
sesampainya dirumah embun di sambut oleh bi surti,
"assalamulaikum bi"
"eh walaikum salam non, sudah pulang"
"sudah bi, ko sepi bi tumen, mamah kemana"
"nyonya sama tuan pergi non ada urusan"
"yasudah bi embun ke atas dulu yah"
embun langsung pergi ke atas menuju kamar, langsung bebersih dan mengganti baju dengan pakaian santai, semenjak tinggal disini embun tidak lagi memakai pakaian yg dia bawa dari kampung, dia memakai pakaian yg di belikan mamah, mungkin memang seharusnya seperti karna sudah tinggal di kota dia harus menyesuaikan keadaan di sini, supaya mamah tidak malu lagi kalau embun di lihat orang.
setelah selesai bebersih embun turun kebawah untuk makan siang, makan sendiri di meja makan, sendiri seperti ini bosan juga.gumam embun
mau ajak ngobrol bi surti tapi sedang sibuk, yasudah akhirnya setelah makan siang embun kembali ke kamar mengerjakan PR, untungnya embun adalah anak yg pintar, walaupun dia anak baru namun bisa mempelajari pelajaran di kota.
tak sadar embun, mungkin efek kelelahan, akhirnya ketiduran di meja belajar.
.
.
menjelang sore akhirnya ken baru pulang kerumah karna di telpon mamah ken yg sedang asik kumpul bersama teman disuruh pulang, karna mamah dan papah akan pulang malam, kasihan embun kalau di tinggal sendiri.
awalnya menolak namun siapaa yg bisa menolak permintaan mamah, dengan jengkel akhirnya ken nurut juga untuk pulang.
sampai masuk kamar ken melihat embun yg tertidur di.meja belajar hanya melihat sekilas, lalu melesat ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
setelah selesai, rupaknya embun masih terlihat tidur di meja belajar. gamau membangun kan karna takut ganggu
akhirnya ken menuju balkon kamar menyalakan rokok, sambil santai dengan m3lihat pemandangan langit di sore hari.
menjelang magrib, akhirnya ken mebangunkan embun untuk sholat, walalupun kelihatan badung, ken tetap menjalankan perintah yg 5 waktu.
"hei bangun sudah mau magrib, apa lo gamau sholat" sambil mengguncang pundak embun
"hahh, magrib ? selama itu aku tidur?" tanya embun kaget yg langsung bangun dari tidurnya
"iyah sana ambil wudhu" titah ken
akhirnya setelah mereka berdua ambil wudhu
"ken, apa kamu mau jadi imam, kita sholat berjamaah" pinta embun
ken hanya mengganggukan kepala tanda setuju
akhirnya mereka sholat berjamaah, setelah selesai tak terasa embun menitikan air mata, teringat sosok bapak, yg selalu menjadi imam ketika mereka sholat berjamaah
__ADS_1
ken melihat embun menangis akhirnya bertanya
"lo kenapa ? "
"kangen bapak" ucap embun sambil terisak
ken hanya diam, rasa bersalah kembali menusuk ke hatinya
"biasanya aku sholat berjamaah dengan bapak, hiks hiks"
"apa lo belom maafin gue ?" tanya ken
"hmmm awalnya aku gabisa maafin, karna kamu telah membuat bapak pergi, orang satu satunya yg aku punya di dunia ini, semua orang pun kalau jadi aku pasti ga ada yg bisa terima, tiap detik menit rasanya kalau mengingat itu sangat sakit, rindu sangat rindu tapi gabisa meluk, hiks hiks.. biasanya kalau pulang sekolah selalu cerita sama bapak, ngobrol bercanda, tapi sekarang gak bisa seperti itu lagi, untuk memeluk pun sekarang gabisa" ucap embun sambil terisak
tak tega melihat embun menangis terlihat sangat sedih, ken langsung menarik embun ke dalam pelukannya, di usap punggung embun dengan lembut
"maaf maaf, mungkin kata maaf pun gabisa kembaliin bapak kamu, tapi percaya sama aku, kalau aku ga sengaja mbun" ucap ken lembut, biasanya dia akan menggunakan kata lo gue tapi skarang dia menjawab dengan lembut
embun masih diam, dia rindu dekapaan seperti ini, biasanya bapak yg selalu memeluk embun kalau embun sedang bersedih, 1 kata yg dia rasain sekarang yaitu nyaman
"mbun, apa kamu mau maafin aku, aku mau dengar dari mulut kammu, supaya aku tenang, sebenarnya di dalam hati aku pun kalau aku sedang sendiri, rasa bersalah itu terus saja menghantui, mangkannya aku sering main agar aku bisa melupakan kejadian itu.
