Gadis Kampung Itu Istriku

Gadis Kampung Itu Istriku
Eps 16


__ADS_3

ke esokan harinya embun sudah siap berangkat kesekolah setelah berhari hari libur.


setelah sampai di sekolah..


"embuuuuun" teriak cindy sambil merentangkan tangan sepeerti sangat rindu dengan temannya itu


embun hanya tersenyum, sambil berpelukan


"eh eh gue ikutan dong" ucap rangga


namun di balas tatapan sinis oleh cindy


"menang banyak loh" ucap cindy


rangga hanya nyengir menanggapi ucapan rangga itu.


.


.


berita kejadian embun dengan manda sudah menyebar cepat, ada yg mendukung manda ada pula sebagian yg prihatin apa yg sudah di alami oleh embun, semenjak embun masuk sekolah ada beberapa siswa yg menyindir karena mereka tahu bahwa manda adalah orang yg dekat dengan rangga.


karena beberapa anggapan siswa yg menyindir embun, itu membuat embun menjadi murung.


"hei, sudah jangan di pikirkan yg penting kan masalah sudah clear, nanti juga mereka cape sendiri" ucap cindy menenangkan


embun hannya tersenyum


.


.


tak lama sekolah usai, embun pun pulang, rangga berniat mengantar namun embun menolak karena gamau siswa siswi lain semakin membicarakannya.


setelah sampai dirumah embun kaget ternyata ada sella


"assalamualaikum" ucap embun


namun sella hanya melirik sekilas, pikirnya siapa embun hanya anak angkat, tidak penting.


embun yg melihat kelakuan sella hanya mendesah lalu bergegas masuk kamar untuk mengganti pakaian, ternyata ken sedang di kamar membersihkan diri setelah pulang kuliah.


karena papah dan mamah berangkat, jadi sella berani main kerumah.


setelah selesai mengganti pakaian, embun keluar menuju dapur berniat makan siang, kebetulan embun tadi di sekolah tidak makan di kantin karena mood nya tidak baik perihal siswa siswi membicarakannya.


belum sempat embun menuju dapur sella memanggilnya,


"hei bocah"


"ya ada apa ka ?"


"ambilin gue minum dong"


"mau minum apa ka?"


"apa ajah yg penting seger"


akhirnya embun membuatkan sella jus jeruk, setelah selesai embun menghampiri sella


"silahkan ka di minum"

__ADS_1


buuuuuurrrrrrrrrr


"ini apaan si!" ucap sella sambil menyemburkan jus ke wajah embun


"jus jeruk ka, ada apaa ka ?"ucap embun sambik mengusap mukanya karena basah kena semburan jus jeruk


(kebangetan banget, ya begitulah kelakuan sella sebenarnya)


"jus jeruk apaan inu asem banget, lo mau buat gue sakit perut hah !"


embun hanya menundukan wajahnya


tak lama, ken sudah rapih dan menghampiri dua wanita itu,


"ada apa ? ko muka dan baju kamu basah?" tanya ken


belum sempat embun menjawab, sella sudah lebih dahulu menjawab


"itu sayang, dia mau buatin aku minum tapi tak sengaja dia kesandung dan menumpahkan minuman itu" ucap sella sambil melototi embun


"yasudah kamu ganti baju dulu mbun, nanti masuk angin" ucap ken


tanpa menjawab embun langsung pergi ke kamar dengan menahan tangis atas perlakuan sella kepadanya, namun ken hanya diam tak mebgetahui kejadian sebenarnya


rasa kecewa tak ada yg membelanya..


setelah rapih mengganti pakaian yg basah karena jus jeruk, embun tak bisa menahan rasa laparnya akhirnya dia bergegas ke dapur untuk makan tanpa menghiraukan keberadaan dua sejoli itu.


setelah makan, embun kembali ke kamar untuk belajar, tak lama embun masuk, mamah dan papah pulang


mamah masuk tanpa menghiraukan keberadaan sella, langsung masuk ke dalam kamar


sella kesal atas sikap mamah ken kepadanya, apa yg salah dengan nya?


