fat and possesive bad boy

fat and possesive bad boy
chapter 4


__ADS_3

Pov Dea


Aku sedang asik makan bakso yang lumayan pedas karna tadi aku cukup banyak memasukkan sambal ke mangkuk ku karna aku sangat menyukai makanan pedas.


"Tu gak kepedesan"kata Yuri sembari mengerinyit


"Hehe gak,aku suka pedas"jawab ku sambil cengengesan


Mendengar jawaban ku  pun Yuri pun cuma mengangkat bahu nya acuh,melanjutkan makan lagi begitupun dengan ku


Saat sedang asik makan bakso pedas ku terdengar pekikan tertahan dari para siswi,aku yang tak terlalu perduli pun tak menghiraukan nya dan terus makan makanan ku sampai ada tangan yang menghentikan suapan ku ke mulut ku,ku tolehkan kepala ku ke samping untuk melihat siapa pemilik tangan itu dan ketika aku menoleh wowww sangat tampan itu lah kata pertama yang terlintas dalam benak ku,sejenak aku terpaku dengan mulut yang sedikit terbuka menatap mata itu,mata yang menatap ku tajam...


Pov Xander


Sungguh aku ingin tertawa lepas melihat ekspresi nya yang menggemaskan mata melotot dengan mulut yang sedikit terbuka tapi aku berusaha untuk menahan tawa ku dan yaa aku baru ingat aku menghampiri gadis nakal ku ini untuk apa seketika aku menatap nya tajam


"Jangan makan pedas babe"kata ku dingin dengan menekan kan kata pedas pada kalimat ku.


"Hah"kata gadis ku cengo


"Yaa jangan makan pedas nanti lambung mu perih babe"kata ku menatap nya dengan lembut


"Tidak panas"gumam gadis ku setelah dia meletakkan tangan nya di dahi ku


"Aku tidak sakit babe kenapa kau memeriksa ku, khawatir pada ku?" tanya ku menatap nya dengan sorot mata geli


"Huh"jawab nya bingung sambil mengerinyitkan dahi nya membentuk kerutan


"Jangan sering mengerinyitkan dahi mu babe nanti cepat tua"kata ku mengingat kan


"Emang sakit deh kaya nya"kata gadis ku berlalu hendak pergi mengajak teman nya yang masih cengo


"Jangan lupa minum obat yaa mas"kata gadis ku sambil menepuk bahu ku sebelum pergi dengan teman nya


Sekarang aku yang cengo"aku sakit apa"kataku membatin sambil memperlihat kan muka bingung ku yang jarang dan hampir tidak pernah ku tunjukkan.


Seluruh kantin dalam keadaan hening karna melihat ku berinteraksi dengan gadis ku mungkin dalam pikiran mereka"ada hubungan apa aku dengan nya"tapi aku tak perduli apa yang mereka pikirkan

__ADS_1


Sedangkan sahabatku mereka hanya tertawa terbahak-bahak menertawakan ku sambil memegangi perut mereka.


Pov Xander


Saat ini aku sedang di mansion lebih tepat nya di dalam kamar ku,aku masih memikirkan kenapa gadis ku menyebut ku sakit,padahal aku hanya ingin mengingat kan nya supaya tidak banyak makan-makanan pedas,seraya berpikir,ku putus kan untuk menghubungi kedua sahabat tengil ku


Grup chat para cogan


Xander:ketemuan di bascamp!


Axel:wiih tumben babang Xander ngajak ketemuan,kangen yaa sama dede?😂😂


Marvel:jijik sumpah 😨


Axel:biarin penting gue ganteng 😋


Marvel:gaje bat sumpah 😈


Xander:bacot kalian,cepat bascamp!


Axel:ok ok otw gua mah


Author pov


Sesampai nya Xander di bascamp sudah ada teman-teman nya yang sedang menunggu nya


"Mau ngapain lo ngajak kita ngumpul?"tanya Axel dengan muka kepo nya


Sedangkan Marvel hanya mendengarkan,karna sebenar nya dia juga penasaran tapi malas untuk bertanya


"Emm gimana yaa"bingung Xander sambil menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal


"Lah apa nya yang gimana?nanya aja belum"bingung Axel


"Emm...jadi gini gue mau tanya sama kalian,kenapa yaa tadi Dea bilang gue sakit padahal gue kan gak sakit?"tanya Xander dengan muka bingung nya


Selagi mendengarkan Xander bertanya,Axel dan Marvel hanya menahan tawa nya,gimana gak lucu mengingat kejadian di kantin tadi,di mana Xander tau-tau mendatangi Dea dan memanggil nya babe dan sok-an perhatian,ya iya lah di kira orang gak waras tu anak

__ADS_1


"Bhahahaha sumpah,sakit perut gue"ujar Axel tertawa terpingkal-pingkal


"Ya lu lucu bat dah Der"kata Marvel di sela-sela tawa nya


"Kenapa"tanya Xander dengan nada dingin nya


Dan itu berhasil membungkam tawa kedua nya


"Ehmmm"Marvel berdehem mencoba terlihat tenang padahal mah engga,serem cuyy


"Jadi gini Der,lo kan tanya kenapa Dea bilang lo sakit kan"tanya Marvel


"Hm"jawab Xander dingin


"elo juga sih datang-datang ke meja nya sok-sok an pehatian,panggil dia babe lagi,kan dia kira lo gak waras mana ada orang pdkt kaya gitu"kata Marvel menjelaskan


"Lah emang salah,kan gua emang hawatir sama dia?"jawab Xander membela diri


"Ya salah lah Der,orang dia aja gak kenal sama lo,elo datang-datang kaya gitu sama dia yaa gak salah dia bilang elo sakit aka gak waras maka nya lo di suruh minum obat"ujar Marvel seraya menahan tawa nya


Axel sudah terkikik sedari tadi melihat kebodohan Xander yang baru pertama kali di liat nya


"Hmm..jadi gue harus kenalan dulu sama dia baru gue boleh perhatian sama dia?"jawab Xander dengan raut muka yang serius


"Ok makasih ya saran nya,gue pergi "sambil berlalu pergi menuju mobil sport nya


Axel dan Marvel yang mendengar itu pun hanya melongo mereka berdua membatin"bodoh nya gak ketulungan"


"Itu Xander bukan sih"tanya Axel dengan bodoh nya


"Bukan,hantu yang merasuki Xander"jawab Marvel ngaur


"Waaahhh paraaah Xander di rasuki dong gue harus panggil dukun nih buat nyadarin dia"pekik Axel heboh


"Punya teman gak ada yang waras"batin Marvel lalu meninggalkan Axel yang masih heboh sendiri


"Lah ko gue ditinggal sih"bingung Axel sambil menggaruk tengkuk nya yang gak gatel sama sekali

__ADS_1


"Ah au ah elap,mending gue nemuin pacar gue yang ke 5"gumam Axel lalu pergi meninggalkan bascamp yang tidak bisa di bilang sederhana itu.


hapyy reading 😂😂😂


__ADS_2