
sesampainya embun di rumah, langsung di sapa mamah yg tengah menunggu embun pulang
"akhirnya kamu pulang juga nak, mamah khawatir soalnya kan kamu baru di kota ini" sambil memeluk embun
"maaf yah mah, sudah membuat mamah khawatir, soalnya tugasnya harus segera di kumpulkan besok"
"yasudah yg penting kamu sudah sampai rumah, langsung bersih bersih yah nak, setelah itu kita makan malam bersama, jgn lupa ajak ken makan malam, dia ada di dalam kamar" ucap mamah
"baik mah, embun ke kamar dulu yah"
sesampainya di kamar, terlihat ken sedang berdiri di balkon kamar sambil mengobrol dengan seseorang lewat telpon
ken melihat embun baru pulang, dari sorot matanya seperti ingin menanyakan kenapa baru pulang, namun dia urungkan karena tengah mengobrol dengan sella kekasihnya.
embun langsung masuk ke dalam kamar mandi setelah mengambil baju tidur untuk salinan, setelah setengah jam akhirnya embun keluar dari kamar mandi dengan baju piyama tidurnya
"tumben baru pulang malam malam" tanya ken yg heran
"iyah aku habis dari rumah cindy mengerjakan tugas kelompok, tapi aku sudah ijin sama mamah"
"oh gitu, kirain habis pacaran"
"eh mana ada aku pacaran, ohya mamah suruh kita ke bawah untuk makan malam" ajak embun
lalu mereka keluar menuju ruanng makan terlihat mamah dan papah sudah berada di meja makan, akhirnya keluarga itu makan malam bersama
baru beberapa menit datang seseorang, ternyata orang itu adalah kakaknya ken
"assalamualaikum" sambil mencium punggung tangan mamah dan papah bersalaman
"walaikum salam" ucap mereka bersamaan
"eh tumben malam malam kamu datangnya" tanya papah rudy
"iyahh pah, habis bertemu klien karena tempatnya tidak jauh dengan rumah papah jadi aku berniat mampir, sambil ingin melihat adik ipar" ucap nya sambil menahan tawa
ken hanya melirik malas, sudah pasti kakanya itu meledeknya habis habisan
"ohya mbun, kenalin ini kakaknya ken namannya Rendy"
"hai kak salam kenal" ucap embun sambil tersenyum
"hai, salam kenal adik ipar, ternyata kamu lebih cantik dari sella" ucap kakaknya ken dengan melirik ken mengejek
"apaan si loh ka datang datang rusuh" dengan sorot mata tajamnya
__ADS_1
"sudah sudah ayo kamu ikut makan sini jangan meledek adikmu terus" ucap papah melerai pertengkaran adik kakak tersebut
akhirnya kakaknya ken pun ikut makan malam bersama, setelah selesai makan malam bersama papah mengajak mereka mengobrol sambil ngopi di ruang keluarga. namun embun tidak ikut bergabung dia pamit ingin istirahat karena memang badannya sudah terasa sangat lelah.
setelah ikut mengobrol bersama papah dan mamah serta ken, akhirnya .... pamit pulang karena sudah malam, kasihan istri dan anaknya dirumah
setelah itu papah dan mamah masuk ke dalam kamar untuk istirahat begituu pula dengan ken
jam sudah menunjukan pukul 11 malam akhirnya ken masuk ke dalam kamar, terlihat embun sudah terlelap di atas tempat tidur. di lihat lihat embun ternyata cantik juga membuat ken tanpa sadar tersenyum. melihatnya tidur seperti ini hati ken berdetak kencang, kenapa dengan jantungnya nih.
ken menyimpan guling sebagai pembatas mereka, malas kalau harus tidur di sofa terus badannya pegal pegal semua, akhirnya ken ikut berbaring di atas tempat tidur.
.
.
