Gadis Kampung Itu Istriku

Gadis Kampung Itu Istriku
Eps 8


__ADS_3

...sebelumnya jangan lupa like dan beri komen...


...❤happy reading❤...


Tak terasa bel pun berbunyi tanda istirahat, bu guru dinda keluar menuju kantor dan anak anak berhamburan untuk pergi ke kantin.


"embun yu kita ke kantin sekaliann aku tunjukan beberapaa ruangan di sekolah ini." ajak cindy


"hmm ayooo" sambil memasang senyum manisnya


.


.


tuba di kantin embun langsung duduk dan cindy yg memesan makanan, di jalan menuju kantin cindy sempat bertanya kepada embun ingin memesan apa, embun apaa saja samain dengan yg cindy pesan


tak lama ada yg menghampiri ke meja embun, ternyata dia adalah rangga


"hmm hai" sapa rangga dengan senyum menawan


"hh aa iii" sapa balik embun namun sedikit kaku


"hmm boleh aku ikut duduk disini?"


"oh silahkan, tapi bentar temen ku datang"


"yah gapapa, gabung bersama, gausah canggung gitu sama aku, aku ga ada niat jahat aku cuma ingin berteman ajah apaalaagi kita satu kelas"


"hmmm iyah" jawab embun sambil tersenyum


.


"eh ada rangga" tanya cindy sambil meletakan makanan pesenan dia dan embun di meja


"iyah cin, gapapa yah gue gabung sini" tanya rangga


"gue sih gapapa, selama embun ga keberatan ada lo disini"


"gapapa ko cind, aku ga keberatan"


"lo ga pesen makanan ngga ? tanya cindy ke rangga


"udah gue cuma pesen minum ko, ngomong ngomong embun kamu pindahan dari mana?" tanya rangga


"aku dari puncak, baru pindah beberapa hari lalu" jelas embun


"kenapa bisa pindah?"


"hmm ada sesuatu hal yg mengharuskan aku pindah"


"hmmm gitu" rangga tak ingin mendalami pertanyaannya, takutnya itu privasi embun


rangga terus memperhatikan embun yg sedang menikmati makanannya, embun sadar di perhatikan


"kenapa ngga" tanya embun


"oh gapapa, kammu kelihatan imut kallo sedang makan"


"duh ciye ciyeee ada yg terpesona nih" ledek cindy


embun dan rangga pun tersipu malu, karna ledekan cindy itu.

__ADS_1


lalu mereka meneruskan makan dengan di selingi obrolan dan candaan, di bangku lain terlihat sekelompok wanita di ketuai oleh manda, wanuta cantik populer kebetulan dia adalah mantan rangga yg sampai saat ini masih ngejar ngejar rangga, namun tidak dengan rangga.


dengan sorot tajam matanya manda melihat rangga yg selalu fokus melihat embun terlihat sangat jelas bahwa rangga tertarik pada embun


"siapa tuh cewe, kayanya gue baru liat tuh anak deh di sekolah ini" tanya manda ke salah satu teman gengnya


"kayanya anak baru deh dia satu kelas loh man sama si rangga"


"lumayan juga, mana rangga ngeliatin terus lagi dari tadi" sambil menghentakan kaki karna kesal


"kita pantau saja dulu man, kalau dia berani ada apa apa dengan rangga baru kita eksekusi"


"oke girls"


tak terasa bel istirahat pun berbunyi tanda sudah habis waktu istirhat dan anak anak kembali masuk ke kelas, tak terkecuali embun cindy dan rangga yg ternyata masih mengekori embun.


sampai kelas, mulai mengikuti kegiatan belajar lagi masih ada 1 mata pelajaran lagi.


sampai bel pulang berbunyi embun siap siap memasukan alat tulis ke dalam tas bersiap untuk pulang


"mbun pulang kemana" tanya cindy


"aku pulang ke perumahan xxx" jelas embun


"wah itu kan perumahan elit mbun, ternyata kamu bukann orang sembarangan yah"


embun hanya diam dia bingung harus menjawab apa, tak lama rangga menghampiri


"pulang kemana mbun? "


