Gadis Hacker Milik Ceo

Gadis Hacker Milik Ceo
48


__ADS_3

Flash back on


Sofia dan Bu Elma telah tiba di depan rumah Vicky, kali ini pakaian yang di kenakan mereka berdua terlihat sama.


Sofia dan Bu Elma mengenakan baju catsuit warna hitam serta jaket yang di lilit dipinggang agar mereka lebih leluasa dalam bergerak nanti. Mereka juga mengenakan sebuah topeng pesta berbentuk kupu kupu warna hitam juga agar senada dengan baju yang di pakai. Hal itu mereka beri nama penyelamatan Vicky dengan gaya cantik. Tentu saja cantik sebab mereka berdua memang sudah cantik dari sananya.


Mereka berdua sudah berbagi tugas dalam penyelamatan Vicky dengan Sofia sebagai hacker dan Bu Elma sebagai penyerang. Sofia melepas topengnya lalu mengganti denga kaca mata tembus pandang, kaca mata itu terlihat seperti kaca mata hitam biasa. Namun fungsinya sangat canggih sebab kaca mata yang di kenakan Sofia mampu menembus tembok di rumah Vicky. Sofia dapat melihat ada berapa orang yang berjaga di sana. Dimana Vicky di kurung serta bodyguard dan satpam Vicky di tahan.


“ Mam hanya ada dua di depan dan lima di dalam rumah, serta dua pelayan yang membersihkan rumah itu “


Sofia melaporkan pada Bu Elma setelah mendapatkan hasil yang akurat dari apa yang dilihatnya.


“ Baiklah mami akan bereskan mereka berdua sedangkan kamu pancing pimpinan mereka yang di dalam untuk keluar agar kita lebih mudah menyerang “


Sofia memutar jam tangannya di mode mati sehingga secara otomatis seluruh cctv di rumah Vicky mati. Setelah itu Bu Elma segera menyelinap dan melakukan tembakan pada dua pengawal yang berjaga di pintu depan. Alat tembak yang di pakai Bu Elma tidak mengeluarkan bunyi maupun peluru, tapi alat itu mengeluarkan sebuah jarum bius. Jadi siapapun yang terkena jarum itu sudah pasti akan jatuh pingsan dalam hitungan detik. Alat tembak itu sangat unik sebab berbentuk kotak panjang dan menempel di pergelangan tangan. Penggunaannya cukup mengarahkan tangan si pemakai pada lawan lalu tekan tombolnya maka jarum itu akan keluar menuju sasaran. Alat itu sangat cocok untuk mengkelabuhi lawan.


Setelah dua pengawal yang berjaga di luar pingsan, Bu Elma segera bersembunyi di balik tanaman yang sedikit rimbun di dekat pintu. Kini giliran Sofia yang beraksi, Sofia segera melakukan panggilan telefon pada salah satu pemimpin mereka. Sofia mendapatkan nomor itu dari handphone Enzo saat dia berbuat onar di kantor. Setelah panggilan tersambung, Sofia segera menghidupkan rekaman suara Enzo yang di ambil saat mereka melakukan panggilan telefon dulu. Suara itu sengaja di buat putus putus sehingga yang menerima telefon terpaksa harus keluar untuk mencari sinyal. Dan saat itulah Bu Elma segera melakukan tembakan jarak jauh kala si penerima telefon itu sudah keluar sampai di halaman.


{ yang mau tanya kenapa di rumah Vicky tidak ada wifi ? Kan dia orang kaya? seharusnya ada dong?


sebab Vicky kan lagi di sandera ya jadi dia tidak bisa membayar tagihan wifi, jadi penyanderanya harus beli paketan sendiri sendiri hehehe just kidding }

__ADS_1


Sofia segera mengecek posisi orang yang masih berada di rumah, jika tiga terkapar di luar sudah pasti masih ada empat pengawal dan dua pelayan di dalam. Setelah tahu titik lokasi mereka, Sofia segera memberi intruksi pada Bu Elma untuk bersiap.