"iyah aku maafin, allah saja maha pemaaf, masa hambanya gabisa" ucap embun
"terimakasih mbun, mungkin kita belum bisa menerima pernikahan ini, apalagi aku punya kekasih, aku gabisa ninggalin dia, tapi aku akan perlakukan kamu dengan baik, aku akan anggap kamu adik aku sendiri mbun." ucap ken sambil menatap mata embun
"yasudah jangan bersedih lagi, kamu harus bahagia, kamu kalau rindu bapak, kirim doa buat bapak, nanti kalau libur kita kunjungi makam bapak kamu"
"janji" sambil mangangkat jari kelingking
"janji"
setelah sholat magrib selesai mereka berniat, makan malam hanya berdua , karena mamah dan papah belum sampai.
setelah selesai makan, embun naik lagi ke atas menuju kamar, bingung mau ngapain akhirnya embun membuka buku pelajaran berniat belajar, sampai menunggu kantuk.
tak lama ken pun masuk di lihat kembali embun sedang belajar lagi
"apa kamu ga bosan aku lihat belajar terus?" tanya ken yg heran melihat embun terus belajar, apa otaknya ga ngebul. pikirnya
"aku bingung mau ngapain lagi, jadi aku buka saja buku pelajaran"
"kan kamu ada HP apa kenapa kamu ga mainin, sosmed, cewek kan biasanya seperti itu, atau nonton drakor di HP mu"
"aku gabisa ken, kan sebelumnya hp ku jadul, mana ada yg kaya gitu" ucap embun
"apa kamu ga punya sosmed" tanya ken heran
embun hanya menjawab dengan gelengan kepala
__ADS_1
"sini aku buatin, mana hp mu"
akhirnya embun menghampiri ken yg duduk di sofa dan akhirnya ken membuat kan embun sosmed IG
embun hanya memperhatika ken yg sedang membuatkan IG sambil menjelaskan cara menggunakannya
"nih sudah jadi kamu tinggal masukin foto kamu sebaga profil kamu"
"duh aku ga ada foto"
"yasudah bentar aku fotoin" akhirnya ken bangun dari sofa berniat mengambil foto embun
"ayo bergaya, secantik mungkin oke"
"aku gabbisa pose aku gabiasa berfoto ken"ucap embun
"coba kamu sepeerti ini, lalu tersenyum" ucap ken sambil memperagakan pose nya agar embun mengikutinya, ken hafal betul pose pose cewek kalau sedang berfoto
akhirnya cekrek
"nah jadi, aku jadiin profil kamu yah, nanti kalau kamu mau upload foto kammu tinggal tekan tombol ini lallu kamu pilih foto nya, setelah di upload foto akan muncul disini"
embun hanya menganggukin penjelasan ken, dengan terus memperhatika ken yg sedang menjelaskan
"nih kammu follow ig aku, nanti aku follback, kalau kamu di kelas juga bisa minta follow teman teman kamu" lalu ken mengambil ponselnya dan memfollback akun embun, akhirnya mereka berteman di IG
"udah ngerti sekarang cara gunainnya" tanya ken
"hmmm sudah, nanti aku minta akun teman temanku, agar kami berteman di sosmed"
"yasudah nanti kalau ada yg kamu ga ngerti kamu tanyakan saja denganku, kemarin nih kammu save nomorlu di wa, nanti kalau ada apa apa kamu hubungi aku"
"okee, makasih yah"
"sama samaa, sudah tidur gabaik anak gadis tidur larut malam" titah ken
embun hanya melirik temoat tidur, dia bingung apa malam ini akaan tidur 1 ranjang lagi,
"sudah tidur saja di tempat tidur, nanti aku tidur di sofa, sofa ini besar ko"
akhirnya embun naik ke atas tempat tidur, dan terlelap.
ken masih memainkan HP nya sudah pasti sedang chatingan dengan kekasihnya
.
.
__ADS_1