Gadis Malam

Gadis Malam
Bab 44


__ADS_3

mobil irli memasuki halaman restoran yang dituju.laura,yuna,irli dan om gunawan langsung turun dari mobil irli.dan langsung masuk kedalam restoran.mereka melihat sekeliling untuk mencari meja kosong dan langsung duduk dan memanggil pelayan cafe. setelah memesan beberapa menu makanan sambil menunggu mereka bercanda kembali.


"irli, dalam acara apa kamu mengajak kami makan malam diluar?apa ini hari ulang tahunmu?"tanya om gunawan


"oh bukan om, irli hanya ingin saja mengajak kalian makan bareng. entah mengapa aku senang dan nyaman saat kita berkumpul seperti ini.yah walaupun pasti salah satu diantara kita nantinya ada yang ribut sendiri."ucap irli


"om senang kamu merasa nyaman sama keluarga om. karna cuman yuna dan laura yang menemani hari hari om dan yuna"ucap om gunawan lirih


"bolehkah sekarang irli juga masuk sebagai orang yang terdekat dengan keluarga om?"tanya irli


"tentu nak, om malah sangat senang"ucap om gunawan tulus


"terimakasih om"ucap irli


tak lama pelayan cafe datang membawa semua pesanan yang tadi sudah dipesan.dan mereka langsung menikmati makan malam mereka.


"wah memang sesekali kita harus makan diluar ya nak?"ucap papa gunawan

__ADS_1


"memang kenapa pa?"sahut yuna bingung


"bukan apa sih, hanya saja saat makan diluar seperti ini terasa menyenangkan.apalagi resto yang dipilih irli suasananya tenang seperti ini. sudah begitu bisa melihat pemandangan lampu saat malam hari. bikin hati kerasa tenang"ucap papa


"kalau om ada waktu luang, om bilang sama irli. nanti kita makan disini lagi."sahut irli tiba tiba


"sungguh?aku senang mendengarnya irli. nanti kalau om gak sibuk. om akan telpon kamu. sekalian ajak mama kamu. biar kita bisa saling kenal. seperti keluarga"ucap om gunawan


"wah ide bagus itu om.sekalian aku bisa kenalin yuna ke mama"ucap irli


laura menepuk punggung yuna"kaget na?biasa aja kali kalau mau dikenalin camer. gak usah pakai kesedak gitu kalau minum"ledek laura


"ih kamu apa apa.an sih ra"ucap yuna malu malu


"kamu pelan pelan dong sayang minumnya. liat muka kamu sampai merah gara gara kesedak"ucap irli polos


"heh kutu kupret, yuna mukanya merah bukan karna kesedak, tapi dia malu waktu kamu bilang mau ngenalin yuna ke mama kamu. lu jadi cowok peka dikit napa sih"omel laura

__ADS_1


"loh emang salah aku apa coba kalau mau ngenalin yuna ke mama,gak salah kan aku?biar mama kenal yuna juga, toh fandi juga sudah kenal sama yuna"ucap irli polos


"yee dasar emang cowok gak peka. itu pemikiranmu. tapi beda sama pemikiran yuna. kalau yang di pikir yuna, kalau kamu ngenalin yuna ke mama kamu kayak kamu mau nikahin dia"omel laura


"kalau emang itu pemikiran yuna, juga bagus dong. juga gak salah kan kalau nanti memang kita jodoh dan aku bisa nikahin yuna.salahnya dimana sih ra?"sahut irli


"sudah,,sudah kalian ini kalau berantem gak pernah liat tempat deh. ini tempat umum jangan bikin malu. kalau kalian mau terusin berantem nanti dirumah om"sahut om gunawan


"ayo"ucap irli dan laura bersamaan


yuna dan om gunawan melihat mereka menjawab dengan kompak malah bikin mereka melongo. bahkan yuna sampai pukul jidatnya gara gara melihat tingkah sahabat dan kekasihnya itu.


"papa heran deh sayang, mereka kok tiap hari kayak kucing sama tikus gak bosen bosen ya?"bisik papa gunawan


yuna tersenyum "entahlah pa, yuna juga bingung"


setelah irli membayar semua pesanan tadi dikasir lalu menghampiri om gunawan dan yuna lagi dan mengajaknya untuk pulang.

__ADS_1


__ADS_2