
Keesokan paginya yuna dan papa gunawan setelah sarapan dan menyuruh yuna untuk meminum obatnya seperti biasa. papa yuna mengajak yuna kehalaman belakang rumahnya dan duduk ditaman dekat kolam renang sambil membawa gitar yang biasa dipakai mama yuna dulu. yuna yang melihat itu langsung tersenyum.
"apa papa akan mengajakku menyanyi bersama seperti yang biasa aku lakukan dulu dengan mama?"tanya yuna
"iya sayang, seperti janji papa kemarin akan menenimu bernyanyi bersama." ucap papa gunawan
yuna bahagia sekali dia bernyanyi bersama papa gunawan dengan senyum lebar. hari hari yuna dan papa gunawan berjalan seperti biasanya. setiap pagi yuna selalu melihat pemandangan luar dari jendela kamarnya. sampai pada suatu ada yang menyadari bahwa selama ini ada seorang gadis kecil yang seumuran dengannya selalu duduk diposisi yang sama. dengan berani gadis kecil diluar itu masuk kedalam taman rumah yuna dan memencet bel rumah yuna.
"hai gadis kecil kamu sedang mencari siapa?"tanya papa gunawan
__ADS_1
" hai juga om, aku tidak mencari siapapun. hanya saja setiap hari saat aku berangkat sekolah selalu melihat gadis kecil yang seumuran denganku selalu duduk di jendela kamar atas. apa bisa aku menemuinya? dan menjadi temannya?" jawab gadis kecil itu
papa gunawan diam seketika. "saat ini dia sedang sakit, kamu bisa menengoknya besok sore gadis kecil" jawab papa gunawan dengan lembut
"baik om besok aku akan kemari dan aku sangat menyukai es cream stroberry dan kue keju" jawab gadis kecil itu sambil tersenyum.
setelah itu gadis kecil pergi dan melambaikan tangan dengan papa gunawan. dan papa gunawanpun kembali masuk kerumahnya menuju lantai 2 rumahnya kekamar yuna.
"yuna barusan ada anak seumuranmu yang mengatakan sering melihatmu duduk didekat jendela. dan anak itu besok sore ingin bermain kemari,apakah kamu mau bila berteman dengan gadis kecil itu sayang? papa liat dia sangat baik" ucap papa gunawan
__ADS_1
"benarkah pa? apa boleh yuna bermain dan berteman dengannya?apa penyakit yuna nantinya gak akan menular bila yuna nantinya sering bermain dengannya?" tanya yuna kembali
sejenak papa gunawan menghela nafas "siapa yang melarangmu untuk berteman sayang? papa sama sekali tidak melarangmu untuk mempunyai teman. hanya saja mungkin kamu boleh bermain hanya di dalam rumah atau kamu boleh keluar rumah saat sudah mulai petang. dan untuk pertamyaanmu yang penyakitmu akan menular, kalo memang untuk dekat denganmu itu membuat menular sudah pasti papa akan tertular dulu. buktinya papa sampai sekarang masi sehat dan bisa menemanimu kapanpun sayang" ucap papa gunawan
mendengar perkataan papa gunawan yuna sangat senang. " kalau begitu aku gak sabar menunggu besok dan dia datang kemari. yuna berharap dia bisa jadi teman baik yuna ya pa. ucap yuna
papa gunawan mengusap kepala yuna "papa juga berharap begitu, biar yuna gak harus kesepian terus walau ada papa yang menemanimu. yuk turun kebawah kita nonton tv bareng." ajak papa gunawan
yuna dan papa langsung turun menuju ruang tengah untuk melihat tv bersama.memang hari yuna terlihat sangat membosankan. karna papa gunawanpun juga jarang mengajak yuna keluar rumah saat malam hari. disamping karna kondisi yuna sekaligus dengan papa gunawan takut kalo yuna terlalu sering terkena angin malam membuatnya sakit.
__ADS_1