
Saat ini di mansion yang terbilang cukup mewah terdapat seorang lelaki dewasa dengan aura nya yang cukup membuat siapa pun tanpa sadar bergidik takut
Yah dia ada lah Alaxander britz keturunan keluarga britz yang sangat hebat karna hanya dengan 4 tahun dia bisa membuat kelompok yang cukup berkuasa menjadi penguasa kelompok mafia menengah yang kekuatan nya cukup untuk menghancurkan sebuah kota
Geng CAMORRA ada lah geng yang cukup di takuti oleh mafia lain nya bahkan pesuruh yang paling biasa pun tidak ingin di provokasi oleh kelompok lain karna siapa pun atau kelompok mana pun yang berani menyakiti atau tidak hormat dengan anggota CAMORRA mereka akan hilang dalam waktu semalam
Itu bukan hanya rumor tapi kenyataan yang sudah membuat banyak contoh misal nya kempok mafia yang bernama The king hanya karna anak dari ketua kelompok itu meremehkan anak buah Xander,keesokan hari nya sudah tidak ada lagi geng yang bernama the king,dan yang lebih menakutkan mereka semua mati dengan cara yang mengenaskan
Maka dari itu tidak ada yang cukup berani meremehkan kelopok CAMORRA lagi hanya karna pemimpin nya yang masih berumur 22 tahun ,karna walaupun pemimpin dari kelopok CAMORRA masih muda kekejaman nya sudah terkenal di seluruh dunia
"Bagaimana pergerakan tikus kecil itu "tanya nya dengan nada yang teramat dingin
"Sejauh ini pergerakan nya hanya menghabiskan uang dan pergi ke club untuk bermain judi ataupun ******,tampak nya tikus ini tidak di anggap sama sekali oleh kelompok COSA NOSTRA itu bahkan mungkin mereka tak pernah melihat keberadaan nya,memang kadang dia berhubungan dengan anggota mafia itu namun hanya untuk menjadi pelayan atau budak mereka dan tak lebih "jelas sang anak buah kepercayaan Xander itu dengan lancar
"Heh ternyata hanya tikus kecil yang bahkan tak layak untuk di sebut tikus "kata Xander di sertai dengan seringai nya
"Lalu kenapa selama ini kelompok bloody rose(nama kelompok Dea) tidak berani melakukan pergerakan terang-terang an untuk menghabisi tikus kecil itu?"tanya Xander dengan alis terangkat
"Sebenar nya saya pun tidak tahu jawaban akan pertanyaan anda,tapi setau saya pemimpin kelompok blody rose ada lah teman kakek anda,dan tidak mungkin kekuatan kelompok mereka akan di bawah kita "sahut sang anak buah menganalisis
"Pasti ada yang kita lewatkan selama ini " jawab Xander dengan nada dingin
"Cari tau semua nya sedetail mungkin,saya mau secepat nya informasi itu harus ada di tangan saya "perintah Xander mutlak
"Baik bos "jawab sang anak buah hormat
***
Sementara itu di mansion Xander tidak ada yang tau ada penyusup yang sudah berhasil memasuki mansion tanpa ketahuan dan terlihat oleh cctv
__ADS_1
Jelas sekali orang itu sudah ahli dalam hal penyamaran
Dengan mengendap ngendap dia berhasil melewati bagian-bagian ruangan mansion Xander tujuan nya ada lah sebuah kamar bercat putih di depan mata nya
Dengan pelan dia membuka pintu itu dan melihat seorang perempuan yang tertidur dengan nyenyak
Di dekati nya perempuan itu dengan pistol yang ketika di tembakkan tidak akan mengeluarkan suara sekecil apa pun
"Mati "gumam sang penyusup lalu menembakkan pistol itu tepat di kepala sang peempuan
Tapi sebelum pelatuk pistol di tarik sudah ada tangan yang cukup berisi menahan nya dan mengalihkan sasaran tembak yang dari awal di tujukan kekepala sang perempuan itu menjadi ke dinding
Perempuan itu menatap tajam sang penyusup yang ternyata ada lah seorang perempuan
"Heh ternyata keamanan mansion Xander bisa di jebol juga yah "kata perempuan itu disertai dengan kekehan sinis
"Kau harus Mati Dea!" ucap sang penyusup itu dengan nada benci
Kesadaran Dea selalu terjaga walau dengan keadaan tidur sekali pun,dan bertambah kala sedang merasa dalam bahaya,respon tubuh nya yang di latih nya selama bertahun-tahun itu lah yang berkali-kali menyelamat kan nya dari kematian
