fat and possesive bad boy

fat and possesive bad boy
chapter 33


__ADS_3

Saat ini di pinggir pantai yang tenang Dea sedang menikmati indah nya ketika matahari terbenam


Dea memejamkan mata nya tenang,sudah lama sekali tubuh dan pikiran nya tak serilex ini


2 tahun bekerja siang dan malam tanpa lelah hampir membuat Dea stres,untung nya Master selalu ada di samping nya untuk membantu,jika tidak sudah di pastikan 2 tahun tak akan cukup membuat semua nya kembali normal


"Tak bisa ku pungkiri aku sangat merindukan nya" gumam Dea lembut


"Mungkin beberapa hari lagi aku akan kembali pada nya" gumam nya lagi sambil terus memejamkan mata


Lama Dea terdiam walau malam sudah tiba,keheningan pun sudah mulai tercipta karna orang-orang sudah pergi dari pantai itu,Dea masih menikmati ketenangan nya sampai terdengar suara yang cukup membuat Dea terkejut sebentar,hanya sebentar karna Dea berhasil kembali mendapatkan ketenangan diri nya


"Maaf nyonya sudah waktu nya anda untuk pulang,tuan sudah menunggu anda " kata lelaki berbaju hitam itu sambil menunduk hormat


Dea masih memejamkan mata nya tenang,tak menanggapi perkataan seorang yang berada di samping nya itu


Walaupun tak ditanggapi Lelaki itu masih menunggu dengan tenang,tak berani memerintah apa lagi memaksa,Sampai 2 jam lama nya baru Dea membuka suara nya


"Di mana mobil nya " tanya dengan nada yang teramat dingin


"Silahkan nyonya " jawab lelaki itu sambil mempersilahkan Dea untuk mengikuti nya


Ketika sampai di mansion yang sudah sangat di kenal nya itu Dea hanya tersenyum tipis,rasa rindu yang membuncah sudah ada di hati nya namun tak mengubah sedikit pun ekspresi datar nya


Owh mungkin kalian bertanya-tanya kenapa sehabis berjemur Dea langsung mau naik kemobil lelaki itu padahal mungkin Dea hanya memakai bikini atau pakaian pantai lain nya?


Jawaban nya yah karna Dea hanya ingin berbaring di pantai sambil menimati matahari tenggelam bukan untuk berjemur apa lagi bermain seperti kemarin jadi baju yang di pakai Dea biasa-biasa saja maka nya Dea tak perlu untuk mengganti nya


Ketika datang Dea sudah di sambut Dengan semua bodyguard berbaju hitam yang berbaris rapi di mansion itu,mereka semua tahu bahwa nyonya mansion ini sudah kembali


Ketika Dea turun dari mobil mata nya langsung terpaku kepada lelaki yang terlihat sedang menunggu nya ,terlihat kedua tangan lelaki itu memasuki saku celana nya,postur tubuh nya bertambah gagah dan kekar mata tajam nya tak pernah berpaling dari Dea sedetik pun sedari Dea turun dari mobil bawahan nya


Xander


Lelaki  yang amat Dea dirindukan,2 tahun siang dan malam tak pernah sekalipun Dea berhenti memikirkan Xander walau ditengah kesibukan nya  yang padat


Selama berpisah dari Xander Dea sekarang sadar bahwa ia sangat mencintai lelaki menyebalkan itu,Dea merasa beruntung walau Xander dikenal dunia sebagai orang yang kejam namun menjadi orang yang paling lembut untuk Dea

__ADS_1


ketika rindu sudah menguasai maka Dea tak segan untuk berlari dan memeluk Xander dengan erat,Xander yang sudah siap pun memeluk Dea juga dengan begitu erat nya,lama berpelukan Dea segera tersadar di mana tempat mereka sekarang,Dea yang merasa jadi tontonan anak buah Xander pun sontak mendatarkan kembali wajah nya dan memasuki mansion dengan langkah anggun tanpa menoleh melihat reaksi orang-orang terbadap diri nya


Xander yang melihat tingkah Dea pun hanya terkekeh kecil sembari menggelengkan kepala nya pelan


