
#Eps14//First love at school
“Kamu!, Kamu ngapain disini?!”tanyaku
“Yaa.., tadi gua denger lu dibully temen sekelas lu...” jawabnya
“Dibully?!, Ngak kok!, mereka ngak bully aku!” ucapku sambil berusaha tersenyum
“Lu ngak usah boong!, orang ada Videonya” jawabnya
‘Video?!, mungkin video itu udah kesebar ke sekolah!’ batinku
“Hei!, Hei!” ucapnya sambil melambai-lambaikan tangannya di depanku
“Ah, apa?, ada apa?!” tanyaku yang telah sadar dari lamuanku
“Elu kenapa sih?” Tanyanya
“A..aku?, ngak..kok!” jawabku terbata-bata
“Mau makan?”Tawarnya
“Boleh!” jawabku
Kitapun pergi kekantin sekolah, di perjalanan banyak pasang mata yang mengarah ke kita berdua, rasanya aneh!, tapi aku tetap berusaha tersenyum
“La!”panggilnya
“Ah!, iya?!” jawabku sembari tersenyum paksa
“Lihat deh!, orang-orang pada lihat ke kita...” ucapnya, akupun hanya menunduk dan memilih untuk diam
“La...!” panggilnya lagi sambil menyengolku
“Ah..!, iya?!” jawabku
“Kenapa sih lu?, malu?” tanyanya, tapi lagi-lagi tak ku jawab, aku hanya menundukan kepaku kebawah
“Em! udah sampai nih!, makan yuk!” ajakku mengalihkan topik
Kemudian kita pun duduk di salah satu meja makan yang ada di kantin tersebut
“Mbaa!!!” panggil Rafael ke pelayan
“Iya, mau pesan apa?” tanyaku
“Samain aja!” ucap kita bareng, kita kaget!, dan langsung melihat ke arah satu sama lain
“Ah, kamu aja!” ucapku
“Elu aja dah!” jawabnya, aku hanya bisa menghela nafas panjang....
“Hm, yaudah, saya mau kentang goreng mba, sama jus Jambunya satu!” jawabku
“Saya samain aja!” sahut Rafael sembari tersenyum ke arahku,
Akupun mengeleng-gelengkan kepalaku pelan, sambil tersenyum kecil
__ADS_1
“La...!” panggilnya, lalu aku menoleh ke arahnya
“Gimana ma perjodohan kamu itu?” tanya Rafael
“Ngak tau!” jawabku dingin
”Eh, La!, serius!, gimana?!” tanya Rafael serius
“Sebenarnya..., aku pengen batalin perjodohan itu!” jawabku
“Hhhmm, gimana ya...?” gumam Rafael
Tiba-tiba ada pelayan datang
“Permisi...., ini makanannya..” ucap pelayan itu
“Iya mba, taruh sini aja!, makasih...” jawabku
“Ah, gini aja La!” teriak Rafael sambil memukul meja dengan tanganya, semua pasang mata langsung mengarah ke kita berdua
“Eh!, Rafael jan teriak-teriak dong ah!, malu tau!” ucapku, lalu iapun melihat kesekeliling
“Iihh, malu tau!, Rafael mah!” ucapku ngambek
“Ih, lu ngambek?, gitu aja malu!” ujarnya
“Iiihh, kamu ngak asik!” umpatku, tiba-tiba bel tanda masuk berbunyi....
“Kan, udah bel!, iih belum aku makan lagi ni!” ucapku
Akupun pergi membayar dan meninggalkannya
“Ngambek lu?” tanyanya, tapi lagi-lagi tak ku jawab
Rafael. Pov
“Viola....!!!” teriaku, sambil terus mengejarnya
“La!, gua mau bicara ke elu!” ucapku menariknya ke peluanku
Terlihat Viola yang kaget. Banyak pasang mata, dan kamera handphone menuju arah kita
“Rafael!, jangan ulangi ini!” ujarnya “Rafael!!” teriakku
“La..., gua serius!, gua mau ngomong ke elu!” ucap Rafael serius
“Yaudah apa?!, tapi lepasin aku dulu!” pintanya, akupun melepaskan pelukanku
“Gua-” belum selesai aku ngomong tapi...
“Eh, anak-anak ngapain disini!, ini udah bel lho...., masuk sana!” perintah bu guru
Viola. Pov
“Ah, El!, aku...ke..kelas dulu ya...bai!” pamitku, sembari pergi menjauh dan melambaikan tangan
********
__ADS_1
‘Hhmm, aku harus apa ya...biar bisa batalin perjodohan ini?!’ batinku, tiba-tiba ada sebuah pesawat kertas yang masuk dari luar jendela
“La..., ngapain sih murung terus, Senyum dong kaya biasanya:')), aku ada dibawah!”~Rafael
“Ha?!, Rafael?!” tanyaku pelan,
Akupun melihat ke arah jendela, terlihat ia sedang tersenyum padaku, akupun membalas senyumanya itu
Sepertinya dia sedang main basket, ah tiba-tiba sekarang dia melambaikan tangannya ke arahku, akupun membalas lambainnya itu
“Viola!!!” teriak pak guru, seketika aku kaget dan langsung menghadap ke pak guru
“Ah, iya pak?!” tanyaku sambil menyembunyikan kertas dilaci
“Kamu itu aneh!, Senyum-senyum sendiri!, ngelambain tangan!, aneh kamu!” ujar pak guru
“Tau tuh pak!, tu anak kerasukan dari mana?!, panggilin psikolog aja!, hahaha!” timpal Dinda, kemudian semua anak-anak pun tertawa riang sambil melempariku kertas
“Udah!, semuanya diam!, kita lanjut pelajaran!” ujar pak guru tegas
***********
“Rafael!!” teriakku
“La!, mau bareng?!” tanyanya
“Ngak!, eh kamu mau bicara apa?” tanyaku
“Ah itu!, jangan disini deh!, banyak orang!”ucapnya sambil menarikku
“Eh, eh!, mau kemana?!” tanyaku
“Naik!” perintahnya
“Tapi...-” ucapku belum selesai tapi udah di potong olehnya
“Cepet!” bentaknya, rasanya ngeri juga kalau dibentak olehnya
Kemudian akupun menaiki motornya, dan pergi meninggalkan sekolah
“La...!!” panggilnya, tapi tak ku jawab, aku hanya menunduk kebawah, sembari memegangi jaketku
“Laaa....” teriaknya, tapi lagi-lagi tak ku jawab
“La..,lu ngambek ya?” tanyanya lembut
“La...” ujarnya
“Gua mau ngomong ke elu!” ucapnya serius
“Cuih, kalau lu gini..gua ngak maukasih ide buat lu batalin perjodohan lu”ujarnya
Aku yang mendengar itu kaget, dan langsung melihat kearahnya
“Beneran?!” tanyaku sembari tersenyum
~Bersambung
__ADS_1
Makasih semua sudah mampir ke novel saya, maaf kalau ada Typo jga🙏, like and comennya ditunggu😊
HappyReading📖