Gadis Kampung Itu Istriku

Gadis Kampung Itu Istriku
Eps 12


__ADS_3

tak ingin membuat kekasih ken makin curiga secepat mungkin embun berpamitan dan langsung menuju sekolahnya, dengan langkah cepat tapi di tengah jalan dia berpapasan dengan rangga.


"mbun" panggil rangga


"eh rangga, ada apa?"


"aku tadi kerumahmu, tapi aku lihat kamu sudah berangkat dengan kaka angkatmu"


"oh maaf yahh ngga, tadi itu aku disuruh mamah berangkat bareng dengan ken, mm maaf kaka aku maksudnya"


"hmm ya tenang saja, yu kita ke kelas bareng"ajak rangga


tanpa di sadari mereka berdua, ada pasang mata yg melihat mereka berdua jalan berdampingan yaitu manda


"peringatan lo ga di denger kayanya sama tuh anak baru deh" ucap angel temannya


"ya kayanya gue harus kasih pelajaran sama tuh anak" dia tidak tau siapa embun sebenarnya


walaupun orang tuanya termasuk orang kaya juga tapi tak bisa mengalahkan kekayaan keluarga ken


.


.


Tak terasa setelah berjam jam belajar akhirnya bel pulang pun berbunyi, embun dan cindy bergegas keluar kelas untuk pulang


"cindy kamu duluan aja aku kebelet mau ke toilet sebentar" ucap embun


"mau aku temani?" tawar cindy


"gausah aku bisa sendiri sebentar kok" ucap embun lalu langsung bergegas ke toilet


sedangkan cindy langsung berjalan menuju parkiran


sesampainya di toilet embun di kagetkan dengan wanuta yg beberapaa haru lalu mengancam embun, wanita itu tidak sendiri melainkan berdua dengan temannya


tanpa aba aba wanita itu langsung menarin embun dan menjambak rambut embun dengan sangat kencang sampai embun berteriak kesakitan


"dasar lont* breng sek, gue bilang jauhi rangga!" ucap wanita itu


"ternyata muka doang yg polos, bilangnya ga ada hubungan apa apa tapi di foto mesra banget" ucap si temann wanita itu sambil ikut menjambak


"sumpah aku beneran ga ada hubungan apa apa dengan rangga, kaliann bisa tanyakam itu kepada rangga" jawab embun sambil terisak


"berisik !! gue udah ga percaya apa yg keluar dari mulut lo! dari foto juga sudah jelas kalian sedekat itu"


kedua wanita itu menghajar wajah embun mencakar nya hingga membuat beberapa bagian wajah embun berdarah karena luka


bukan hannya muka, beberapa bagian tubuh embun pun terasa sangat sakit semua, karena di hajar dua orang sekaligus.


membuat embun tak bisa bangun hanya terisak menahan rasa yg amat sakit. lalu embun menelpon ken meminta pertolongan

__ADS_1



tut


tut


tut


akhirnya di angkat


"hallo" ucap ken di sebrang sana


"ha.. llo.. hiks hiks"


"eh kamu kenapa" tanya ken yg panik kenapa embun menangis


"saa.. kiiit"


"kamu kenapa? kamu dimana sekarang?"


belum sempat embun menjawab pertanyaan ken, embun sudah pingsan karena tidak kuat menahan rasa sakit, hingga kepalanya pusing lalu pingsan


"hallo mbun kamu dimana?" masih tanya ken namun tetap tidak ada jawaban membuat ken semakin panik dan khawatir


dilihatnya jam ini sudah waktunya anak anak sma pulang, akhirnya ken menuju sekolah embun, padahal masih ada 1 mata kuliah lagi namun ken tinggalkan


"chan gue cabut yah"


"gue ada urusan gue buru buru" lalu ken bergegas pergi hingga sautan sella pun dia hiraukan


.


.


