Gadis Kampung Itu Istriku

Gadis Kampung Itu Istriku
Eps 10


__ADS_3

pagi menjelang, embun sudah rapih dengan seragam sekolahnya, hari ini hari kedua embun bersekolah.


begitupun ken dia telah rapih untuk kuliah, mereka berdua turun ke bawah untuk sarapan, di lihatnya mamah sedang menata sarapan di meja makan


"mamah" panggil embun


"hai sayang, sudah rapih tumben turun berdua nih serasi banget anak anak mamah" sambil memeluk embun


rasanya seharian kemarin ga ketemu mamah embun kangen, dia begitu di sayang oleh mamah, mungkin mamah karena ingin anak perempuan, dengan hadirnya embun dapat membuat mamah begitu senang.


"mamah kapan pulang, ko semalam aku gatau yah ?"


"mamah pulang sekitar jam 10 ken, mamah lihat juga sudah sepi mungkin kalian sudah tidur" karena semalam ken dan embun setelah makan malam sekitar jam 8 langsung masuk ke dalam kamar, jadi mereka tidak sempat bertemu mamah setelah mamah pulang.


"pantas ken ga lihat mamah"


tidak lama papah turun dan ikut bergabung untuk sarapan, lalu mereka sarapan bersama


"mah embun berangkat yah" ambil mencium tangan mamah dan papah untuk berpamitan


setelah keluar rumah ternyata rangga sudah ada di gerbang, embun sampai lupa kalau suddah janji untuk berangkat bersama rangga. akhirnya mereka berangkat ke sekolah bersama.


di ruang makan


"apa kamu ga kasihan dengan embun ken dia harus naiik ojek online, padahal kalian sampingan temoat sekolahnya" tanya mamah


ken hanya diam


"dia anak perempuan, mamah khawatir ken"


"iyah mah besok ken akan berangkat dengan embun, cuma ken minta pernikahan kami di rahasiakan, ken akan bilang ke orang orang kalau embun adik ken"


"yasudah yg penting sekarang kamu harus bersikap baik kepada embun" pinta papah


ken hanya mengangguk, lalu berpamitan untuk berngkat ke kampus


di perjalanan, tepatnya di lampu merah seorng gadis di dalam mobil sedang menahan amarah karena cemburu


ternyata dia adalah mantan rangga.. yaitu manda


melihat rangga berboncengan dengan embun, posisi embun tengah mendengarkan rangga berbicara karena kurang jelas mangkannya posisi embun aga rapaat kedepan, tapi yg terlihat oleh manda


seperti embun tengah memeluk rangga dan terlihat romantis


breng sek. umpat manda sambil meremas rok seragam sekolahnya.


akhirnya tak lama rangga dan embun sampai gerbang sekolah, lalu mereka masuk ke dalam kelas berbarengan. hingga di kelas embun langsung menyapa cindy


"hai cind"


"hai, baru sampai mbun ?"


"iyah cind" cindy tidak melihat rangga karena rangga langsung mengobrol dengan temannya di depan kelas


bel masuk pun berbunyi, setelah guru masuk ke dalam kelas belajar pun di mulai.


"pak saya ijin ke toilet" pinta embun

__ADS_1


"iyah silahkan"


akhirnya embun keluar menuju ke toilet.


di perjalanan embun di cegah oleh seorang gadis, siapa lagi kalau bukan si mantan rangga itu



"heh"


"kenapa yah ka" embun kaget tiba tiba di cegah oleh orang yg tidak di kenal di tengah jalan menuju toilet


"ada hubungan apa lo sama rangga" tanya gadis itu


"aku sama rangga hanya berteman, ada apaa yahh ?"


"masa ? kalo cuma teman ko kelihatan dekat banget! jujur lo ada hubungan apa sama rangga!"


"sumpah, kami hanya berteman ka, apaalaagi aku baru di sekolah ini, jadi ga mungkin aku ada hubungan lebih dari teman dengan rangga" ucap embun


"mangkannya lo sadar diri kalau anak baru gausah aneh aneh, gausah deket deket sama rangga! gue peringatin yah sama elo gausah deket lagi sama rangga, kalau sampe gue lihat elo ada hubungan apa apa sama rangga, awas loh! " ancam gadis itu lalu meninggalkan embun yg masih terheran siapa orang itu, maksudnya apa? padahal embun tidak ada hubungan apa apa sama rangga


setelah dari toilet, embun masuk ke dalam kelas, lalu kembali mengikutin pembelajaran dengan serius.


