First Love At School

First Love At School
Eps. 5 ~Sepertinya dia baik~


__ADS_3

#Eps.05//Ciuman Terlarang


Akupun menangis ditempat itu,


“Kenapa sih! Kenapa mereka terus menerus bertanya?!” gumamku sambil mengusap air mata yang ada


“Mereka mau nya apasih, kenapa mereka mau aja ngurusin hidup orang?!” keluhku


“Harusnya mereka cukup diam” ujarku


“Ema juga, kenapa sih, dia jadi dingin begini” gumamku, tiba-tiba aku mengingat sesuatu


“Oh ya, nanti kan aku disuruh bersihin toilet” ucapku pelan,


“Ngak, aku ngak bakal lakuin itu!, aku harus pulang!” ucapku pelan


“Tapi kan tangganya melewati perpustakaan” gumamku pusing


“Dah ah capek, mana udah jam 14.34 PM lagi, harusnya sekarang udah jam pelajaran” ucapku sambil berdiri


Akupun meninggalkan tempat itu dan kembali ke kelas, saat aku berjalan dikoridor-koridor, terdapat banyak siswa maupun siswi yang melihat ke arahku lewat jendela


Tapi tak ku hiraukan sedikit pun, sesampainya di kelas ternyata jam kos, awalnya semua pada bermain dan bergosip, tapi semua itu berubah semenjak aku datang kesana,


Semuanya diam, tak bersuara sedikitpun, puluhan pasang mata mengarah padaku “Apa?!” Bentakku

__ADS_1


“Dasar Cewek ngak tau malu!” ujar Raka


“Udah ketangkap basah aja, masih berani-berani nya pacaran di area adik kelas” ujar Axel


Mendengar ucapan itu akupun mengingat kejadian didepan kelas Xl tadi


“Eh, Lihat!, dia udah bikin nama baik kelas kita tercemar!” ujar Dinda


“Bener tuh, ngak tau malu emang ni bocah, dia yang bikin masalah, kita yang tanggung” umpat Axel


“Udah deh, stop!, kalian itu mau nya apasih?!, aku emang ngak ada hubungan ma Rafael, lagian aku baru kemarin kenal sama cowok itu!” ujarku penuh ke yakinan


“Heh!, lu pikir kita percaya sama omongan lu?!, ngak semudah itu!, apa lagi si pacar lu tuh, udah bilang kan kalau kalian pacaran!” timpal Yunna


“Apasih Yun!, Heh! Kalian pikir aku ini apa?!, Kenal aja kagak, cuman tau namanya doang” jawabku


“Iidiihh, Sok tau!, eh ngapain juga aku terpesona ma cowok kayak dia!” ucapku


“Emang sih dia mirip banget sama Jaemin, tapi ngak mungkin juga kali, aku terpesona sama visualnya” ucapku


“Heh Syella!, aku jomblo dari SMP itu, memang itu tujuanku, semasa SMP aku ngak pernah suka sama cowok manapun, kecuali pada Oppa dan Fanboy!” Sambungku


“Oh iya, Viola ini jomblo bukan berarti ngak laku kan?!, tapi dia masih bermimpi buat jadi no satu dihati oppanya itu 😆, lihat aja muka nya Viola, kek blasteran Indo-korea😆😆” ujarnya dengan nada seperti meledek


Semua orang pun menertawakanku, “Kalian Jahaaatttt!!!” Teriakku, akupun pergi meninggalkan kelas, dan menuju luar

__ADS_1


‘Mereka jahat!, apa aku buruk di mata mereka?!, apa aku salah jika mencintai oppa korea?’ tanya ku dalam hati


Tak terasa satu tetesan air mata jatuh kebawah, ‘Mereka Jahat!, kenapa mereka sudah berubah begitu!’ batinku


Air mata yang jatuh semakin deras jatuh kebawah, sesekali ku usap air mata yang jatuh, tapi semakin aku menginggat kejadian yang baru-baru ini, semakin banyak pula air mata yang jatuh, dan sampailah akhirnya aku menanggis disana, mengingat kejadian pahit itu membuatku sedih


Tiba-tiba saja bel tanda pulang telah berbunyi, semua siswa berhamburan keluar, tapi tak denganku, aku memilih untuk duduk di lantai sambil memeluk kedua kakiku


“Iisshh, pacarnya mana?, kok jadi gembel?!” ujar siswi kelas sebelah, merekapun pergi sambil tertawa


“Ya ampun, ini aku ada uang lebih!, buat beli make up ya, supaya pacarnya tambah suka!” ujar cewek lain yang sedang lewat sambil menyodorkan uang kearahku


Semua orang tertawa melihatku, tapi mau bagaimana lagi, tak lama kemudian lorong pun mulai sepi, sudah terdengar tak ada satupun langkah kaki, akupun mengangkat mata dan melihat ke semua arah, dan yang ada malah sepi!,


Terlihat sebuah uang disampingku, akupun menangis melihat itu, “Kenapa sih!, kenapa mereka memandangku rendah!, aku ingin kembali ke kehidupanku yang dulu!, aku ngak mau kayak sekarang!” teriakku sambil menjambak-jambak rambutku sendiri,


Tetesan air mata pun berjatuhan ke pipiku, aku menangis disana sampai-sampai ada suara yang berseru


“Udah jangan nangis!” ujar seseorang di sampingku, aku yang kaget langsung menoleh ke arah orang itu


“Kamu?!” ucapku, diapun turun dan duduk di sebelahku


~Bersambung


Makasih semua sudah mampir ke novel saya, maaf kalau ada Typo jga🙏, like and comennya ditunggu😊

__ADS_1


HappyReading📖


__ADS_2