"coba kamu berusaha dekati mamah, kalau mamah seperti itu kamu jangan ikutan cuek, harusnya kamu baikin mamah" ucap ken


"ah kamu ga ada belanya ke aku"


karena kesan dengan sikap mamah ken, akhirnya sella minta pulang dan di antar oleh ken,


mamah bergegas masuk ke dalam kamar embun di lihatnya embun sedang belajar


"eh mamah sudah pulang"


"iyah nak, kamu ga kenapa napa?" tanya mamah


"kenapa bagaimana mah ?"


"di luar ada pacar ken, apa kamu baik baik saja ?"


"embun baik baik saja mah, memang embun harusnya kenapa ?" tanya embun


"hmmm yasudah, kamu sudah makan nak ?"


"sudah mah"


"oya besok malam temani mamah yah, ke acara ulang tahun teman mamah"


"baik mah"


"tapi bisa tidak pulang sekolah besok kamu ke butik mamah dahulu?"

__ADS_1


"bisa mah, nanti embun akan ke butik mamah."


"yasudah kalau gitu, kammu belajar yg rajin yah, mamah keluar dulu" lalu mamah meninggalkan kamar embun


memang aku harus bagaimana, aku baik baik saja karena ken pernah bilang bahwa pernikahan mereka hanya sebatas kertas, aku sudah membentengi hati aku untuk tidak menaruh harapan ke ken, aku hannya ingin fokus belajar, dan meraih cita cita, kalau soal jodoh nanti juga akan di tunjukan.


.


.


menjelang malam, makan malam sudah di siapkan oleh mamah, namun embun belum keluar


kenn yg baru pulang setelah mengantar sella kerumahnya


"ken mamah mau bicara"


"bicara apa mah ? apa ada hal penting?"


"apa kamu ga bisa mengahrgai embun ken ? bagaimana pun dia istri sah kamu loh"


"maksud mamah gimana?"


"apa pantas seorang suami membawa kekasihnya ke dalam rumah yg sudah jelas dirumah itu berada istri nya?"


"mah, ken sudah bilang dari awal ken gabisa nikahi embun, kenn sudah punya kekasih, tapi papah mamah memaksa ken"


"mamah sudah berapa kali bilang putusin sella, dia bukan wanita baik buat kamu"


"gabisa mah ken sayang sama sella, ga segampang itu mah ken mutusin sella"


"oke baik kalau kammu masih bersikukuh dengan sella, jangan salah kan mamah kalau suatu saat nanti kamu menyesal" ucap mamah lalu pergi ke kamar menyusul papah untuk mengajak makan malam


aaaaargggghhhht


sampai kamar ken berteriak mengeluarkan rasa kesalnya kebetukan embun sedang tidak di kamar, dia sedang di dapur untuk membantu menyiapkan makan malam, ken pusing dengan hidup dia sekarang, dia memang sudah bersikap baik terhadap embun, namun untuk menerima embun sebagai istrinya ken belum siap.


.


.


sesampainya di meja makan, mamah hanya diam fokus makan tanpa menghiraukan keberadaan ken sama sekali


"nak besok jangan lupa yah ke butik mamah sepulang sekolah, mamah tunggu disana" ucap mamah


"baik mah"


setekah selesai makan mamah langsung masuk kamat begitu saja


"ada apa dengan mamahmu ?" tanya papah


ken hanya mennggelengkan kepala, tak mau papah nya terus bertanya akhirnya ken selesai makann dan pergi ke kamar


"pah ken sudah selesai, ken masuk ke kamar duluan yah"


papah hanya menjawab dengan anggukan kepala


"sudah nak, gausah di rapihkan biar bi surti saja, sebaiknya kamu ke kamar dan istirahat" ucap papah melarang embun yg akan membereskan bekas makan malam mereka


"baik pah, embun ijin ke kamar dulu yah"


"iyah nak" ucap papah

__ADS_1


setelah itu papah juga ikut masuk ke kamar dan istirahat.


__ADS_2