Gadis Malam

Gadis Malam
Masa kecilku


__ADS_3

Hari hariku selalu bahagia dengan aku mempunyai orang tua yang sayang kepadaku. hingga saat aku berumur 9tahun saat itu. kecelakaan mobil saat papa,mama dan aku ingin bepergian mengunjungi nenek di desa. kecelakaan itu merenggut nyawa mamaku. aku dan papaku selamat dari kejadian itu. hanya entah mengapa tiba tiba dokter memfonisku terkena penyakit aneh, yang katanya aku tidak bisa terkena sinar matahari sedikitpun.


"karna luka bekas kecelakaan ini membuat saraf kulit anak bapak sedikit terganggu,hingga begitu dia terkena sinar matahari sedikit saja maka penyakit kulitnya akan semakin menyebar,lebih parahnya bisa merenggut nyawanya"kata dokter itu saat bicara dengan papa di ruang rawatku


"bagaimana mungkin itu bisa terjadi dok?lalu apa bisa disembuhkan?"tanya papa pada dokter Rina


"kemungkinan untuk sembuh sangat kecil,dan penyakit langka ini belum ada obatnya"jelas dokter Rina


Papaku terdiam saat mendengar kata kata dokter tentang penyakitku.dan melihatku dengan wajah sayunya,tapi papa orang yang tegar.dia bisa menahan air matanya saat didepanku. padahal aku tau dengan kepergian mama saja sudah membuatnya tersiksa,ditambah dengan penjelasan dari dokter barusan tentang penyakitku.


"Yuna kamu yang kuat ya sayang,papa akan selalu bersamamu dan gak akan pernah ninggalin kamu walau hanya sebentar saja"kata papa dengan mengusap kepalaku

__ADS_1


"tapi yuna bisa sembuh kan pa?Yuna ingin bertemu mama. Yuna rindu dengan mama"rengek yuna yang membuat papanya itu tak mampu lagi menahan air matanya.


"Yuna saat ini dan selamanya hanya akan ditemani oleh papa,karna mama sekarang sudah bahagia disurga.jadi Yuna harus cepat sembuh,agar yuna bisa selalu menemani dan bermain bersama dengan papa"


Saat yuna terkena efek obat yang baru diminumnya, papa Gunawan duduk terdiam di sebelah tempat tidur yuna, memandang wajahnya yang manis sedang terlelap. papa gunawan sadar setelah hari ini kehidupan anak semata wayangnya akan berubah drastis. tanpa sadar air mata papa gunawan mengalir begitu saja dipipinya.


"semoga papa bisa tetap bahagiakan kamu nak,walau saat ini kamu hanya memiliki papa. papa janji akan selalu menjagamu dan gak akan pernah meninggalkanmu walau sedetik" ucap papa gunawan


Pukul 7 pagi, perawat masuk keruangan Yuna untuk memeriksa keadaannya,karna melihat pak gunawan yang tertidur diposisi duduk disebelah anaknya,perawatpun membangunkan papa gunawan agar bisa istirahat disofa.


"maaf pak gunawan,saya mengganggu.lebih baik bapak pindah istrahat disofa."ucap perawat itu

__ADS_1


papa gunawan yang paham maksud perawat tadi segera pindah sambil menunggu perawat itu selesai mengecek kondisi anak semata wayangnya.


"gimana kondisi Yuna sus?"


"kondisi yuna sudah mulai membaik,mungkin kalo kondisi yuna seperti ini terus, besok yuna sudah diperbolehkan pulang pak"jelas perawat tadi


"baik sus,terimakasih"ucap papa gunawan dan perawat tadipun langsung keluar dari kamar yuna dirawat.


"papa,yuna haus pa"yuna terbangun


Dengan bergegas papa gunawan mengambilkan air putih untuk yuna,papa gunawan selalu menunjukkan senyum saat di depan yuna.papa gunawan gak mau menunjukkan kesedihannya,karna takut yuna akan semakin drop dimasa penyembuhannya.

__ADS_1


"kamu dengar yuna,kata dokter kalo besok yuna sudah boleh pulang dari rumah sakit. jadi yuna harus nurut ya sama dokter,sekarang yuna sarapan dulu dan setelah itu minum obat" ucap papa gunawan yang di balas senyum sama yuna.


__ADS_2