
Waktu sudah menunjukkan pukul 4sore dimana laura sudah waktunya pulang sekolah. laura bergegas pulang kerumahnya terlebih dahulu karena semalam laura sudah tidak pulang karena menginap dirumah yuna. setelah sampai rumah laura ingin berganti baju dan membawa baju ganti untuk besoknya. dan pamit dengan mamanya. ya laura memang hanya tinggal dengan mama dan adiknya. karna papanya sedang bekerja diluar negri dan jarang pulang. tapi mamanya gak pernah melarang untuk laura menginap dirumah yuna,karena mamanya laura sudah tau cerita selengkapnya tentang yuna dari papa gunawan.
waktu itu karna laura sering diminta yuna untuk menginap, papa gunawan berniat untuk meminta ijin langsung kepada orang tua laura. karena takut laura kena omel dari orang tuanya. dan papa gunawan menceritakan semua tentang yuna termasuk penyakit yang diderita yuna.
sejak saat itu mama laura tidak pernah melarangnya. asal laura tidak melupakan tugasnya.malahan mamanya laura bangga, anaknya bisa membuat anak yang tadinya sudah menyerah akan penyakitnya,kini bisa semangat dan seperti lupa dengan penyakitnya karena laura selalu mengajaknya bermain bersama hingga sekarang.
setelah berpamitan dengan mamanya,laura langsung bergegas kerumah yuna. laura kawatir karna dari pagi yuna sudah berada dirumah sendirian.
tok,,tok laura mengetuk pintu kamar yuna "apa kamu masih tidur yuna?"teriak laura dari luar kamar
"sebentar ra aku baru saja mandi, tunggu sebentar" teriak yuna dari dalam kamarnya
setelah selesai berpakaian yuna langsung membukakan pintu untuk sahabatnya itu. "hai na, apa kamu sudah makan?apa tadi pagi kamu sudah minum obat?aku sungguh kawatir denganmu yang sendirian dirumah" omel laura
__ADS_1
yuna menghela nafas "aku sudah melakukan semua yang kamu tanyakan. jangan kuatirkan aku. sekarang kamu liat aku gak apa kan?"jelas yuna
laura melihat yuna dari atas hingga bawah"syukurlah,aku sangat mengkawatirkanmu. bahkan sampai aku gak brenti liat HP aku karna takut kamu menghubungiku dan aku tidak melihatnya."ucap laura
"kamu tenang saja ra, aku selalu bisa jaga diri. agar orang yang menyayangiku tidak kuatir dengan keadaanku" jelas yuna
laura teringat saat tadi disekolah tentang pembicaraannya dengan irli.
"iya, itu irli. apa ada masalah?" tanya yuna penasaran
"tidak na,tadi siang irli menanyaiku tentang kamu yang gak kunjung balas pesan darinya." jawab laura
"oh itu. aku ketiduran dan gak dengar ada notifikasi pesan masuk. jadi aku gak bales. ini baru mau aku balas pesannya. emang dia tadi bilang gimana sama kamu?"tanya yuna penasaran
__ADS_1
laura tersenyum "ingin tau aja apa tau banget hayoo?"goda laura
muka yuna sudah memerah seperti kepiting rebus " ayolah ra, kamu jangan godain aku terus. aku ngambek nih" protes yuna
"dia cuman bilang padaku kalau dia ingin selalu dekat denganmu."jawab laura dengan santainya
"sungguh, irli berkata begitu?aku senang sekali." ucap yuna bersemangat
seketika yuna teringat akan kenyataan yang belum sempat dia ceritakan dengan irli "tapi apa dia masih ingin dekat denganku saat dia tau aku terkena penyakit ini" ucap yuna lirih
laura langsung menoleh ke arah yuna " na, kalau memang irli benar benar mencintaimu, gimanapun kondisimu dia akan menerimamu apapun itu. dan aku saranin lebih baik irli segera tau kondisimu. karna suatu hubungan harus atas dasar saling jujur na. dan aku gak mau kamu terluka terlalu dalam. semisal irli memang gak bisa terima kamu. setidaknya kalian belum menjalin hubungan yang terlalu dalam" nasehat laura
yuna menghela nafas "aku tau ra, tapi aku baru merasakan jatuh cinta. dan aku gak ingin kehilangannya hanya karna penyakitku ini. tapi benar yang kamu bilang, lebih baik aku sakit hati sekarang daripada hubungan kami semakin jauh." ucap yuna
__ADS_1