fat and possesive bad boy

fat and possesive bad boy
chapter 6


__ADS_3

Hari ini Dea datang ke sekolah nya seperti biasa berpakaian rapi dan mack up yang natural,tapi Dea merasa di perhati kan dengan intens oleh siswa/i yang ada di koridor sekolah


Apalagi pandangan para siswi yang seperti merendahkan nya,dan Dea juga mendengar mereka membicarakan hal buruk tentang nya,walaupun Dea mendengar nya,karna suara itu sengaja di keraskan,tapi Dea tak perduli,karna menurut nya toh mulut -mulut mereka terserah mereka mau ngomong apa,karna itu hak mereka.


Dea pov


"Perasaan baju gak sobek-sobek,mack up gak tebal kaya tante-tante,tapi kenapa mereka liatin gue kaya ngehina banget ya"batin Dea berpikir


"Tapi ah bodo amat lah,gak penting juga"lanjut nya


Author pov


Dea terus berjalan menuju kelas nya tanpa menghiraukan tatapan dan cemoohan dari para siswi tersebut sampai dia menghenti kan langkah nya,karna di hadang 3 perempuan yang menurut nya lebih pantas menghadiri pesta ketimbang berangkat ke sekolah,karna mereka memakai mack up yang tebal dan baju yang sengaja di ketat kan


"Ewhhhh jadi ini toh orang yang gak tau diri yang ngedekatin Xander nya kita"kata perempuan sebelah kiri


"Iya,udah jelek,lemak nya di mana-mana pula,gak tau diri banget"kata perempuan sebelah kanan


"Heh lo ngapain dekatin pacar gue,cari masalah ya lo sama gue"kata perempuan yang di tengah,mungkin itu ketua nya


Dea hanya diam saja tanpa menjawab pertanyaan mereka,bukan karna takut,bukan,tapi karna malas meladeni nya


hidup sendiri mengajarkan Dea untuk menjadi kuat, karna"hanya yang kuat yang mampu berdiri di puncak",itulah dulu yang selalu di katakan ayah nya, dan ia ingat betul perkataan itu sampai sekarang


selama ini Dea tak mau meladeni sikap mereka bukan karna dia takut di bully atau apa,bukan,tapi karna dia tak mau mengurus masalah yang tak penting,

__ADS_1


Tapi Dea bagaikan seekor singa yang sedang tidur,siapa yang membangun kan,harus siap diterkam,sekali Dea di ganggu maka sifat asli nya lah yang keluar,dan orang itu mungkin akan menyesal mencari masalah dengan nya,itu lah Dea yang sebenar nya


Karna merasa diabaikan karin selena dan iren nama yang menghadang Dea tadi,merasa geram,karin pun sang pemimpin dari 3 cewe tadi hendak menjambak rambut Dea,tapi belum sempat tangan nya menyentuh rambut Dea,sebuah tamparan sudah terlebih dahulu mendarat di pipi nya


Dea pov


Aku melihat karin yang hendak menjambak ku,tapi belum sampai tangan nya menyentuh ku sudah ada yang menampar nya terlebih dahulu


sebenar nya jika tak ada orang yang menampar tersebut, sudah ku tendang dia,karna berani ingin menjambakku,tapi jika sudah ada yang membalas kan,, ku biar kan saja,toh tangan nya belum sempat menyentuh ku juga


Ku toleh kan kepala ku kepada orang yang menampar karin,ternyata dia ada lah orang yang ingin ku hindari, yaa dia ada lah Xander


Tapi kenapa aku merasa dia sangat menakutkan udara di sekitar nya nampak mendingin,Xander yang ini berbeda sekali dari yang di kantin semalam


Walaupun bernada rendah tapi sukses membuat ku menggigil,padahal pertanyaan itu bukan di tujukan kepada ku


Xander pov


Ketika aku berjalan di koridor,aku melihat semua


siswa/i terlihat sedang mengerubungi sesuatu,tapi aku tak terlaku perduli karna toh bukan urusan ku


Tapi tak sengaja mata ku menangkap seorang perempuan yang hendak menjambak rambut gadis ku,


Langsung saja ku hampiri dan tampar dia sebelum tangan nya menyentuh rambut gadis ku

__ADS_1


Kejam?


Memang aku kejam jika milik ku di sakiti


Aku tak perduli mau dia laki-laki atau perempuan,karna menurut ku sama saja,berani menyentuh milikku maka dia sudah siap berurusan dengan ku


"Mau kau apakan gadis ku?"tanya ku dengan nada dingin


Karna karin tak berani menjawab ku,maka ku lanjut kan pertanyaan ku


"Kenapa mengganggu gadis ku?"tanya ku dengan penekanan di setiap kalimat ku


Karin hanya gemetaran


Karna karin masih tak menjawab maka aku dekati dia ku bisikkan di telinga nya


"Sekali kau ganggu dia lagi,,"jeda sebentar


"Mati"!


Author pov


Dan itu berhasil membuat karin mematung,teman-teman nya yang melihat itu hanya melihat karin kasian karna sudah berani berurusan dengan seorang Alaxander Britz,yang terkenal kejam jika milik nya sudah di ganggu


Poor karin

__ADS_1


__ADS_2