Kali ini Sofia mengendap endap melalui jendela rumah Vicky yang terbuka, dari luar jendela Sofia melemparkan sebuah bom ke dalam rumah tersebut. Tidak hanya satu melainkan sangat banyak dan di lempar tepat di lokasi yang ada orangnya. Bom milik Sofia tidak menimbulkan suara atau ledakan melainkan mengeluarkan kepulan asap tebal yang membuat orang kesusahan untuk bernafas. Secara otomatis semua orang yang ada di dalam akan lari keluar untuk menghirup oksigen. Dalam kesempatan itu digunakan Bu Elma untuk melakukan tembakan pada orang orang yang sedang lari keluar. Dalam hitungan menit misi terselesaikan dengan mudah sebab semua pengawal masuk perangkap dengan mudah.


Sofia dan Bu Elma segera masuk kedalam untuk mengeluarkan Vicky beserta bodyguard dan satpam di sana. Tentu saja dengan jurus tendangan Bu Elma mampu menghancurkan pintu kamar Vicky yang terkunci. Ternyata Vicky sudah menunggu kedatangan mereka, yah Sofia telah memberi tahu Vicky melalui alat yang di tutup dengan poster kepala mickey mouse waktu itu. jadi saat mereka tiba, Vicky telah siap dengan segala peralatan yang akan di bawanya.


“ Vicky apa kamu sudah melacak di mana markas Grace? “


Sofia bertanya sambil celingukan sana sini sebab kamar Vicky sangat imut, banyak sekali poster dan boneka mickey mouse disana. Jika kamarnya di buat seperti ini akankah mas Enzo mengizinkan? Fikiran Sofia jadi beralih ke kamar tanpa sadar bahwa Bu Elma dan Vicky sedari tadi memperhatikannya.


“ Sayang apa kamu ingin kamar seperti milik Vicky? “


“ Aku sudah tahu lokasinya sebab aku memasang alat gps di bawah tas Grace “


Vicky mengalihkan pembicaraan kala muka Sofia sudah mulai merah bagaikan tomat, tapi dalam hati Vicky tertawa juga sebab Sofia jadi salah tingkah di depan mertuanya.


“ Baiklah kita menuju lokasi sekarang “ ajak Bu Elma


Mereka bertiga segera menuju Bandara untuk melakukan penerbangan ke Indonesia sebab lokasi markas Grace berada di sana.


Flash back off

__ADS_1


Semua orang menatap kehadiran Vicky dengan pikiran masing masing, bahkan Enzo, Alex dan Grace bingung mau berbicara apa saat Vicky dengan berani datang ke kantor Enzo. Mungkinkah Vicky akan melakukan perlawanan di sini? Itulah yang ada di fikiran Enzo dan Alex. Lain lagi dengan Grace yang semakin gemetar melihat Vicky.


“ Vicky kenapa kamu memakai jaket setebal itu? apa tidak kepanasan? “


Sofia bingung kenapa Vicky memakai jaket tebal di cuaca sepanas ini, padahal kan dia tadi memakai kaos.


“ Tadi tanpa sengaja bajuku terkena paku di tembok jadi sobek, dan di mobil hanya ada jaket ini jadi aku memakai ini “


Vicky menjelaskan dengan tersenyum dan mendapat balasan senyuman juga dari Sofia.


“ Sofia aku membawa banyak orang untuk di kenalkan, boleh kan? “


Vicky mengedipkan sebelah mata pada Sofia dengan senang.


“ Tentu saja “


Vicky segera membuka pintu dan mempersilahkan semua orang masuk, semua orang terkejut dengan siapa yang hadir di sana. Seluruh Wakil Direktur keuangan tengah hadir di sana dengan lima orang yang terlihat mengenaskan seperti habis di pukuli dan tujuh lainnya baik baik saja tanpa ada luka sama sekali. Serta kedua tangan mereka


yang berwajah mengenaskan di borgol dan para polisi juga ikut serta mengawal mereka. Bagaimana bisa Vicky


membawa semua orang itu? padahal Enzo dan Alex sudah mencari mereka selama enam hari tapi hasilnya nihil. Sedangkan Vicky dengan mudah membawa mereka semua tanpa kecuali?. Sebenarnya apa maksud semua ini? Sebenarnya Vicky itu kawan atau lawan? Itulah yang ada di fikiran Enzo dan Alex. Sedangkan Grace sudah mulai tidak karuan dengan situasi yang mengancam hidupnya.

__ADS_1


__ADS_2