
..."jangan lupa like nya yah"...
...❤happy reading❤...
ke esokan harinya embun di periksa dan melakukan rongsen.
setelah hasil rongsen keluar ternyata tidak ada hal yg berbahaya di dalam kepalanya, badan embun yg memar memar pun tidak ada yg serius hanya memar saja.
dan embun sudah di bolehkan pulang hari ini, embun hanya di rawat 2 hari saja.
sesampainya embun dirumah, tak lama rangga menelpon embun memberi tahu kalau rangga dan cindy sudah ada di sepan gerbang rumah embun untuk menjenguk embun, tadinya mau menjenguk dirumah sakit, namun embun melarangnya karena sudah mau pulang.
tak lama rangga dan cindy sudah masuk ke dalam rumah keluarga ken, cindy dan rangga terheran heran, walaupun mereka berdua bukan dari kalangan biasa, namun pemandangan rumah keluarga ken yg kebetulan pemilik yayasan sangat mewah, cindy bertanya tanya dalam hatinya, serius ini ? sebenarnya siapa embun ?
tak lama akhirnya mereka di persilahkan masuk dan munculan embun
"kalian sudah sampai" tanya embun sambil menjatuhkan badannya di kursi
"iyah mbun, baru saja sampai" ucap cindy
"gimana keadaan kamu ?" tanya rangga sambil memberikan buah buahan yg mereka bawa
"sudah lebih baik" ucap embun sambil tersenyum
"siapa sih yg tega ngelakuin ini sama kamu ? apa kamu ada musuh?" tanya cindy
embun menatap rangga, dan di balas rangga heran kenapa dia menatap rangga, setelah saling tatap embun menjawab
"aku kan baru masuk di sekolah itu cindy, bagaimana ceritanya aku ada musuh? aku kan selalu sama kamu, pasti kamu tau sendiri aku gimana?"
"iyah paham, cuma siapa ? apa kamu tau ciri cirinya ?"
"dia perempuan, cantik, aku juga ga ngerti kenapa dia bisa seperti itu, tapi papah sedang mencari tau masalah ini ko"
"eh iyah, kamu serius anak pak rudy abraham ?" tanya cindy
"aku hanya anak angkat cindy" ucap embun sambil tersenyum
"iyah justru itu aneh, setahuku keluarga pak rudy gapunya anak cewek, dan ken itu anak bontot mereka, ko bisa kamu di angkat jadi anak konglomerat mbun? wah beruntungnya kamuuuuu" ucap cindy anstusias
embun hanya tersenyum, andai cindy tau alesan aku jadi anak angkat keluarga ini harus kehilangan sosok satu satunya yg paling aku sayang, aku lebih memilih menjadi seperti dulu yg hidup sederhana tapi selalu dengan bapak, tapi mungkin ini takdir jalan hidupku, bahkan sampai skrg aku masih bertanya masa depanku nanti seperti apa dengan pernikahan aneh ini. gumam embun
tak lama mamah datang
"nak ko teman temannya ga di suguhi minum?" tanya mamah
"ya ampun embun lupa nawarin mah" sambil menepuk kepalanya
__ADS_1
"yasudah nanti mamah pintai ke bibi, mau minum apa nih kalian?"
"duh gausah nyonya, gausah repot repot" ucap rangga
"eh gausah panggil nyonya, panggil tante saja"
.
.
"bii"
"ya nyaah"
"tolong buatin minuman untuk teman teman embun yah"
"baik nyaah"
.
.
"kalian teman satu kelas embun ?" tanya mamah
"iyah kami teman sekelas embun tan, aku teman duduk sebangkunya" ucao cindy
"terimakasih yah sudah meluangkann waktu untuk menjenguk embun"
"saya masih heran siapa yg melukai embun, suami saya sudah menyuruh pihak sekolah mengusut senoga saja cepat di ketahu siapa gadis itu dan apa motifnya" ucap mamah
tak lama papah turun dan ikut bargabung dengan mereka
sepeertinya papah habis menerima telpon dari seseorang, ternyata papah sudah mendapat informasi soal gadis yg melukai embun dan papah sudah menerima bukti cctv nya dan foto gadis itu.
