
#Eps.17// First Love At School
Tiba-tiba ada seseorang yang meniup kedua mataku, sehingga membuatku sadar
“Ah?!, Siapa sih?!” umpatku, akupun melihat ke atas..
“Apaan sih!” sambungku sembari memutar kedua bola mataku
“Ngelamun terus!” ujarnya
“Bodo!” jawabku, diapun hanya tersenyum ke arahku
“Ih!, gaje!, udah-udah pergi sono!, jauh-jauh!” usirku
“Yaudah gua duluan!” pamitnya kemudian pergi begitu saja
“Ih!, Aneh banget tu orang!” gumamku sembari memutar kedua bola mataku
“Gimana sih lu!, disamperin pacar kok malah di usir!” Ujar angga
“Ha?! Pacar?!, gila...pacaran ma tu orang!, ogah kali..” jawabku
“Ah!, lu abis putus ma dia?!” tanyanya
“Putus apa?!, ada hubungan aja kagak!” jawabku
***********
“Wah!, selamat ya Tar!” ucapku
“Makasih ya ka!” jawabnya
“Aku ngak nyangka lho, kalau aku kepilih!” sambungnya
“Selamat ya!” ucap semua orang
“Makasih” jawabnya sembari tersenyum
“Udah², ayo beresin semua!, abis itu baru pulang!” perintah pak Bima
“Siyaappp!!!” jawab Azka
Kitapun mulai membersihkan tempat itu....,
Tak perlu waktu lama jika membersihkannya bersama-sama,
“Yaudah gua pulang duluan ya...” pamit Aldi
“Ah!, aku juga mau pulang dulu!” pamitku kemudian pergi....
Dikelas...
“Ah!, capekk!!” keluhku
“Lho, tas ku, tasku kenapa nih?!” tanyaku sembari mengambil tas berwarna abu-abu itu
“Hm pasti ini air deh!” gumamku
“Air?!, Terus?!, Bukuku gimana dong?!” teriakku, akupun membuka tasku dan benar saja bukuku basah kuyup
“Yah! Ka, basah!!” ucapk
“Aku harus pulang nih!, keringin buku itu!” ucapku, kemudian pergi meninggalkan kelas
*********
“Ih!, mana sih pak Heru!, lama banget!, keburu ngak kering nih” umpatku
__ADS_1
“Haha!, sukurin!, makanya jadi orang tuh jan sok!” ucap orang dibelakangku, akupun langsung menoleh kebelakang
“Kalian?! Jadi kalian yang siram tas aku?!” ucapku
“Menurut lu?!, makanya lu tuh jan sok paling bener!” ucap Dinda
“Eh!, Lu pikir abis jadi pacarnya Rafael, lu bisa seenaknya ha!” tambah Yunna
“Iya pikir, lu ngak bisa seenaknya aja!” ujar Syella
“Eh!, siapa juga yang pacarnya Rafael!” jawabku
“Alah!, lu jan pura-pura polos!, gua tau lu sebenarnya kayak apa!” ucap Yunna
“Lu pikir Akting lu udah bagus?!” ujar Syella
“Cuih!, Wanita ****** yang tak tau malu!” timpal Dinda
“Apa yang kau katakan?!, ******!, situ yang ******!” ucapku
“Lah emang kan lu ******!” ucap Yunna
“Tarik omongan kamu Yunna!” ucapku
“Bodo amat!, suka-suka gua dong!” jawabnya
“Kalian tuh maunya apa sih?!, dari dulu sampai sekarang kalian terus gangguin aku!” ucapku
“Kitakan pengen lihat lu tersiksa dengan siksaan kita!” ujar Dinda, mereka pun mendorongku kebelakang hingga terjatuh, kemudian pergi begitu saja....
