
Berita Perusahaan yang di ambang kebangkrutan menyebar begitu cepat, banyak dari mereka yang bekerja di sana
mulai panik. Bahkan Alex yang membantu Enzo selama enam hari ini juga ikut panik sebab mereka belum menemukan titik terang sama sekali. Kali ini Alex harus mencari semua data sendiri sampai dia memiliki kantung mata akibat kurang tidur, sebab seluruh pasukannya masih pergi dengan Sofia. Alex mulai bingung kenapa satupun di antara anak buahnya tidak ada yang bisa di hubungi? Hanya menyelamatkan satu orang tapi kenapa selama ini tidak ada yang kembali? Apa mereka semua ikut liburan Bu Elma dan Sofia setelah misi selesai? Atau mereka
gagal dalam penyelamatan dan di sekap secara bersamaan?. Fikiran Alex jadi tidak karuan sebab ada dua yang dia khawatirkan untuk saat ini.
Besok adalah hari di mana Bu Elma dan Sofia pulang ke rumah, dan sampai sekarang Enzo belum juga mendapatkan hasil apapun. Enzo bingung harus menjelaskan apa pada Sofia dan Bu Elma nanti saat mereka pulang. Bahkan segala gaji karyawan juga belum ada yang di bayar, baik Perusahaan pusat maupun cabang. Dan untuk uang tabungan Enzo sendiri sudah banyak terkuras untuk liburan Sofia dan Bu Elma di Luar Negeri.
“ Kak Enzo aku bisa membantumu untuk memulihkan lagi semua Perusahaanmu, kakak tahu kan aku juga pewaris tunggal dalam keluargaku. Bahkan Vicky saja sudah tercoret dari kartu keluarga kami “
Enzo dan Alex menatap ke arah Grace yang duduk tenang di tempatnya.
“ Kau membantu dengan suka rela atau ada imbalannya? “
Alex jadi sewot sendiri melihat gadis licik didepannya, di saat seperti ini dia malah mencari kesempatan untuk merayu Enzo.
“ Asalkan Kak Enzo meninggalkan Sofia lalu menikah denganku maka aku akan mengembalikan semua pada tempatnya “
Enzo menatap tajam ke arah Grace, tatapan itu jelas sangat membenci gadis yang menyandang setatus sebagai adik angkatnya.
Enzo berjalan menghampiri Grace lalu mencengkeram lehernya dengan sangat kuat, hingga Grace kesulitan untuk bernafas.
“ Beraninya kamu mengucapkan kata kata yang sangat kotor seperti itu, apa kau pikir karena aku memberimu kesempatan yang kedua maka aku sudah memaafkan segala perbuatanmu di masa lalu? “
Cengkeraman Enzo semakin kuat sedangkan Grace mencoba untuk melepaskan diri sebab dia sudah mulai kehabisan nafas.
“ Enz lepaskan kamu bisa membunuhnya “
Ucapan Alex membuat Enzo melepaskan cengkeraman leher Grace, dan saat itu pula Grace mengambil nafas panjang untuk menghirup oksigen sebanyak banyaknya. Bahkan Grace sampai batuk juga.
__ADS_1
“ Tidakkah kakak berfikir tentang kehidupan Sofia dan Mama Elma nanti jika kakak bangkrut? Di usianya yang tua Mama Elma harus merasakan pahitnya hidup. Sedangkan Sofia juga harus bekerja keras demi melangsungkan hidup “
Alex jadi kagum dengan kehebatan Grace yang masih berani berbicara setelah Enzo hampir membunuhnya, bahkan dia bisa menafsirkan masa depan saat Enzo jatuh bangkrut. Ingin rasanya Alex menggali lubang dan mengubur gadis itu sekarang juga.
“ Apa kamu fikir semudah itu kamu bisa Kembali? Jika bukan karena Sofia aku bahkan tidak mengizinkanmu bekerja di sini “
Mata Grace membulat mendengar ucapan Enzo barusan, bukankah dia bisa Kembali karena tanda terima kasih Enzo padanya? Sebab Gracelah yang sudah membantu Enzo untuk menangkap Vicky dulu.
Enzo menceritakan saat dia meminta izin pada Sofia sebelum menerima Grace Kembali.
Flash back on
Enzo duduk mendekati Sofia yang tengah fokus membaca buku memasak di sofa kamar, istrinya itu suka sekali membaca berbagai macam buku. Bahkan ruang kerja Enzo sudah bertambah rak bukunya sebab Sofia selalu membeli buku setiap seminggu sekali.