"mah barusan papah dapaat telpon dari pihak sekolah, papah sudah mendapatkan informasi soal gadis itu, bahkan sudah ada rekaman cctv nya" ucap papah sambil mendudukan ke sofa samping mamah
anak anak ikut mendengarkan percakapan mamah dan papah
" mana pah, mamah mau lihat anak itu"
setelah ituu mamah melihat rekaman cctv di toilet, terlihat embun di hajar dengan 2 orang tanpa ampun, mamah sampai menutup mulutnya karena kaget walaupun mamah bukan yg melahirkan embun namun mamah sudah menganggap embun anak sendiri dengan begitu menyayangi embun tanpa sadar mamah menitikan air mata, membuat kedua teman embun heran
melihat kedua teman embun dengan reaksi seperti itu akhirnya papah juga memperlihatkan rekaman cctv itu kepada mereka berdua.
"MANDA!!" ucap mereka bersamaan, keduanya bahkan saling tatap
keduanya kaget setelah melihat siapa gadis yg sudah melukai embun,
__ADS_1
"kalian kenal gadis itu?" tanya mamah
"kenal, sangat kenal, maaf sebelumnya sepertinya saya ijin pamit duluan om tante" ucap rangga
"ko buru buru?" tanya mamah
"iyah tan, ada urusan sebentar, aku permisi om tante, assalamualaikum"
walaikum salam, ucap mereka semua
"kenapa anak itu langsung ijin pulang cepat cepat setelah melihat rekaman cctv ? apa dia kenal dengan gadis itu" tanya papah
"betul om, dia itu mantan gadis itu" ucap cindy
"ya ampun, tapi apa hubungannya dengan embun?" tanya mamah
"coba kamu ceritain ke kami mbun apa yg sebenarnya sudah terjadi" ucap cindy
akhirnya embun menceritakan daru awal dia bertemu sudah di ancam oleh manda, hingga kejadian di toilet itu
"wah tuh anak gila sih, sudah jelas kalau kamu tuh bukan siapa siapa si rangga, emang dasar cemburu buta" ucap cindy kesal setelah mendengar cerita embun
"tapi kamu serius ga ada hubungan apa apa dengan rangga nak ?" ucap mamah
"benar mah, embun kan baru di sekolah itu, niat embun hanya fokus belajar tidak ada yg namanya pacaran pacaran, dosaaa" ucap embun
"yasudah papah sudah minta pihak sekolah memanggil orang tua gadis itu, dan sepertinya besok kita akan bertemu di sekolah akan kita selesaikan di sekolah besok soall masalah ini" ucap papah
"pah, tapi embun mohon jangan sampai bawabawa soal kantor polisi, kasihan dia masih sekolah" ucap embun
"ya ampun, bun kamu sudah di jahati seperti itu tanpa sebab, kamu masih bisa kasihan sama dia" ucap cindy sambil menggelengkan kepala
"hati kanu memang baik nak" ucap mamah sambil memeluk embun
duh, beruntungnya embun di angkat anak oleh keluarga yg sangat menyayangi embun, samapi tidak terlihat kalau embun hanya anak angkat, karena kasih sayang yg keluarga ini kasih begitu tulus.. Tapi embun pantas mendapatkan ini, karena memang embun anak yg sangat baik.gumam cindy
setelah itu, tak lama cindy pun pamit pulang dengan memesan ojek online, karena tadi berangkat di jemput rangga
namun karena rangga pamit duluan, jadi cindy harus pulang sendiri kerumahnya.
setelah teman teman pulang, embun langsung masuk ke kamar dan istirahat setelah minum obat.
.
.
.
__ADS_1
terima kasih yg sudah membaca sampai bab ini, jangan lupa tinggalkan likenya😊
ceritanya sedikit aneh atau kata katanya kurang bagus, mohon di maklumi karena aku pertama membuat novel yahh😅😁