"Masih tetap menggemaskan" gumam nya pelan


"Bubar "perintah nya mutlak dengan nada datar kepada anak buah nya


Lalu berjalan mengikuti Dea dengan santay kekamar mereka


Dea pov


"Hahh kamar ini tak ada yang  berubah memangnya Xander tak bosan?"gumam ku tanpa sadar ketika melihat kamar masih sama saat aku meninggalkan mansion ini bahkan tata letak semua buku kesukaan ku pun tak ada yang berubah


Sedikit terkejut karna tiba-tiba ada lengan kokoh yg memeluk ku dari belakang,namun kembali santay ketika aku mencium aroma yang kurindukan selama 2 tahun ini


"Besok kita menikah "kata Xander dibelakang ku


Terdengar dia tak ingin dibantah dan aku tau itu perintah mutlak dari nya


"Tak bisa di undur 3 hari saja,nanti akan kuturuti apapun mau mu "jawab ku berusaha menawar


Aku sedikit terkejut dia menyetujui permintaan ku karna setau ku Xander tak pernah menarik kembali apa yang di ucapkan nya


Walau begitu aku sangat senang paling tidak aku punya waktu menyiapkan mentalku untuk menjadi seorang istri


"Terimakasih "kata ku sambil mengelus tangan Xander lembut lalu kembali menikmati sepi yang menyenangkan ini dengan berada dipelukan Xander


Tanpa tau di belakang nya Xander sudah membentuk seringai menyeramkan memikirkan apa saja cara untuk menghukum kucing nakal nya ini


***


Hari ini ada lah hari yang sangat berarti untuk Dea dan Xander


Ya hari ini ada lah hari pernikahan mereka,setelah melewati hubungan yang tak terlalu mulus akhir nya mereka sampai di titik ini,titik yang akan mempersatukan mereka dihadapan tuhan


__ADS_1


Altar yang berwarna putih terkesan sederhana namun mewah itu menjadi saksi ketika dimana dua insan manusia yang berbeda disatukan atas nama cinta


Di Altar ini pula menjadi saksi yang mengatakan bahwa Dea akan sepenuh nya menjadi milik Xander tak akan bisa ada yang merebut apa lagi memiliki nya


Disana Xander sudah berdiri gagah dengan jas mewah nya menunggu sang wanita yang sangat di cintai nya



Ketika Dea datang bersama Master Xander terpaku melihat kecantikan Dea yang bertambah sebab memakai gaun yang berwarna putih elegan itu



Sejenak mata mereka terpaku,lalu dengan senyum manis yang jarang diperlihatkan Dea di depan banyak orang,Dea berjalan perlahan dengan mata yang tak pernah lepas memandang kearah Xander


Ketika Xander sudah menggandeng tangan Dea,Xander lalu berbisik pelan ditelinga nya membuat semburat merah dipipi cabi Dea


Lalu mereka berjalan menghampiri pendeta yang sudah menunggu mereka


"ALAXANDER BRITZ bersediakah engkau menjadi suami DEA AMANDA PUTRI BASKORO untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya, pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan"


"Ya saya bersedia"jawab Xander dengan tegas


Lalu pendeta melanjutkan


"DEA AMANDA PUTRI BASKORO bersediakah engkau menjadi istri ALAXANDER BRITZ, untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya, pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan"


"Ya saya bersedia"jawab Dea dengan tak kalah tegas nya


Maka atas nama Gereja Allah, saya meneguhkan pernikahan kalian


"silahkan cium pasangan masing-masing sebagai bukti kalian sudah sah menjadi suami istri"


Lalu Xander mencium Dea dengan lembut yang tak akan berakhir jika tidak terdengar suara tepuk tangan dari Axel,Marvel,kakek-kakek mereka serta semua tamu undangan


"Sudah kubilang kan cucu ku akan mendapatkan cucu perempuan mu"kata kakek Xander terkekeh sombong


Yang hanya dibalas dengan gerutuan kesal dari Master

__ADS_1


End


maaf klau end nya tidak memuaskan 🙃


__ADS_2