua itu menjelaskan dengan nada tenang
"Bagus bagus .. memang layak menjadi keturunan keluarga Britz , hanya dalam seminggu bocah itu sudah membuat kelompok CRUES memiliki kerugian yang tidak kecil,otak nya lebih licik dari lelaki tua itu " kata lelaki tua itu senang
Lelaki tua itu ada lah master dari Dea ,sampai sekarang tak pernah ada yang tau nama asli nya,bahkan Dea sekali pun
"Jika hanya menghancur kan atau meledakkan barang mereka itu hal yang biasa,tapi membuat orang yang setia berkhianat itu ada lah kemampuan yang luar biasa"kata master penuh pujian kepada Xander
"Memang layak untuk cucu ku "gumam nya pelan dengan mata berbinar
__ADS_1
"Terus awasi semua pergerakan nya,bantu dia jika ada masalah yang tak bisa di tangani nya,mungkin sudah saat nya lelaki tua ini untuk turun tangan sendiri "perintah master pada semua anak buah nya
"Hahh sudah terlalu lama aku membiarkan mereka terlalu nyaman "gumam sang master sambil menghela napas lelah