
“Cepat lari dari sini Rais” ucap Aman yang menahan tangan Jack agar tidak terlalu tercekik. Rais yang melihatnya langsung membantu Aman dengan melempar batu yang ada di sekitarnya.
“Nampaknya kalian berdua harus mati, karena telah membuat ku kesal. Dan aku tidak ingin bermain-main dengan kalian” seketika Jack mengayunkan pedangnya sehingga membuat anging yang begitu kuat. Rais dan Aman terhempas membuat mereka tidak bisa bergerak karena kesakitan.
“Baiklah anak-anak. Kelihatannya waktu bermain sudah habis” ucap Jack yang mengayunkan pedangnya ke arah Rais.
***
Tiba-tiba saja chip kehidupan yang ada di saku Rais menyala dan membuat aura di sekitar tubuhnya dan bergerak dengan sendiri memukul Jack dengan tangan kosong. “Uhhhh” Jack pun tertinju di pipinya sehingga terpental jauh.
“Apa ini?” ucap Rais yang merasa heran. Kini dirinya diselimuti aura biru dari chip kehidupan. Aman pun membuka matanya karena tadi ia melihat sebuah cahaya yang menyilaukan.
“Hah. Apa yang terjadi Rais dan kenapa di sekitar tubuhmu bercahaya biru?” ucap Aman merasa heran dengan tampilan Rais sekarang.
“Aku tidak tau” sahut Rais. Kemudian ia meraba saku celananya. “Chip kehidupannya tidak ada” ucap nya lagi.
“APA! Bukannya tadi kau sudah menemukannya lalu menyimpannya” sahut Aman yang saat itu ia juga melihat Rais memasukkan sesuatu ke dalam sakunya. Saat itu Aman berpikir bahwa Rais telah menemukan benda tersebut.
“Aku juga tidak tau kemana chip itu sekarang apa kita harus mencarinya” tanya Rais kepada Aman. Tapi ia langsung menjawab dengan gelengan kepala.
“Tidak perlu lagi sekarang gimana caranya kita kabur dan satu lagi. Apa kau bisa menghilangkan cahaya biru di sekitar tubuhmu” ucap Aman.
“Aku tidak tau caranya”ucap Rais.
Ketika mereka sedang berbicara Jack bangun dan ia merasa pusing. Ia tidak percaya kalau anak itu memiliki kekuatan yang besar. Jack pun membuka matanya seakan tidak percaya.
__ADS_1
“Aura biru itu. Jangan-jangan” gumam Jack. Ia langsung berdiri dan menyerang Rais dan Aman dengan snejata perisainya.”Haaaaa” teriak Jack.
Rais yang melihat Jack menyerang pun langsung memeluk dan melindungi Aman. “AWAS” ucap Rais. Serangan Jack pun tidak mengenai mereka tapi menumbang kan pohon yang ada didepannya.
“HAH. Aku tidak percaya kalau dia bisa menumbangkan pohon itu dengan satu serangan” ucap Aman. Karena Aman sering melihat film-film yang pernah ia putar dan sering berkhayal jika dirinya punya kekuatan seperti superhero.
Rais dan Aman pun berdiri dan mereka mencoba kabur dari jack sejauh mungkin. “UUUAAAHHHHH” teriak Jack yang saat itu tertimpa pohon. Jack yang masih melihat Aura biru itu dari jauh. Ia pun tersenyum “Mungkin ini hanya kebetulankah atau ia memang tidak bisa menggunakan chip kehidupan? Tapi seandainya chip khidupan yang memilihnya aku terpaksa harus membunuhnya dengan sekuat tenaga” gumam Jack.
“Aku tidak percaya kau memiliki kekuatan cahaya biru. Darimana kau mempelajarinya” ucap Aman dengan mata yang berbinar-binar.
“Aku saja tidak tau jika memiliki kekuatan ini. Tapi kenapa tiba-tiba muncul begitu saja san bersamaan dengan itu chip kehidupan juga hilang dari saku ku” sahut Rais yang merasa heran.
Mereka yang masih berlari dikejar oleh Jack dengan menggunakan Chip Kehidupannya dan mengeluarkan Armor Pelindung dari chip tersebut. Rais dan Aman pun berhenti berlari dan berbalik arah.
“Sebaiknya kita tidak berususan dengan nya. Aaaaaa” teriak Aman. Rais dan Aman pun berlari lagi. “Kalian tidak akan bisa kabur dari ku. Kali ini aku akan membunuh dia dari belakang” teriak Jack dan ia langsung melancarkan serangan. Rais yang menyadarinya memegang kepala Aman.
