fat and possesive bad boy

fat and possesive bad boy
chapter 30


__ADS_3

"Ughhh"lenguh Dea karna baru terbangun dari tidur nyenyak nya


Ketika hendak bangun Dea merasakan ada tangan yang memeluk nya erat,lalu Ketika Dea menoleh sudah ada lelaki tampan yang kini sedang menatap nya dengan tatapan yang sulit Dea artikan


"Selamat pagi "sapa Dea disertai senyum polos nya dan tak menyadari jika dia sudah membangunkan singa yang sedang tertidur


Lelaki tampan yang tak lain adalah Xander itu hanya menatap Dea tanpa mau membalas sapaan dari Dea


Dan seketika itu juga alaram berbahaya berbunyi nyaring di dalam kepala Dea,bagaimana tidak,,Dea baru sadar jika yang sedang memeluknya erat kini bukan Albert melainkan Xander


"Sudah sadar sayang"tanya Xander dengan seringai mengerikan nya


dan itu sukses membuat Dea meremang


Berusaha menenangkan diri sendiri,Dea berusaha tersenyum menjawab pertanyaan Xander


"Hmm sudah"jawab Dea dengan wajah dibuat sepolos mungkin


Seketika itu juga Xander menggeram,di tarik nya Dea dengan sedikit kencang hingga membuat Dea berada di bawah nya,di dekatkan nya wajah nya lalu dicium nya Dea dengan lembut dan lama kelamaan menjadi semakin menuntut sedang kan Dea hanya mengerjapkan mata nya berusaha memproses apa yang sedang terjadi pada nya


"Balas sayang"perintah Xander dengan suara sedikit serak menahan nafsu nya


Dea yang mengerti Xander sedang cemburu pun membalas ciuman Xander lembut berbanding terbalik dengan Xander yang sedikit terburu-buru,ciuman lembut Dea membuat Xander menggeram,setelah kehabisan napas barulah ciuman panas di pagi hari itu berakhir


"Jika terus di lanjutkan aku tak yakin bisa menahan nya Babe "kata Xander sambil menelusupkan wajah nya di ceruk leher Dea sekekali menghirup wangi Dea yang sudah menjadi candu untuk nya


"Hemm apakah kau cemburu?"tanya Dea dengan nada terkesan menggoda Xander


Xander kembali kesal ketika mendengar pertanyaan Dea


"Kau bermesraan dan tertawa begitu lepas dengan ******** itu,dan aku hanya bisa melihat tanpa bisa mencegah,bagaimana aku tak kesal"jawab Xander dengan nada merajuk


Dea hanya memutar kedua bola mata nya dengan malas mendengar perkataan Xander


"Albert itu juga bagian dari diri mu xander,jika aku saja menerima nya kenapa kau sendiri yang berbagi tubuh begitu membenci nya?"tanya Dea sambil mengelus rambut Xander


Xander hanya memejamkan mata nya nyaman,jika sudah seperti ini,hilang sudah Alaxander Britz yang dingin dan juga kejam,hanya ada Alaxander yang manja dan menggemaskan


"Aku takut dia menyakiti mu,dia itu lebih mengerikan ketika marah daripada aku,jika aku marah hanya membunuh beberapa orang yang tidak berguna,maka berbeda dengan nya,yang membunuh siapa pun yang ada didekat nya "jawab Xander dengan nada tenang seolah membunuh ada lah hal yang wajar


Dea yang mendengar itu pun seperti tidak percaya,karna setau nya semalam karakter Albert itu menggemaskan walau tak bisa Dea pungkiri aura dari Albert terkesan lebih mengerikan dari pada Xander


Melihat Dea yang mengerutkan dahi nya,Xander pun tau Dea sedang bingung dan tak percaya


Lalu Xander duduk dan di usap nya kening Dea,supaya kerutan yang di buat Dea hilang sepenuh nya


