
Saat ini Dea tengah bersantay sembari menonton tv yang menampilkan berita gosip yang lumayan cukup sering di bahas sekarang ini di beberapa stasiun tv
Beberapa hari yang lalu seorang bujangan terpanas di negara ini yaitu ALAXANDER BRITZ tertangkap kamera sedang bersama seorang perempuan cantik yang di duga anak dari seorang yang sangat berpengaruh di sebuah hotel ternama dan...
Tiba-tiba saja acara tersebut berhenti,dan saat menoleh Dea mendapati orang kepercayaan Xander di belakang nya
"Kenapa di matikan "tanya Dea dengan nada dingin
Sekejap tubuh hendri orang kepercayaan Xander untuk menjaga Dea itu kaku mendengar nada dingin dari Dea,karna selama ini walau pun Dea kadang-kadang bersikap dingin dan memberontak terhadap bos mereka tapi Dea selalu ramah dengan para bodyguard atau pun pelayan di rumah ini
"Maaf nona,sebaik nya jangan menonton acara yang tidak bermanfaat seperti itu "pengingat hendri walau dengan kepala sedikit tertunduk
"Owh apa kah kau berhak untuk mengatur ku? " masih dengan nada yang dingin
"Sekali lagi maaf kan saya nona "jawab hendri semakin merasa bersalah
"Sudah lah aku tau itu sebenar nya tugas mu,tapi ingat jika aku sudah tau,jangan kau coba untuk menutupi nya dari ku "jawab Dea dengan nada rendah dan sengaja mempertegas kata-kata nya di akhir kalimat
"I-iya nona "jawab hendri sedikit tergagap karna terkejut mendengar nada bicara Dea yang berbeda dari biasa nya
Lalu Dea berjalan meninggal kan hendri yang masih berdiri di tempat nya semula
Hendri yang tersadar dari lamunan nya pun bergegas untuk menelpon Xander untuk memberitahu jika Dea sudah melihat berita nya tadi,walau pun mungkin setelah ini nyawa nya akan dalam bahaya
__ADS_1
"Hal-o bos maaf nona Dea sudah melihat berita bos di tv baru saja tadi "ujar hendri dengan nada takut
"....."
"I-ya bos "jawab hendri menerima perintah Xander yang terdengar sangat marah
"Huh habis sudah ini,terima nasib saja lah "tak sadar hendri menghembuskan nafas lelah
***
Saat ini Xander sedang pulang dengan waktu tercepat yang dia bisa,meninggal kan semua pekerjaan penting di Amerika dan melimpahkan semua nya pada asisten terpercaya nya
Xander bergegas pulang bukan tanpa suatu alasan, karna dia tau apa yang akan terjadi bila dia terlambat walau hanya beberapa jam saja
Kata-kata itu terus di ucapkan nya di dalam hati bagaikan doa,berharap semua itu terkabul dan bayangan kehilangan Dea tak pernah terjadi lagi
Ketika sampai di mansion Xander langsung bergegas ke kamar nya dan tanpa sadar menghembuskan napas lega karna dia melihat Dea sedang melihat kebawah dengan pandangan mata yang sulit untuk Xander tebak
"Sayang "panggil Xander di samping telinga Dea dengan tangan yang memeluk Dea erat dari belakang
"Hmm "jawab Dea hanya dengan gumaman
"Maaf "hanya kata itu yang bisa terucap dari bibir Xander
__ADS_1
"Alasan nya "tanya Dea dengan nada dingin
"Kau "jawab Xander tak kalah singkat namun tangan nya tak mengendur sedikit pun malah semakin mengerat
"ADELIA ORLANDO ARSENIO anak kesayangan dari ALBERT ORLANDO ARSENIO pemimpin dari kelompok mafia yang terkenal dengan nama COSA NOSTRA "kata Dea dengan nada tenang
Xander sedikit tersentak mendengar perkataan Dea,tak pernah dia mengira Dea sebenar nya tau identitas yang di kabar kan dekat dengan nya baru-baru ini
"Kenapa bermain api yang bisa menyebabkan mu terbakar?" tanya Dea dengan nada sinis
"Jangan kira aku bodoh hanya karna kau mengurung ku,jika kau membantu ku maka aku akan sangat berterima kasih,tapi jika kau bertindak bodoh hanya karna aku,maka kau hanya akan menyusahkan ku,aku tau kau kuat saat ini,tapi tak cukup kuat untuk menghadapi kelompok mafia yang terkenal akan kekejaman nya itu "lanjut Dea dengan nada dingin nya dan itu cukup membuat Xander seperti di tusuk beribu kali berulang-ulang karna apa yang Dea bicarakan fakta yang membuat Xander merasa lemah dan masih tak pantas untuk melindungi Dea
"Akan aku akhiri,tapi aku akan tetap membantu mu melenyapkan tikus kecil itu tanpa ketahuan kelompok Cosa nostra "jawab Xander keras kepala
"Jangan pernah membahayakan diri mu sendiri lagi,cukup sekali ini "kata Dea kali ini dengan nada lembut nya sambil mengelus tangan Xander yang melingkar di perut nya
"Hmm tak akan "jawab Xander yakin dengan sedikit tersenyum tanpa di ketahui Dea
Xander senang karna dia tau Dea menghawatirkan nya tapi dengan cara nya sendiri,walau kata-kata Dea sedikit pedas tapi itu cukup membuat Xander sangat bahagia
Oke aku kembali maaf pendek dan lama publish nya
Oke happy reading 😉
__ADS_1