“Iihhh!, ngeselin!” umpatku sembari menghentak-hentakkan kakiku
“Non!, non kok duduk dibawah?!” tanya pak Heru yang baru datang langsung berlari ke arahku
Kemudian diapun membantuku berdiri “Lama banget sih, kemana aja?!” tanyaku
“Maaf tadi abis nganterin nyonya ke bandara non!” jawabnya sembari membantuku berjalan kedalam mobil
“Oh iya!, hari ini kan papa pulang!, ya elah tambah aja masalahnya!” gumamku
“Hm, yaudah anter pulang aja kalau gitu!” perintahku
“Tapi non, nyonya bilang suruh saya jempun nyonya sambil bawa non” ucapnya
“Ah!, ngak-ngak!, pulang aja!” perintahku
“Yaudah deh non!” jawabnya, kemudian kitapun pergi pulang
**********
“Lho non ngak ke bandara?!” tanya bi Eni
“Ngak, lala capek!” jawabku kemudian pergi menaiki tangga
“Oh ya, nanti kalau dicariin mama atau papa, atau siapalah, bilang kalau Lala tidur kecapek-an!”perintahku
“Iya non!” jawab bi Eni, kemudian akupun masuk ke kamar
“Aduh! kenapa sih, masalah ada terus!” gumamku sembari membaringkan tubuhku di ranjang size king itu
“Capek banget!, oh ya, bukuku!” teriakku
Akupun segera mengeringkan bukuku menggunakan hair dryer.....
“Yah!, kering ngak ya?...., aduh! Gimananih”gumamku bingung
“Moga-moga kering deh!” ucapku
__ADS_1
************
“Aduh! masih dua buku lagi nih, kan udah 2 jam aku gini terus!” ucapku
“Bersih-bersih dulu deh!” gumamku, akupun segera mandi dan menganti pakaianku
Tak perlu waktu lama, akupun selesai mandi dan berganti pakaian
“Ah!, Capek! tidur bentar ngak papa kan?!” gumamku
Tiba-tiba ada sebuah chat masuk, akupun membuka chat itu siapa tau penting
“Lagi ngapain lu?” tanya no tak dikenal
“Ini siapa?” tanyaku
“Yaelah!, ini gua!, Rafael!” jawabnya
“Lho, kok bisa tau no aku?” tanyaku
“Ya bisa lah, apasih yang ngak bisa dilakuin Rafael!” jawabnya
“Oh ya lagi apa la?” tanyanya
“Tiduran!” jawabku
“Oh, oh iya, tadi lu mikirin apa?” tanyanya lagi
“Mikirin apa?, emang aku mikirin apa?” tanyaku
“Itu pas tadi, pas gua niup mata lu!” ucapnya
“Hm, ngak kok, ngak lagi mikirin apa-apa!” jawabku
“Pasti lu lagi mikirin gua kan!” ucapnya
“Ih, ngapain juga mikirin kamu?, kurang kerjaan apa mikirin kamu?” ucapku
“Oh iya, aku mau minta tolong dong!” pintaku
“Apa?, jan yang aneh aneh ya!” jawabnya,
“Tapi kayaknya kita harus ketemu deh, soalnya ini panjaaaang banget!” ucapku
“Yaudah!, ketemu aja kali, gua jemput ya” ucapnya
”Yaudah deh!” balasku, akupun segera mengganti pakaianku.....
Tak lama kemudian ku buka pintu dan pergi ke bawah menuruni tangga
“Lho la!, katanya tidur kecapek-an?” tanya Mama
“Ngak, Lala mau kerumah temen, pinjam catatan!” alasanku
“Eh la!, mau kemana malam-malam?!” tanya papa
“Itu, Lala mau ke rumah temem, ambil catatan!” jawabku
“Yaudah, hati-hati ya!” ujar mama, akupun membuka pintu dan terlihat pak Heru sedang berlari kecil kesini
“Kenapa pak?” tanya papa
“Itu non, cowok waktu itu didepan!” ujar pak Heru
‘Mampus deh!, jangan-jangan itu Rafael!’ batinku....
~Bersambung.....
__ADS_1
Makasih semua sudah mampir ke novel saya, maaf kalau ada Typo jga🙏, like and comennya ditunggu😊
HappyReading📖