“ Sayang mas mau bicara sama kamu tapi jangan marah ya “
dimulai. Itulah yang ada di fikiran Sofia.
“ Tenang saja mas, memang apa yang mau di bicarakan? “
Enzo merebahkan tubuhnya dan menjadikan kaki Sofia sebagai bantal.
“ Saat mas pergi kemaren Grace telah membantu mas dalam sebuah urusan, dan sebagai imbalan dia ingin kembali seperti dulu lagi. Bagaimana menurutmu? “
Enzo memang sudah mengizinkan Grace Kembali tapi dia juga harus meminta pendapat dari Sofia agar tidak timbul salah paham.
Sofia berfikir sejenak mendengar ucapan Enzo barusan meski dia sudah tahu sejak kemarin tapi dia harus pura pura terkejut di depan suaminya.
“ Hanya sebagai adik saja tidak masalah, biarkan saja “
__ADS_1
Mendengar ucapan Sofia membuat Enzo jadi lemas, sepertinya Sofia masih belum menerima cintanya. Bahkan tidak ada rasa cemburu sama sekali darinya, padahal jika Sofia menolak sudah pasti Enzo akan mengembalikan Grace pada Negara asalnya.
“ Mas jadikan mbak Grace sekertaris mas juga, agar dia bisa membantu pekerjaan Pak Alex biar lebih ringan. Menurutku itu lebih bagus “
Enzo semakin terkejut dengan ucapan Sofia kali ini, dia bahkan sampai bangun untuk memastikan apa yang baru saja di dengarnya itu tidak salah. Sangat berbeda dengan Sofia yang memasang wajah memohon, bahkan Sofia sampai merengek juga agar Enzo mengabulkan permintaannya. Meski tidak tahu apa alasan sebenarnya, Enzo tetap menuruti kemauan sang istri. Asal Sofia senang apapun itu akan Enzo lakukan.
Sofia memang sengaja melakukan itu sebab Perusahaan pusat adalah tempat yang cocok untuk menjebak Grace. Dan Sofia berencana men skak mati Grace tepat di depan Enzo nanti. Bukankah itu juga rencana Grace bahwa dia ingin bekerja di Perusahaan pusat untuk misi terakhirnya. Jadi Sofia ingin merubah tempat kemenangan Grace menjadi tempat kehancurannya.
Flash back off
Alex tersenyum mendengar singkat cerita dari Enzo barusan, ternyata Enzo lelaki setia juga bahkan gelar lelaki
playboy akutnya juga sudah sirna. Alex jadi tertawa sendiri dalam hati mengingat betapa repotnya dia dulu yang harus mencarikan pacar dadakan untuk Enzo saat pulang dari Eropa. Dan pacar itu hanya sebagai pajangan saja saat ada acara bersama teman. Mereka akan putus jika Enzo kembali ke Eropa, kalian bisa bayangkan betapa banyak jumlah mantan Enzo.
Berbeda dengan Grace yang merasakan sesak di dadanya, Grace kira telah selangkah lebih maju mendekati Enzo. Tapi ternyata dia bukanlah apa apa di mata Enzo baik dulu maupun sekarang.
“ Dan asal kamu tahu, meskipun aku jatuh miskin sekalipun. Aku tidak akan pernah meninggalkan Sofia terlebih
menukarnya dengan uang seperti yang kamu tawarkan “
Enzo menatap tajam ke arah Grace dia semakin membenci gadis di depannya itu, bagaimana bisa dia salah dalam menilai Grace dulu? Seingat Enzo saat pertama kali bertemu Grace sangat polos dan lucu.
Tapi setelah Enzo Kembali dari Indonesia sifat gadis itu memang sudah bertolak belakang dari pertemuan pertama mereka. Tapi Enzo tetap menerimanya sebagai adik dan membawanya kemanapun dia pergi, sebab Enzo memang ingin memiliki seorang adik perempuan.
“ Lebih baik kamu pergi dari sini sebelum aku mematahkan kakimu “
Grace jadi gemetar mendengar ucapan Enzo yang semakin menakutkan saja, dia bahkan tidak berani menatap lelaki yang di cintainya itu. Tapi Grace tidak akan tinggal diam begitu saja setelah mendapat penghinaan seperti itu. Begitu keluar dari ruangan ini Grace pastikan akan membuat Enzo hancur dengan semua yang di miliki. Grace akan membuat keluarga Fernando menderita dan merasakan sakit lebih dari yang dia rasakan.
Author sempatkan buat update, jangan lupa di ramaikan ya biar Author makin semangat updatenya.
__ADS_1