First Love At School

First Love At School
34~Beres-beres~


__ADS_3

#Eps34//First Love At School


Sudah terbayang desain yang indah dan berwana, kubaringkan tubuhku di kasur dan kututup mataku, awalnya aku hanya ingin istirahat sebentar, eh ke blablasan jadi tidur


Baru sebentar aku tidur, tapi tiba-tiba aku merasakan sesuatu di sampingku, dan saat ku buka mataku, Ah! Sial apa ini? Rafael berada tepat di sampingku, aku pun bangun dan langsung menariknya agar duduk


“Ra..Rafael! Lagi apa? Turun!”tanyaku terbata-bata sambil menyuruhnya agar pergi


“Apa? Bukankah kita pernah tidur seranjang?”jawabnya sambil tersenyum


“Ih! Nga! Turun! Turun cepet!!”perintahku tagas


“Nga!”jawabnya singkat kepadaku dan kemudian diapun tidur lagi


“Iiihh! Rafael! Kamu tuh ganggu banget sih! Pergi dong!”perintahku sambil memukulinya dengan bantal


“Berisik banget! Capek nih gua!”jawabnya


“Kalau mau tidur, disofa depan aja dong!”ucapku memberi saran


“Nga ah! Lu aja kali!”jawabnya dan balik menyuruhku pergi


Rafael. Pov


Tiba-tiba diapun berhenti memukuliku dengan bantal dan kemudian pergi ke luar kamar sambil menghentakan keras kakinya itu


Aku yang melihat itupun tertawa kecil karena tingkahnya yang mengemaskan


“Dasar!”gumamku sambil ternsenyum kecil


*********


‘Nih udah 2 jam ni anak kok nga ada suaranya?!’batinku, akupun pergi keluar kamar untuk mengeceknya


“La..Viola...!!!”panggilku, akupun mencarinya kesemua sudut ruangan dari dapur atap halaman hingga kolam renang sambil memanggil namanya terus, tapi tak ada jawaban

__ADS_1


“Jangan-jangan ni bocah keluar!”gumamku menduga, akupun segera pergi mengambil kunci mobilku yang ada di meja depan sofa


Dan benar saja saat itu juga akupun melihat Viola yang sedang tidur di lantai sepertinya dia terjatuh dari sofa, akupun ber-jongkok didepanya


“Ah! Jadi disini lu La! Heh bangun! Bangun woy!”ucapku membangunkanya sambil menepuk pipinya, dan akhirnya diapun terbangun dari tidurnya


“Heh! Heh! Ngapain lu disini?”tanyaku padanya yang sudah bangun, tapi dia yang masih mengantuk pun hanya diam dan memejamkan matanya


“Hei laaa!!!”teriakku memanggilnya walau dia didepanku, diapun kaget dan langsung membuka matanya


“Iihh! Kamu tuh ganggu aja!”ujarnya sambil mengucek matanya


“Eh! Jangan di ucek!”ucapku sambil menahan tangan kanannya yang sedang mengucek matanya


“Ah iya iya...dah jan ganggu lagi aku mau tidur!”ucapnya sambil berdiri dan kemudian tidur tengkurap di sofa


“Laa..bangun dong!”ucapku membangunkannya sambil menepuk pipinya


“Ih Rafa! Jan ganggu aku!”ucapnya sambil mendorong wajahku kebelakang. Akupun menahan tangannya dan mengangkat tubuhnya agar dia duduk


“Rafael ganggu, aku kan capek!”gumamnya yang sedang tidur bersandar dibahuku, aku yang mendengar itupun hanya bisa tertawa kecil


Kurangkul dirinya sambil sesekali kucium kepalanya, bau wangi shampoonya tidak terlalu menyengat, baunya kalem tapi tetap wangi aku menyukainya...


“Kasihan banget sih lu La!”gumamku sambil merangkulnya erat


***********


“Geser ke kiri dikit, iya..pass!”ucapnya padaku yang sedang memasang bingkai gambar di dinding


Akupun turun dari kursi dan berjalan mendekat kearahnya, terlihat dia yang masih sibuk membersihkan meja yang penuh debu


“Lu nga laper? Tadi siang kan belum makan...”tanyaku


“Laper sih, eemm kamu laper ya..bentar ya, nanti aku bikinin makan!”jawabnya yang masih sibuk dengan meja yang kotor didepannya

__ADS_1


“Gua aja yang bikinin, lu kan capek!”tawarku penuh perhatian, Viola yang mendengar itu langsung melihat kearahku


“Ka..kamu? Emang kamu bisa?”tanyanya tak percaya


“Bisa lah, nih..gua bisa goreng telor, masak mie juga”jawabku penuh keyakinan sambil terus membanggakan diriku


“Hahaha...kalau itu semua orang pun bisa!”jawabnya sambil tertawa riang, aku yang mendengarnya tertawapun ikut tersenyum


“Iiihhh kamu mah, yaudah bentar aku pesan-in makan dulu!”ucapnya, kemudian diapun memesan makanan lewat hpnya


“Mau apa?”tanyanya


“Samaain aja!”jawabku sambil nengantikan dia membersihkan meja


**********


Viola. Pov


Jam menunjukkan pukul 20.47 yang artinya hari sudah malam, kulihat Rafael yang tertidur bersandar di sofa di sebelahku


Aku sih, pengen nyruh dia pulang, tapi ngak tega juga bangunin, tapi kalau aku nga bangunin dia nanti apa kata tetangga


“Rafa..Rafael...Rafa..”panggilku berulang kali sembari menggoyang-goyangkan tubuhnya, kemudian diapun terbangun dan mulai membuka matanya


“Udah malam nih, kamu pulang aja ya...udah seharian disini lho..”ucapku lembut


“Aaahh, bentar lagi Laa, nanggung nih ah!”jawabnya, dan kemudian tidur lagi


“Eh Rafael, bangun dong! Ini udah malem, nanti kan nga enak sama tetangga..” jawabku mencoba membangunkanya


“Iya deh”ucapnya kemudian diapun berdiri dari sofa dan kuantar keluar


“Lu beneran berani? Lu nga takut kan, lu sendirian lho disini! Lu mau gua temenin nga? Lu serius nyuruh gua pulang?”tanyanya penuh kekhawatiran


“Iya, Rafa tenang aja, nga apa-apa kok!”jawabku

__ADS_1


“Kamu hati-hati ya dijalan, jan sampe ketiduran juga...”ucapku padanya dengan penuh senyuman


__ADS_2