"Mau dengar ceritaku Babe"tanya Xander yang kini sudah menyandarkan badan nya di kepala ranjang sambil melihat kelangit kamar nya dengan tatapan menerawang

__ADS_1


Dea yang paham Xander sedang bersedih pun memeluk erat badan Xander dan menganggukkan kepala nya tanpa suara


Flashback


Aarrghhhhh


Braaaakkk


Bruuukkk


Suara teriakan sakit,pilu dan berbagai barang yang di lemparkan itu sudah menjadi keadaan lumrah bagi penghuni mansion Alaxander britz


Tak ada yang berani mendekat,karna sama saja untuk mencoba bunuh diri


"Hahhh"tak sadar Axel kembali menghela napas lelah yang sudah tak terhitung untuk berapa kali


"Apa kah dia akan terus seperti ini,keadaan ini lebih buruk dari pada dulu"kata Axel pada Marvel yang ada di samping nya


Marvel hanya diam tak menyahut ucapan Axel


"Hahh aku seperti berbicara dengan patung,tak kusangka nasib ku akan seburuk ini hanya punya dua orang sahabat tapi dua-dua nya tak ada yang benar "lanjut Axel menggerutu


Lagi-lagi Marvel hanya mengabaikan nya


Baru saja Axel hendak berbicara lagi,dia di kejutkan dengan Xander yang sudah berdiri di depan nya dengan seringai dan aura yang mengerikan,Axel tak mengenal Xander yang ini


Marvel pun sudah terdiam sejak dia melihat Xander keluar kamar dengan aura yang sangat berbeda,seperti bukan Xander yang dia kenal


Segera bodyguard itu perlahan menjauh dan melaksanakan perintah tuan nya


"Hayy apa kalian sudah menemukan Dea ku"tanya Xander di sertai dengan senyum mengerikan nya


Tak ada yang menjawab,semua kaku akibat aura yang di pancarkan dari tubuh Xander,aura yang berbahaya dan mematikan seakan jika kau salah menjawab kau akan mati seketika itu juga


"Huhh apa kalian semua bisu "tanya Xander lagi kali ini dengan nada yang teramat dingin


"Ma-maf bos kami belum...


Dorrr


Belum selesai bodyguard itu berbicara kepala nya sudah pecah terlebih dahulu akibat tembakan Xander yang tidak diduga oleh siapa pun


"Orang yang tidak berguna memang seharus nya tidak ada,benar kan?"tanya Xander sambil menatap tajam kepada orang di sekeliling nya


Tapi lagi-lagi tak ada yang berani menjawab,Xander di depan mereka seperti iblis yang keluar dari kedalaman neraka,mereka semua hanya bisa menunduk takut sedang kan Axel dan Marvel pun hanya bisa diam tak berkutik


"Apa yang kau lakukan nak?"tanya sebuah suara yang terdengar sudah tua tapi tak menutupi ketegasan di balik suara nya

__ADS_1


Mendengar suara itu itu pun Xander langsung berbalik dan menemukan lelaki tua namun tak bisa di pungkiri walau sudah tua aura lelaki itu tak kalah dari milik nya


"Owh hay kakek,ada urusan apa sampai kau ada disini "tanya Xander dengan alis terangkat sebelah


"Kau bukan cucu ku"kata kakek tua itu mengagetkan Marvel dan Axel beserta para pengawal yang ada


"Huuhh memang orang tua tak bisa dibohongi,memang aku bukan si pengecut itu tapi Albert "kata Albert ringan seakan tak ada yang salah


"Sekarang di mana cucuku itu"jawab kakek tua berusaha setenang mungkin


"Entahlah mungkin terus meratapi diri nya sendiri tanpa mau berusaha melakukan hal yang lebih berguna seperti mencari gadisku tapi dasar nya dia saja yang bodoh mengurung diri dan mengamuk tak jelas "jawab Albert sambil mengedikkan bahu nya acuh