"duh udah setengah jam lebih embun ko lama banget yah, gue susul ajah deh" ucap cindy yg khawatir karena sudah setengah jam lebih emmbun tidak datang datang, akhirnya dia bergegas menuju toilet


bruk !


ga sengaja, di jalan cindy bertabrakan dengan seorang pria ternyata itu ken


"mm maaf kak, aku buruburu jadi ga fokus sampai menabrak kakak" ucap cindy sambil gemeteran karena dia sadar ternyata yg dia tabrak adalah anak pemilik sekolahannya


"iya maaf saya juga buru buru sedang mencari seseorang, oya anak baru kelas 12 yg bernama embun apa sudah pulang?" tanya ken


disini cindy belum tahu kalau embun adalah anak angkat orang tua ken ya, cuma rangga yg baru tahu


"kebetulan aku teman sebangkunya kak, tadi selepas bubar embun ijin ke toilet aku di minta tunggu di parkiran, tapi sudah setengahh jamm lebih embun tidak juga kembali"


tanpa menjawab cindy ken bergegas menuju toilet kebetulan sudah sepi dan betapa kagetnya ken melihat embun yg sudah pingsan dengan keadaan luka seperti itu. lalu ken mengangkat embun dan membawanya menuju parkiran di ikuti cindy di belakang mereka cindy ikut panik apa yg sudah terjadi dengan embun, kenapa embun seperti ini.


sesampainya di parkiran terlihat rangga masih berada disana, dia menghampiri cindy karena melihat embun yg di gendong ken

__ADS_1


"ada apa dengan embun? kenapa dia pingsan?" tanya rangga kepada cindy


"aku gatau" ucap cindy


"kamu bawa mobil? kebetulan saya bawanya motor, saya akan membawa embun ke rumah sakit" ucap ken


"oyah kak bawa , ayo ka ke sana , mobilju parkir disana"


akhirnya mereka bertuga menuju rumah sakit terdekat.


sedangkan di parkiran rangga masih diam memikirkan apa yg sudah terjadi dengan embun, lalu dia mengirim chat ke cindy menanyakan embun di bawa kerumah sakit mana ?


namun tak ada jawaban, karena cindy sedang menyetir mobilnya.


.


.


setekah 20 menit akhirnya mereka sampai dirumah sakit, dengan labgkah cepat ken membawa embun masuk ke dalam rumah sakit lalu di periksa oleh dokter.


ken sampai lupa mengabarkan keadaan embun ke mamah, lalu dia keluar ruang rawat embun untuk menelpon mamah


di dalam tersapat cindy, nun embun belum sadarkan diri, dalam hati cinsy bertanya tanya ada hubungan apa dia dengan keluarga pemilik yayasan ? lalu embun ada masalah apa siapa yg tega berbuat seperti ini


setelah menelpon mamah, ken kembali masuk ke dalam ruang rawat embun


lalu


"kak, permisi aku mau ijin pulang yah, sudah sore soalnya" ucap cindy


"iyah hati hati, sekali lagi terimakasih sudah membantu membawa embun kerumah sakit"


"iyah ka sama sama, nantu aku datang lagi untuk menjenguk, semoga tidak terjadi apa apa dan embun cepat sadar" akhirnya cindy pun pamit pulang


.


tak lama mamah dan papah datang dan langsung masuk ke dalam ruang rawat embun


betapa kagetnya mamah melihat wajah embun


"ada apa ken? kenapa embun bisa seperti ini?" tanya mamah sambil menitikan air mata


"ken gatau mah, tiba tiba embun menlpon ken hanya mengatakan sakit lalu ken bergegas ke sekolahnya, ternyata embun sudah pingsan di dalam toilet dengan keadaan seperti itu" ucap ken


"pah coba kamu cari tahu, kenapa embun seperti ini" pinta mamah


"iyah mah papah akan cari tahu dan tanyakan ke kepala sekolah dan pengurus sekolah apa yg sudah terjadi dengan embun" ucap papah sambil mengusap lengan mamah agar mamah sedikit tenang


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2