“Rais, bisakah kau menggendongku? Sepertinya aku sudah tidak kuat berlari lagi” ucap Aman menggodanya. “Bisakah kau tidak bercanda kali ini Aman?” teriak Rais diselangi serangan lagi dari Jack. Mereka menunduk kembali.
“Cih, Baiklah. Jika itu yang kalian mau aku akan menghampiri kalian” ucap Jack. Ia pun menggunakan tenaga chip kehidupan untuk terbang. Tak lama setelah itu, ia sampai di hadapannya mereka membuat Rais dan Aman berbalik arah kembali.
“Kalian tidak bisa lari lagi” teriak Jack dan ia pun melancarkan serangan. Posisi itu pun sangat dekat sehingga Rais dan Aman pun tidak akan sempat untuk menghindari serangan tersebut. Jack telah melancarkan serangannya, namun yang terjadi adalah serangan Jack ditangkis oleh Rais lagi
Rais pun tidak mengerti. Tubuhnya tiba-tiba bergerak dengan sendirinya dan menangkis serangan tersebut. Aman yang terjatuh melihat Rais. “Aku tidak percaya kalau temanku sekarang seorang superhero. Tapi sepertinya lupa ingatan atau reinkarnasi dari seseorang” gumam Aman yang merasa senang dan ia pun kagum.
“Bagaimana mungkin?” teriak Jack yang merasa kesal dan menghentakkan kakinya. “Hah!” ucap Rais dan Aman serentak.
__ADS_1
“Bagaimana mungkin benda itu memilih mu? HAH!” teriak Jack kepada Rais. Rais pun merasa heran dengannya.
“Apa maksudmu benda itu memilih ku?” sahut Rais.
“HAAAAHH!” Jack menghela napas nya. “Baiklah, Aku mulai serius sekarang” ucapnya lagi dan mengeluarkan kekuatan penuhnya.
Aman melihat Aura berwarna merah yang berada ditubuh Jack pun merasa takut sehingga ia tidak bisa menggerakkan kakinya. “Kenapa kakiku tidak bisa digerakkan?” gumam nya. Aura tersebut semakin meluas dan semakin pekat
Rais yang melihatnya pun juga merasakan ketakutan. “Aku takut sekali dan kakiku tidak bisa bergerak” gumam Rais. Jack merasa kekuatannya sudah dikeluarkan semua. Ia pun mulai menyerang lagi. “Aaaaaaaaa” teriak Jack. tapi serangannya kali ini di tahan oleh Rais.
Rais yang merasa ketakutan tiba-tiba bergerak sendiri dan menahan serangan Jack dengan Aura Birunya. Aman yang melihatnya berteriak kepada Rais.
“Rais bukannya kau pernah ikut bela diri kan? Kenapa kau tidak melakukannya?. Mungkin itu satu-satunya cara untuk melawannya” teriak Aman.
“Aku bukannya tidak mau tapi itu sudah lama, Aman. Aku bahkan sudah tidak melakkukan olah raga lagi” sahut Rais dengan teriak.
“Tapi kau masih mengingat gerakkannya kan?” teriak Aman lagi. Rais pun berpikir untuk mencobanya. Ia sudah melihat beberapa serangan Jack sebelumnya.
“Sepertinya aku harus melakukannya ya!” ucap Rais yang merasa dirinya percaya diri. Rais pun tersenyum kepada Jack. Ia pun menahan serangan Jack lalu mengarahkannya ke samping dan terjadi ledakan yang kuat.
Rais mulai percaya diri menyerang Jack dengan bela dirinya. Dimulai dari tendangan kaki yang mengarah ke dagu Jack membuat ia melayang. Rais pun tidak berhenti menyerangnya mulai dari pukulan tendangan, pukulan lagi, tendangan lagi.
Rais pun menendang Jack ke bawah, sehingga Jack terhempas ke tanah. “Hebat temanku. Kau emang superhero yang terbaik” ucap Aman memberikan jempol kepada Rais. “Huuuuuft” Rais menghela napas nya.
Tapi ini masih belum berakhir. Jack yang tergeletak pun berdiri dalam kabut. Ia pun melempar pedang dengan kuat dan cepat. Rais yang tidak tau tiba-tiba pedang tersebut mengarah kepadanya.
__ADS_1
Mohon maaf apabila ada kata atau kalimat yang kurang sesuai, dan jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar agar kedepannya cerita ini bisa lebih menarik dan seru. dan saya mengucapkan Terima Kasih yang sebesar-besarnya.
Muhrialis