
Setelah mereka sarapan dan papa gunawan berangkat kerja karna sudah mepet waktunya. yuna langsung naik kekamarnya, tidak lupa dia melakukan kegiatan rutinnya dan minum obat.
yuna rebahan di tempat tidurnya sambil memainkan HPnya. "oh iya tadi pagi ada pesan yang belum sempat ku balas. apa benar dugaan laura kalau itu nomer irli?" batin yuna
"ini siapa, maaf aku belum menyimpan nomer HPmu" yuna membalas pesan itu
sambil menunggu,yuna mengutak ngatik HPnya dan gak lama ada bunyi notif pesan lagi dari nomer yang sama.
"ini benar yuna kan? ah kamu melupakan ku cewek cantik. ini aku irli" balas pesan itu
wajah yuna langsung memerah dan tersenyum. dia gak nyangka kalau irli akan benar benar menghubunginya. "irli? irli maulana yang semalam baru berkenalan denganku?"balas yuna
__ADS_1
"memang kamu punya teman yang namanya irli ada brapa na?sungguh membuatku sedih kamu begitu saja melupakanku. padahal tadi malam aku gak bisa tidur mikirin kamu. ingin aku kirim pesan dari semalam tapi aku takut kalau mengganggu jam istirahatmu. dan sekarang kamu malah melupakankuš" balas irli
waktu terasa sangat cepat, awalnya yuna pikir pagi ini akan terasa membosankan dirumah sendirian. ternyata yuna malah asik berbalas pesan dengan irli.yuna terlihat sangat bahagia, tapi yuna masih belum mau memberi tau tentang penyakitnya kepada irli. yuna gak ingin irli mau dekat dan berteman dengannya hanya karna kasihan dengan kondisinya.
karna yuna setelah sarapan dan minum obat, yuna tertidur dan ada pesan dari irli yang belum sempat dia balas.
"kenapa pesanku belum juga dibalas dengan yuna ya?apa dia sedang sibuk. ah kenapa aku gak tanya saja dengan laura. dia kan teman baik yuna" batin irli dan langsung nyamperin laura
laura langsung menoleh ke arah irli "jadi tadi pagi yang mengirim pesan itu benar kamu?" tanya laura
"iya,memangnya ada apa ra?" tanya irli penasaran
__ADS_1
laura tersenyum "gak apa,kalau dia sudah gak balas pesanmu mungkin dia lagi tidur. nanti pulang sekolah aku akan mampir kerumahnya untuk menanyakannya. apa kamu menyukai yuna?" goda laura
irli menatap laura dengan tatapan yang bisa ditebak "bahkan aku jatuh cinta ra pada pandangan pertama, hanya saja aku masih belum berani mengayakan isi hatiku sama yuna. aku takut dia langsung menolakku nantinya karna kita baru saja kenal. jadi aku lebih baik mendekatinya perlahan." jelas irli
laura yang gak pernah melihat sikap irli yang begitu hangat dan lembutpun ikut bingung "semoga cintamu gak bertepuk sebelah tangan irli,dan kalau memang kamu mencintai yuna tolong jangan pernah membuatnya menangis dan terluka. dan terima dia apa adanya."ucap laura
irli menatap laura bingung,"dari perkataan mu sepertinya ada yang kamu ketahui tapi kamu sembunyikan dariku ra,apa dia sudah ada lelaki lain?" tanya irli penasaran
"yuna memang sahabat baikku, dan yang aku tau yuna belum memiliki lelaki lain. kamu tenang saja. aku hanya mengingatkanmu saja. aku harap semua perkataanmu tadi benar adanya dan itu tulus dari hati kamu." ucap laura dan langsung meninggalkan irli dalam kebingungan
"aku memang mencintai yuna ra, dan aku bisa buktikan padamu kalau aku bisa membuatnya bahagia. itu janjiku" batin irli
__ADS_1