"aku pulang ke perumahan xxx"


"wah ko sama, eh tapi aku ko gapernah lihat kammu sih, kamu di blok mana, kita searah bareng yu, kamu bawa kendaraan ga" tanya rangga beruntutan hingga membuat embun bingung mejawab



"ayo mbun bareng kita kan searah" ajak rangga


"eh gausah ngga, aku bisa pesan ojek online ko" tolak embun dengan halus


"ah udah gausah, ribet, lebih baik kita bareng toh searah juga kan" sambik menarik tangan embun menuju parkiran


tingkah rangga tak lewat dari pandangan mata manda, melihat adegan rangga menggandeng tangan embun sudah bisa membuat hati manda terbakar cemburu, dari sorot matanya terlihat jelas memendam kemarahan.


.


.


sampai di parkiran kebetulan 1 area dengan parkiran kampus ken, ternyata rangga pun membawa motor sport terparkir tak jauh dengan motor ken


ternyata disana juga ada ken dengan 2 sahabatnya yaitu chandra dan ridho


"wih ken itu si embun"? tanya ridho


ken hanya mengangguk tanda iyah,


"bisa berubah begitu penampilannya yah jadi cantik bener, imut"


langsung di pukul lengannya oleh chandra


"inget lu, bini sahabat kita itu"

__ADS_1


"tau gua juga, cuma gua kaget ajah tuh bocil bisa cantik bener, eh tapi ko itu dia di bonceng laki laen si ken"


ken hanya melihat embun menaiki motor sport laki laki lain


dasar centil, baru sehari ajah udah bisa ngegaet cowo. gumam ken


tak lama sella pun datang langsung memeluk ken


"sayang"


"sella" kaget ken karna sella tiba tiba datang dan memeluk ken


"kamu mau langsung pulang?" tanya sella


"engga, nih si ridho ngajak nongkir di cafe kakanya, kenapa ?"


"aku ikut yahh, bete dirumah mamah sama papah lagi dinas keluar kota"


"boleh sel, tapi lo ajak temen lo juga yah" pinta ridho mulai jurus play boynya


"iyah nannti gue ajak mella, kebetulan dia lagi ngasihin tugas susulah ke dosen tadi, kita tunggu saja disini bentar gue telpon anaknya"


.


tak lama mela pun datang dan mereka berangkat bersana ken membonceng sella, ridho membonceng mella, namun chandra sendiri .


mereka semua menaiki sepeda motor sport semua (udah kaya geng anak jalanan) 😅


.


.


Di tempat lain di motor embun canggung untuk memegang pinggang rangga, jadi embun hanya memegang tas gendong milik rangga yg menjadi penghalang mereka di tengah.


di perjalanan embun berpikir kalau rangga menuruni dia depan rumah papah pasti dia akann kaget, tapi aku harus jawab apa, kalau berenti depan pintu masuk dia pasti ga di ijinin oleh rangga


akhirnya mereka sampai depan rumah papah ken, rangga kaget bukan main


"kamu tinggal dirumah pak rudy mbun?" tanya rangga yg penasaran dan kaget


"hmm iyah ngga"


"kamu siapanya pak rudy mbun"


"aku anak angkatny, hmm tapi aku mohon jangan bilang ke yg lain yah, tolong rahasiakan ini" pinta embun memohon, karna dia belum siap kalau teman temannya tau embun tinggal dirumah pemilik sekolahnya.


"siap kamu bisa peecaya sama aku, tapi janji dulu sama aku"


"ko jadi aku yg harus janji ngga" tanya embun heran


"iyah kamu janji gaboleh nolak aku kalau aku minta anter jemput kamu sekolah, oke" ajak rangga sambil mengedipkan sebelah matanya


"hmmm oke deh" iyahin saja mbun, daripada nanti anak anak tau kalau kamu tinggal dirumah pak rudy. gumam embun


"jannji dulu" pinta rangga sambil menyodorkan jari kelingkingnya


lalu di balas embun tanda janji.


akhirnya rangga pamit pulang, dan embun langsung masuk ke dalam kamar.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2