"Dendam apa yang kita miliki,kenapa kau seperti sangat membenci ku,padahal aku yakin kita tak pernah bertemu "tanya Dea dengan nada tenang
Tak ada sedikit pun ketakutan di mata nya,karna Dea sudah mengalami banyak kejadian yang lebih berbahaya dari ini
"Heh kita memang tidak pernah bertemu,tapi kau membuat Xander menyakiti adik ku Adelia,kau menyuruh Xander untuk menjauhi nya kan yang mengakibat kan adik ku di landa kesedihan yang mendalam "jawab perempuan itu yang rupa nya ada lah kakak dari Adelia ORLANDO ARSENIO
"Wahh jadi kau CAROL ORLANDO ARSENIO seorang yang di anggap seluruh dunia teramat menyayangi adik nya melindungi adik nya dari segala macam bahaya yang ada di dunia itu,aku cukup tersanjung kau datang secara pribadi untuk membunuh ku "jawab Dea dengan nada yang terkesan antusias tapi terselip ejekan dalam setiap kalimat yang di ucapkan nya
"Yah aku memang akan selalu melindungi nya,maka dari itu aku akan membunuh mu supaya adik kecil ku bahagia dengan Xander "kata Carol dengan nada bahagia
__ADS_1
"Wahhh baik sekali hati mu,membunuh ku untuk kebahagiaan adik mu "jawab Dea masih dengan nada antusias
"Tapi apa kau yakin akan membunuh ku "lanjut Dea kali ini dengan nada dingin nya
"Apa maksud mu,kau kira aku takut hanya sekedar untuk membunuh mu,jangan lupa aku ada lah anak dari David ORLANDO ARSENIO pemimpin dari kelompok mafia Cosa Nostra,kelopompok yang di pimpin Xander itu hanya seperti semut bagi ayah ku hanya dengan sekali injak maka husss keberadaan nya akan menghilang "kata Carol dengan nada yang sangat arogan
Dea masih setenang seperti sebelum nya walau Mendengar perkataan Carol yang memang benar ada nya itu
"Yah memang semua perkataan mu benar,tapi aku sangat yakin seorang David ORLANDO ARSENIO akan sangat murka ketika mengetahui putri sulung yang selalu di banggakan nya ternayata mencintai adik nya sendiri putri kesayangan nya yang di jaga nya sepenuh hati,apa perkataan ku benar Carol ?"tanya Dea dengan senyum sinis nya
"Ka-auu darimana kau tau semua itu hahh "tanya Carol dengan muka yang memerah menahan amarah
"Heh itu terlihat jelas di wajah mu ketika memandang nya dengan lembut penuh kasih sayang,tatapan yang bukan di tujukan seorang kakak kepada adik nya,melainkan tatapan seorang kekasih yang mencintai wanita nya "jawab Dea dengan nada mengejek
"Kali ini kau harus matii Dea "teriak Carol dengan gila tanpa perduli suara nya cukup kencang untuk di dengar semua bodyguard Xander
"Coba lah "jawab Dea menantang
Carol lalu menembak Dea yang langsung di hindari dengan mudah oleh Dea,Dea pun membalas dengan menembak kaki kiri Carol tapi juga berhasil di hindari oleh Carol adegan tembak menembak pun terus terjadi hingga tangan kanan Carol tertembak dan pistol pun lepas dari tangan nya,kesempatan itu tak di sia-sia kan oleh Dea, Dea langsung meninju dan menendang Carol dengan sangat keras Carol pun tak kalah dengan Dea walau sebelah tangan nya tertembak, perkelahian antar wanita itu sudah hampir mencapai puncak nya dengan Carol yang jelas kalah ketika berkelahi dengan Dea,mata Carol sudah sedikit buram akibat teralalu banyak kehilangan darah,maka dari itu dia bergegas untuk keluar dari mansion Xander
Anak buah Xander yang melihat Carol kabur pun hendak mengejar tapi di hentikan oleh Dea
"Maaf nona kami terlambat "ujar sang bodyguard dengan kepala tertunduk
"Sudah lah tak apa,memang sebaik nya kalian jangan ikut campur "kata Dea dengan nada dingin
"Sekarang kalian boleh pergi,dan ingat suruh maid datang kesini untuk membereskan kamar ku "perintah Dea
"Sekali lagi maaf nona kami lalai dalam menjaga nona "ujar bodyguard itu lagi karna merasa gagal melindungi wanita bos mereka
__ADS_1
"Kami permisi nona,maid akan datang sebentar lagi "kata bodyguard itu lalu menunduk hormat dan pergi
"Hahh ini lah yang kutakutkan mau tidak mau aku harus segera pergi untuk keselamatan mu Xander "gumam Dea sambil menghela napas lelah