.
subuh berkumandang, embun terbangun tapi saat embun ingin bangun lagi lagi tangan ken memeluk perutnya namun kali ini embun tidak berteriak, embun mengangkat tangan itu sangat pelan agar ken tidak terganggu tidurnya, lalu menuju kamar mandi untuk mandi dan sekalian mau sholat.
setelah habbis sholat, tak lupa embun mengirimkan do'a untuk alm. bapak tanpa embun sadari ken sudah terbangun sedari tadi dan dia mendengarkan setiap kata kata yg embun lantunkan sebagai doanya di pagi hari ini. dan terdengar suara ammiin yg ken ucapkan setelah embun selesai membaca doa
dilihatnya ken sudah duduk sambil menatap ke arah embun sambil tersenyum
embun yg kaget karena ken sudah bangun, hanya bisa diam mematung gatau kenapa melihat ken tersenyum seperti itu membuat hati embun berdetak detak.
"hey ko pagi pagi bengong kaya gitu"
"eeegghh iyah kaget aku ternyata kamu sudah bangun" ucap embun sambil terbata karena malu ketahuan melamun
akhirnya ken bangun dan menuju kamar mandi untuk mandi dan melaksanakan sholat juga
embun bersiap siap ke sekolah, setelah siap langsung keluar kamar dan tak lama di susul oleh ken
akhirnya mereka sarapan bersama, setelah selesai sarapan
"ayo hari ini kita berangkat bareng" ajak ken
"eh gausah nantu ngerepotin" tolak embun
"kan aku yg ngajak kamu bareng berangkatnya berarti ga mungkin ngerepotin" ucap ken
"bukan gitu, nanti kalau ada yg lihat aku di bonceng kamu gimanaa? tanya embun
"tinggal jawab kalau kamu adik angkat aku, gitu ajah repot" sambil meraik tangan embun setelah berpamitan ke mamah dan papah mereka menuju garasi
__ADS_1
mamah yg melihat itu, tersenyum dan semoga mereka pernikahan mereka berdua langgeng dan bahagia terus. gumam mamah
"setelah sampai di garasi, ken memberikan helm kepada embun lalu mereka keluar gerbang dan motor sport ken melaju .
tak jauh dari gerbang terlihat rangga yg melihat embun sudah berangkat dengan ken, dia tahu siapa sosok ken, siapa sih yg gatau pemilik yayasan sekolahnya.
akhirnya ranggapun menyusul motor sport ken.
setelah sampai di parkiran motor terlihat, sudah ada 2 sahabat ken langsung termangu melihat ken membonceng istri kecilnya itu
"chan gue ga salah liat nih" tanya ridho
"kayanya engga, ini asli ada kemajuan juga sahabat lo" ucap chandra sambil tersenyum
"hai mbun" sapaa ridho
embun hanya balas tersenyum sambil menunduk, dia malu apalagi belum akrab dengan teman teman ken, tak lama sella datang menghampiri ken
"ken dia siapa? kamu semalam bilang gabisa berangkat bareng aku tapi ko sekarang malah bareng cewek laiin sih, bocah lagi" ucap sella sambil menarik kencang lengan ken karena kesal
"ohya sell, kenalin ini embun" embun hanya menunduk karena takut meluhat sella yg menatapnya dengan tatapan tajam meluhat embun dari atas saampai bawah
"aku ga tanya namanya siapa, aku tanya dia siapa kamu ken"
"iyah sell dia anak mamah" ucap ken
"aku anak angkatnya mamah sita ka, maaf yah sudah membuat salah paham, aku mau ke sekolah, permisi" ucap embun
sella terheran, anak angkat mamah ?? berarti dia adik angkat ken
"ko kamu ga pernah cerita sih sayang?"
"maaf aku lupa" ucap ken
"sudah sudah ayo masuk kelas, nanti lagi kita obrolin soal adik si ken itu" ucap chandra
akhirnya mereka masuk ke dalam kelas, sella dengan mesra menggadeng lengan ken sepanjang jalan
kedua sahabat ken hanya, menggeleng kan kepala
dasar bucin nih cewe. gumam ridho
.
.
__ADS_1
.d