"Hahhh "kakek tua itu hanya bisa menghela napas lelah


"Baik lah perbaiki semua nya gunakan tubuh itu sebaik mungkin dan lakukan apa yang tidak bisa cucu ku lakukan aku percaya pada kemampuan mu mengatasi semua masalah ini,sekarang terserah kau jangan rusak kepercayaan ku atau kau akan tau akibat nya"kata kakek tua tegas dan bagaikan perintah bagi semua orang untuk mendengarkan apa pun perintah Albert nanti nya


"Oke,tapi ku harap kau tidak pernah menyesal "jawab Albert sambil tersenyum miring


Tanpa kata kakek tua itu pun berjalan keluar dari mansion Xander tanpa perduli akan nasib semua orang yang berada di dalam mansion itu termasuk Axel dan Marvel yang terdiam sedari tadi


Flashback of


"Dan sejak saat Albert mengambil alih tubuh ku,kelompok mafia atau pun perusahaan berkembang pesat tak ada yang berani menentang nya,semua orang tau akibat jika mencari masalah dengan nya,Albert tak pernah pandang bulu baik wanita ataupun laki-laki semua akan di habisi nya jika mencari masalah dengan nya,walau pun aku sama dengan nya tapi aku takut dia akan menyakiti mu,maka dari itu aku khawatir jika dia muncul "kata Xander sesudah menceritakan awal mula Albert ada


Dea terdiam mencerna kisah Xander mengenai awal mula Albert ada,pantas Xander sudah sukses di umur nya yang terbilang masih muda ternyata ada campur tangan Albert di dalam nya


"Tapi ternyata dia lebih manja dari ku cihh kekanakan"ledek Xander pada Albert


Dea hanya memandang Xander aneh,bagaimana tidak Xander mencemooh diri nya sendiri walaupun Dea tau baik Albert maupun Xander berbeda tapi menurut Dea sama saja toh tubuh mereka sama kan hanya sifat saja yang berbeda


"Kenapa memandang diri ku seperti itu "tanya Xander ketika melihat Dea menatap nya sambil mengerutkan kening nya


"Sudah kubilang bukan,terima saja kepribadian mu yang lain itu,tak ada salah nya malah mungkin suatu hari itu akan berguna untuk mu"kata Dea sambil menatap Xander serius


"Baik lah akan kuusahakan,lagi pula dulu aku tak menerima nya karna takut dia akan menyakiti mu,tapi sekarang aku yakin itu tidak mungkin"jawab Xander enteng


"Sekarang kau masih mau melanjutkan balas dendam mu dan meninggalkan ku "tanya Xander dengan menatap Dea lekat


"Emm maaf aku egois,jujur aku tak mau meninggalkan mu tapi aku harus membalas nya dengan tangan ku sendiri tanpa bantuan mu,ku mohon mengerti lah,aku berjanji setelah semua selesai aku akan kembali pada mu tanpa harus kau mencari ku dengan susah payah "mohon Dea dengan raut muka yang dibuat seimut mungkin


Sejenak Xander terpaku melihat Dea yang seperti ini,karna seingat nya baru kali ini Dea memohon kepada nya dengan muka seimut itu


"Ehemm,oke aku akan turuti,tapi apa jaminan nya kau akan kembali pada ku dan tak menghilang lagi seperti dulu "jawab Xander berusaha tenang setelah melihat wajah imut Dea


"Emm aku akan buat perjanjian hitam di atas putih,bagaimana kau setuju "tanya Dea penuh harap


"Deal,tapi aku yang buat surat perjanjian nya dan kau tak boleh protes "jawab Xander dengan seringai licik nya

__ADS_1


"Baik lah "jawab Dea lesu karna tau tak mungkin Xander akan mempermudah kepergian nya kali ini


maaf lama update nya ni ku kasih 2 chapter sekali up 😘😘


__ADS_2