First Love At School

First Love At School
Eps. 16 ~Kepikiran~


__ADS_3

#Eps16//First Love At School


Akupun pergi menjauhinya..., aku bisa mengerti situasi saat ini!


”Hello my Friend, How are you!” sapa Nayla pada Azka dan Rehan


“Diem!” jawab Rehan


“Uwu Double Kill!” teriak azka


“Ih!, ngak asik, mending ngevlog dulu!” ujar Nayla


“Eh!, Viola!, Gimana kabarnya?!, pacar lu mana?!” tanyanya


“Pacar?!, Rafael?” tanyaku


“Ya iyalah!, siapa lagi kalau bukan dia!” ucapnya


“Ngak tau!” jawabku


“Buset!, lu ngak perhatian banget si jadi orang!” ucapnya


“Bentar-bentar!” gumamnya sembari menyiapkan kameranya


“Oke!, Hai gyus!, kembali lagi di Chanel Nayla cantek+imut se-jagad raya!” teriaknya


Tiba-tiba datang lah Ema dan Pak Bima


“Pagi anak-anak!, loh!, cuman berlima doang?!” tanya pak Bima


“Ngak tau pak!, udah jam 07.42 masih belum datang!” ucap Rehan


“Coba cari!, siapa tau lagi dikantin!” perintah pak Bima


“Ih cepetan!” ujar Nayla sembari mendorong Azka


“Wah Dapet!, tembak!!, tembak terus!, biar mati tumusuh!” teriak Azka


“Mabar mulu!, cariin tuh temen kamu!” ucap pak Bima sembari mengambil handphone miliknya


“Yah!, Yah!, hp gua!, eh!, gua belom selesai mainnya!, jan ambil lah woy!, balikin hp gua!” teriaknya, akupun menepuk pundaknya dan mengkodenya untuk diam


“Itu pak Bima!” bisikku, diapun langsung melihat,


“Ah!, maaf pak!, ngak tau!!!” teriaknya kemudian kabur begitu saja dan diikuti oleh Rehan


“Dasar!, ngak jelas tuh anak!” ujar Ema sembari tertawa,


“Ah, Oke!, gyus tadi kalian lihat kan si Az...kkaaaa..., pak Bima...!, kan lagi ngevlog!” ucap Nayla yang sedang marah karena kameranya diambil oleh Pak Bima


“Kamera kamu juga saya sita!” ucap pak Bima,


“Udah tunggu apa lagi!, sapu halaman depan ini!” perintah pak Bima

__ADS_1


“Em..disitu pak?!,ngak didalam?” tanyaku


“Dah!, biarin aja Aulanya lagi di renovasi!” jawab pak Bima.....


Kemudian kita membersihkan halaman yang penuh dengan daun berjatuhan,


“OMG!, masak gini!, kotorrr!!” teriak Nayla


“Ih!, benar!, tukang bersih-bersih ngak bersihin sini kah?!” tambahku


“Udah bersihin aja!” ujar Ema


*********


“Wah!, akhirnya selesai juga!” teriak Nayla,


“Eh!, udah kinclong aja nih!”ucap Azka yang baru datang


“Lu dari mana aja sih?!, lihat tangan gua!, kotor semua nih!” tanya Nayla


“Loh!, kok cuma Della!, Angga!, Aldi!, sama Clara doang?!, Fira, sama Salsa mana?!” tanyaku


“Fira absen!, Salsa pergi!” jawab Rehan


“Eh!, ngomong-ngomong hp gua udah di balikin blom si?” tanya Azka


“Kamera gua aja ikut kesita!” ucap Nayla


“Udah!, dari pada gini terus!, mending buang tuh sampah!, bagi yang belum ikut membersihkan halaman!” ucap Ema....


Sudah sekitar satu jam kita membersihkan dan menyiapkan pemilihan osis


“Hm!, aku mau ke toilet dulu ya!”pamitku kemudian pergi menuju toilet


“Hm!, absen lagi nih jam pertama, kedua, ketiga!” gumamku


“Huh!, capek juga ya, padahal gini doang!” ucapku sembari mencuci tanganku


Tiba-tiba telfonku berbunyi...


“Ah!, dari papa!” gumamku sembari tersenyum, kemudian ku angkat telfon itu!


“Halo..., ada apa pa?, Tumben telfon?” tanyaku


“Ngak ada apa-apa kok!, rencananya papa mau pulang!, ini papa udah siap-siap buat terbang!” ucap papa


“Hah?!, yang bener pa?” tanyaku tak percaya


“Bukanya masih lama ya pa?” tanyaku


“Ya kan papa pulang mau jodohin kamu!, nanti juga papa balik lagi!” jawabnya, akupun kaget, ternyata papa juga menginginkan perjodohan itu!


‘Jodohin aku?!, tapi aku kan ngak mau!’ batinku sembari memasang wajah murung

__ADS_1


“Ha-halo?!” ucap papa, akupun mematikan telfon itu, dan kembali ke halaman tengah sekolah


Saat dijalan aku kepikiran terus bagaimana nasibku berikutnya


“Ya, masa harus dijodohin sih!, sebel!, ngak mau ah!” gumamku


Sesampainya disana, Nayla berteriak pada


“La!, lu dari mana sih!, cepetan apa, coblos pilihan lu!” ujarnya


“Ah!, iya iya!” jawabku, akupun segera mencoblos pilihanku


Tak lama kemudian banyak!, siswa maupun siswi dari kelas 10-12 yang datang


“Baik semuanya, tolong antri kebelakang!, yang rapi!, jangan dorong-dorong!” teriak Aldi


“Dek!, jangan dorong-dorong!, bisa diem ngak sih?!” tanya Della keras,


Akupun hanya melihat orang-orang sibuk dengan urusannya, sedangkan aku memilih untuk duduk diam


“Woy!, Lu enak banget!, duduk manis doang!” ucap Angga didepanku


“Biarin!, aku mah jadi saksi!, duduk manis juga kagak ngapa!” jawabku


“Iisshh!, gua juga mau kali duduk kayak gini!” ucapnya


“Yaudah duduk aja!, sewot bener!” ucapku, kemudian ia pun duduk disebelahku


“Eh!, gua mau tanya ke lu!” ucapnya


“Apa?!” tanyaku


“Bener?!, lu pacaran ma Rafael?!” tanyanya


“Dih!, siapa juga yang pacaran ma tu orang!, ogah kali!”jawabku sembari memutar kedua bola mataku


“Tapi-” belum selesai dia bicara tapi sudah kupotong


“Udah deh!, jan ngomongin dia!, aku lagi pusing nih!” ujarku


‘Yah, aku kok jadi kepikiran tentang perjodohan ini!, gimana nih?!’ batinku


‘Papa juga!, malah dukung mama!, iihh pake pulang segala!, ngeselin ah!’ batiku sambil memukuli meja


“Eh eh!, lu kenapa?” tanya Angga


“Bodo!” jawabku sembari melihat orang-orang yang terus lewat


Akupun terus melamun sembari memikirkan nasibku kedepanya....


Tiba-tiba ada seseorang yang meniup kedua mataku, sehingga membuatku sadar


~Bersambung.....

__ADS_1


Makasih semua sudah mampir ke novel saya, maaf kalau ada Typo jga🙏, like and comennya ditunggu😊


HappyReading📖


__ADS_2