Gadis Malam

Gadis Malam
Bab 8


__ADS_3

Setelah makan malam laura meminta ijin pada papa gunawan ingin mengajak yuna keluar rumah besok malam. laura ingin mengajak yuna jalan jalan menikmati dunia luar agar yuna tidak bosan terus dirumah.


"om besok malam bolehkah aku mengajak yuna untuk jalan jalan malam?teman sekelasku mengadakan acara ultah 17 tahun dirumahnya. dan aku ingin mengajak yuna untuk menemaniku datang kepesta itu. apa boleh?" tanya laura


papa gunawan diam sejenak " boleh, tapi laura kamu taukan apa yang tidak boleh pada yuna?" tanya papa gunawan


"aku gak akan telat mengantarkan yuna pulang om. dan aku akan menjaganya." jawab laura.


papa gunawan tersenyum mendengar jawaban laura "baiklah besok malam kalian boleh pergi. dan yuna besok sebelum pergi jangan lupa untuk minum obatmu dulu. papa mengijinkanmu dan kamu harus tetap jaga kondisimu" ucap papa gunawan


" siap bos " balas yuna sambil mengangkat tangannya tanda hormat dan tersenyum senang


" baiklah yuna aku pulang dulu. dan kamu istirahatlah yang cukup. jangan pandangi terus lelaki itu, karena besok kita akan bersenang senang." ejek laura

__ADS_1


yuna mendengar ucapan laura sontak membuatnya kaget. dan laura menyadari kalau yuna akan melemparkan bantal yang sudah ditangannya itu langsung kabur keluar rumah sambil tertawa.


"laki laki siapa yuna yang dimaksud laura?" papa gunawan penasaran


"jangan hiraukan omongan laura pa,dia hanya bercanda." balas yuna langsung lari kekamarnya


keesokan paginya seperti biasa sebelum turun untuk sarapan yuna selalu melihat anak anak dan yang lain menuju sekolah. termasuk melihat laura dan lelaki yang membuatnya penasaran. saat laki laki itu lewat, terlihat dengan potongan rambut terbarunya.


"kenapa dia potong rambut model begitu. sungguh terlihat seperti orang bodoh. tp kenapa dia yang potong rambut malah aku yang sewot ya." yuna tertawa sambil menepuk kepalanya


pukul 4 sore yuna baru terbangun itupun karna dia merasa terganggu dengan omelan laura yang sudah mengomel tidak jelas.


"laura kenapa kamu berisik sekali? aku masih ingin memeluk gulingku." protes yuna

__ADS_1


"yuna ini sudah jam brapa? kita belom bersiap siap.sedangkan acaraku akan dimulai jam 7 malam. bahkan kamupun belum dandan dan memilih bakal pakai baju apa nanti di acara temanku nanti. aku ingin mendandanimu agar kamu sangat terlihat cantik nanti" semangat laura


"oke,,oke aku akan bangun dan mandi. jangan omeli aku terus. berisik tau gak." protes yuna dan langsung menuju kamar mandi.


sambil menunggu yuna mandi, laura membuka lemari pakaian yuna dan memilih gaun yang pantas nanti dia pakai. dan laura memilih gaun dengan warna yang sama dengan yang dia gunakan bahkan laurapun sudah menyiapkan alat makeupnya juga.


"sepertinya ini sangat cocok dengannya, dan warnanya pun juga sama dengan gaun yang aku pakai." batin laura


30menit kemudian yuna keluar dari kamar mandi. dan melihat betapa sibuknya teman hebohnya itu.


" yaampun ra kamu berantakin seisi lemariku."omel yuna


"sudah jangan ngomel terus. kamu pakai gaun yang ini yaa..aku ingin kita pakai gaun dengan warna yang senada. setelah itu aku akan dandanin kamu. kamu tau gak di acara nanti itu banyak cowok cowok ganteng dan tajir. kamu gak ingin apa punya cowok. biar gak jomblo terus. atau kamu lebih memilih cowok yang tiap pagi kamu liatin itu?" ledek laura

__ADS_1


"yaampun ra, kamu sejak kapan jadi sangat menyebalkan seperti ini?sudah gitu hari ini kamu sangat bawel" protes yuna


__ADS_2