"anak anak silahkan bagi kelompok, masih masing kelompok berjumlah 4 orang, untuk tugas kelompoknya besok kumpulkan, tolong di catat yg sudah bapak tulis di papan tulis, apa saja yg harus di kerjakan untuk kerja kelompoknya yah"


"embun kamu 1 kelompok sama aku yah" pinta cindy


"okeh, tapi 2 orang lagi siapa" tanya embun


"rangga sama gilang ajah, mereka belum dapat kelompok, ngga lo kelompok sama kita yah"


embun hanya diam masih memikirkan ancaman gadis di toilet tadi, gimana kalau ketahuan dia akan bersama dengan rangga lagi ? mungkin embun sekalian akan menanyakan itu ke gilang nanti saat kerja kelompok.


sampai kelas selesai akhirnya mereka bersiap untuk pulang


"guys ngerjain dirumah gue ajah yu" pinta cindy


"okeh, lo bawa kendaraan ga ?" tanya gilang


"bawa ko, nanti embun sama gue ajah, nanti gue share lock yah"


"bentar aku telpon mamah dulu, mau minta ijin" pinta embun. lalu dia menlpon mamah meminta ijin pulang telat untuk kerja kelompok, dan akhirnya di ijinin mamah asal jangan pulang malam malam.


setelah itu mereka berangkat menuju rumah cindy.


.


.


.


sampai di kediaman rumah cindy, rumah yg mewah karena kebetulan orang tua cindy pengusaha, kebetulan orang tuanya sedang keluar kota dan cindy adalah anak tunggal.


mereka pun masuk dan langsung mengerjakan tugas kelompoknya tak lama pembantu dirumah cindy datang membawa cemilan.


mereka asik bengerjakan tugas kelompok sambil menikmati minuman dan cemilan yg di sediakan cindy.

__ADS_1


setelah tugas selesai mereka istirahat sebentar, kebetulan mereka mengerjakan tugas kelompoknya di taman rumah cindy


"cindy, aku sudah follow ig kamu, nanti kamu follback yah" ucap embun


"okehhh" jawab cindy


"apa nama sosmed kamu mbun, biar aku follow" tanya rangga


lalu embun memberi tahu dan memfollback akun rangga


"eh kita foto dulu, sampai lupa buat bukti ke pak guru kita sudah mengerjakan tugas kelompok" ajak gilang


akhirnya mereka selfi ber4 untuk bukti tugas kelompok.


"eh lang tolong fotoin gue dong" titah gilang ambil memberikan Hpnya


cekrek


foto pertama



cekrek


foto ke dua



embun kaget dengan perlakuan rangga yg mengusap kepalanya, lalu dia menjauhkam diri


beda hal dengan rangga, dia sangat senang lalu mengupload foto tersebut di sosmednya


langsung banyak komentar dan like, tanpa sadar mantannya melihat unggahan rangga tersebut lalu melemparkan ponselnya geram. ternyata ancamannya tidak mempan.


padahal kenyataannya tidak seperti itu


tak terasa adzan magrib tiba, lalu


"cind, aku mauu ikut sholat yahh, sudah magrib" ucap embun


"oh iyah ayo ikut aku, kamu sholat di kamar aku ajah"


setelah sholat dan mereka bersiap untuk pulang karena jam sudah menujukan pukul 7 malam, embun takut mamah khawatir lalu berniat pulang


"ayo mbun aku antar kebetulan kan kita searah" ajak rangga


"eh gausah ngga, aku bisa naik ojek online"


"jangan, sudah malam mbun, aku khawatir sama kamu kalau kamu naik ojek online malam malam, lebih baik kamu ikut rangga" ucap cindy


"hmmm baiklah" sebenarnya embun juga takut, karna dia baru beberapa hari di jakarta, apalaagi ini sudah malam


akhirnya mereka berpamitan dan bergegas pulang


di perjalanan pulang embun berniat menyakan gadis itu siapa, namun dia bingung nama gadis itu siapa embun tidak tahu, bagaimana embun mencari tahu siapa gadis itu sedangkan dia gatau namannya, akhirnya dia mengurungkan niatnya untuk bertanya.


.

__ADS_1


.


__ADS_2